Apa Itu Sucking Reflex dan Pentingnya Dimiliki Bayi?

Ketidakmampuan bayi mengisap dengan benar di awal kehidupannya dapat berakibat bayi kurang gizi

27 Maret 2019

Apa Itu Sucking Reflex Penting Dimiliki Bayi
Pixabay.com

Setiap bayi yang baru lahir, dibekali kemampuan refleks yang membantunya bertahan melalui minggu-minggu pertama kehidupannya. Refleks ini merupakan gerakan yang tak sadar terjadi, baik secara spontan maupun sebagai bentuk respons terhadap rangsangan.

Salah satu refleks yang dimiliki oleh bayi adalah refleks mengisap atau sucking reflex. Sucking reflex timbul secara alamiah saat atap mulut bayi tersentuh. Ketika ia mulai menyusu, daerah ini akan terstimulasi sehingga bayi pun dapat minum dengan baik.

Kapan Refleks ini Berkembang?

Kapan Refleks ini Berkembang
Pixabay.com

Sebetulnya, sucking refleks berkembang sejak bayi dalam kandungan. Tepatnya pada minggu ke-32 kehamilan hingga berkembang sempurna di minggu ke-36. Hal yang bisa terlihat dari kemampuan ini adalah saat janin terlihat mengisap jempolnya yang tampak saat di USG.

Namun, pada bayi yang lahir prematur, kemampuan mengisapnya tidaklah sekuat bayi normal. Bayi prematur membutuhkan bantuan untuk mengisap makanan melalui selang yang dimasukkan pada hidung menuju ke lambung. Koordinasi antara isapan dan menelan perlu dilatih berminggu-minggu lebih lama ketimbang pada bayi normal.

Editors' Picks

Cara Menguji Sucking Reflex Bayi

Cara Menguji Sucking Reflex Bayi
Pixabay.com

Mama dapat menguji sucking reflex pada bayi dengan cara meletakkan puting susu atau dot dan jari bersih pada bayi. Jika refleks berkembang dengan baik, bibir bayi akan secara otomatis berada di sekitar rangsangan tersebut, kemudian akan mengisapnya di antara lidah dan langit-langit secara berirama.

Jika uji coba di atas tidak berhasil, Mama perlu berkonsultasi dengan dokter anak agar diberikan penanganan yang tepat.

Mengapa Penting Memperhatikan Sucking Reflex Bayi?

Mengapa Penting Memperhatikan Sucking Reflex Bayi
Pixabay.com

Sucking reflex sangat penting, Ma, karena berhubungan dengan pemberian makan. Kegagalan fungsi refleks ini dapat menyebabkan bayi kekurangan gizi. 

Sucking reflex bisa jadi berhubungan dengan beberapa masalah lainnya, misalnya: 

  • Pola mengisap yang tidak teratur.
  • Kemampuan bibir untuk mengatup yang lemah.
  • Gangguan pada bentuk dan gerakan lidah.
  • Lemahnya kemampuan pipi bagian dalam.
  • Kesulitan sinkronisasi mengisap dan menelan dengan bernapas.

Dengan mengetahui sucking reflex, Mama bisa mencari tahu kesulitan masalah menyusui yang dialami bayi Mama. Terkadang, hal kecil seperti mengubah posisi menyusui dapat berdampak besar pada sucking reflex bayi.

Jika Mama menemui kejanggalan pada kemampuan sucking reflex si kecil, komunikasikan dengan dokter atau ahli laktasi untuk menemukan solusinya. 

Baca Juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!