Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Benarkan Kecerdasan Anak Diwariskan dari Genetik Mama? 
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
  • Penelitian menunjukkan gen dari mama berperan besar dalam kecerdasan anak.

  • Diwarisi melalui kromosom X dan gen imprinting yang memengaruhi fungsi otak.

  • Kecerdasan anak tidak hanya ditentukan genetik, tetapi juga dipengaruhi pola asuh, lingkungan, nutrisi, serta hubungan emosional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Memiliki anak yang cerdas tentu menjadi harapan setiap orangtua. Harapan ini sering kali membuat orang mencari berbagai cara untuk “menjamin” masa depan anak, termasuk dengan mempercayai faktor keturunan sebagai penentu utama kecerdasan.

Salah satu yang cukup populer adalah ungkapan “cari calon istri yang pintar agar anaknya juga pintar.” Ungkapan ini tidak muncul begitu saja, melainkan berangkat dari keyakinan bahwa kecerdasan bisa diwariskan secara genetik, bahkan lebih dominan dari pihak mama. Karena itu, banyak yang percaya bahwa mama memiliki peran paling besar dalam menentukan kemampuan berpikir anak sejak lahir.

Lantas, benarkah kecerdasan anak diwariskan dari genetik mama? Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya. Yuk, simak, Ma!

Benarkah Kecerdasan Anak Diwariskan dari Genetik Mama?

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Penelitian dari Universitas Cambridge menunjukkan bahwa faktor genetik memang punya peran dalam menentukan kecerdasan anak. Setiap manusia memiliki 23 pasang kromosom. Perempuan (mama) memiliki dua kromosom X (XX), sedangkan laki-laki (papa) memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y (XY).

Beberapa gen yang berperan dalam fungsi otak dan kemampuan kognitif terletak pada kromosom X. Karena mama memiliki dua kromosom X, anak akan lebih banyak menerima salinan gen X dari mama dibanding dari papa, yang hanya menyumbang satu kromosom X.

Selain itu, para ilmuwan juga menemukan, gen imprinting. Gen imprinting adalah gen yang ekspresinya bergantung pada asalnya. Artinya, ada gen tertentu yang hanya bekerja jika berasal dari mama dan akan “diam” jika berasal dari papa. Kombinasi adanya dua kromosom X dari mama dan efek gen imprinting ini membuat pengaruh mama terlihat lebih dominan.

Kecerdasan Apa yang Bisa Diwariskan Mama ke Anak?

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Gen dari mama cenderung memengaruhi bagian otak yang disebut korteks serebral.

Bagian ini berperan dalam berbagai fungsi penting, seperti mengingat, belajar, memahami informasi, dan kemampuan berbahasa. Hal ini kelak dapat berpengaruh pada kemampuan akademik dan emosional anak.

Apakah Genetik Papa juga Berpengaruh pada Kecerdasan Anak?

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Selain faktor genetik dari mama, peran papa juga tidak kalah penting dalam memengaruhi kecerdasan anak. Meski beberapa penelitian menyebutkan bahwa gen dari mama lebih banyak berkontribusi pada kemampuan kognitif, gen dari papa tetap memiliki fungsi besar dalam perkembangan otak secara keseluruhan.

Gen dari papa diketahui berperan dalam pembentukan sistem limbik, yaitu bagian otak yang mengatur emosi, motivasi, dan respons terhadap lingkungan. Peran ini mungkin tidak terlihat langsung pada kemampuan akademis, tetapi sangat berpengaruh terhadap cara anak belajar, mengelola emosi, hingga membangun kepercayaan diri.

Di sisi lain, perkembangan janin membutuhkan kombinasi gen dari kedua orangtua agar dapat tumbuh dengan baik. Tidak cukup hanya dari satu pihak, karena masing-masing gen memiliki fungsi yang saling melengkapi.

Kecerdasan Anak Bukan Hanya dari Faktor Genetik

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Memang benar bahwa kecerdasan anak memiliki kaitan dengan faktor genetik. Namun, hal tersebut bukan satu-satunya penentu. Perkembangan kecerdasan juga sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan antara orangtua dan anak, terutama di masa-masa awal kehidupan.

Anak yang mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan interaksi yang baik sejak kecil cenderung memiliki kemampuan berpikir dan memecahkan masalah yang lebih optimal. Selain itu, lingkungan juga memegang peran besar dalam membentuk kecerdasan anak.

Mulai dari lingkungan keluarga, pergaulan sehari-hari, hingga kualitas pendidikan yang diterima, semuanya ikut memengaruhi perkembangan kemampuan anak. Bahkan, asupan nutrisi yang dikonsumsi juga berperan penting dalam mendukung fungsi otak.

Dengan kata lain, meskipun seorang anak memiliki potensi genetik yang baik, tanpa dukungan lingkungan yang sehat dan hubungan yang positif, perkembangan kecerdasannya bisa terhambat. Oleh karena itu, kombinasi antara genetik, pola asuh, dan lingkungan menjadi kunci utama dalam membentuk kecerdasan anak secara menyeluruh.

Hal Lain yang Bisa Diwariskan Mama ke Anak

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Selain kecerdasan, ada banyak hal lain yang bisa diwariskan dari mama ke anak, baik melalui genetik maupun pengaruh langsung dari mama selama kehamilan. Beberapa di antaranya adalah:

  1. DNA mitokondria (mtDNA)
    Setiap anak mewarisi DNA mitokondria dari mama. Hal ini karena mitokondria dari sperma biasanya tidak ikut berkembang setelah pembuahan, sehingga seluruh mitokondria dalam embrio berasal dari sel telur mama.

  2. Sistem kekebalan tubuh
    Mama juga memberikan perlindungan awal bagi bayi melalui antibodi. Selama kehamilan, antibodi berpindah lewat plasenta, dan setelah lahir, melalui ASI. Meski sistem imun anak juga dipengaruhi gen dari papa, peran mama di masa awal kehidupan sangat penting untuk membantu bayi melawan penyakit.

  3. Bentuk dan warna rambut
    Ciri rambut anak, seperti lurus atau keriting dan warnanya, bisa diwarisi dari mama maupun papa. Namun, beberapa gen penting yang mengatur pertumbuhan dan pola rambut berasal dari mama, sehingga pengaruh mama tetap terlihat.

  4. Penyakit mitokondria
    Salah satu kondisi kesehatan yang bisa diwariskan mama adalah penyakit mitokondria. Kelainan bawaan ini terjadi ketika DNA mitokondria mengalami mutasi, karena mitokondria hanya diturunkan lewat sel telur.

  5.  Pola metabolisme tubuh
    Pola metabolisme tubuh anak juga bisa dipengaruhi oleh mama. Ini termasuk kecenderungan tubuh untuk menyimpan atau membakar energi, yang berdampak pada kemungkinan anak menambah atau menurunkan berat badan.

Nah, itu dia penjelasan terkait benarkan kecerdasan anak diwariskan dari  genetik mama. Jadi, sekarang Mama sudah paham, kan?

Editorial Team