Yang Harus Mama Ketahui Sebelum Mulai Metode Finger Food Untuk Si Bayi

Bagaimana persiapan memulai metode finger food untuk bayi mama? Simak artikel ini deh!

10 Juli 2018

Yang Harus Mama Ketahui Sebelum Mulai Metode Finger Food Si Bayi
Pixabay/dhanelle

Memasuki usia 7-8 bulan, tumbuhnya gigi pertama dan keinginan bayi untuk memasukkan sesuatu ke dalam mulut akan bertambah. Ketimbang membiarkannya bermain dengan mainan kunyah berbahan karet, lebih baik mengenalkannya pada finger food. Mainan kunyah tidak selalu terjamin keamanan dan kebersihannya. Sementara finger food bisa menambah asupan gizi untuk Si Kecil.

Apa itu finger food?

Finger food adalah makanan yang bisa digenggam Si Kecil untuk melatih pergerakan jari-jarinya. Makanan yang dipilih tentu saja disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizinya.

Lalu bagaimana cara mengenalkan anak pada finger food?

Popmama.com punya trik jitu buat Mama soal kapan waktu yang tepat, pilihan finger food, dan hal-hal yang perlu diperhatikan lainnya. Simak yuk!

Finger food sangat baik untuk perkembangan motorik anak

Finger food sangat baik perkembangan motorik anak
sheknows.com

Perkembangan saraf motorik pada anak harus menjadi perhatian Mama. Motorik sendiri terbagi menjadi halus dan kasar, selengkapnya bisa Mama pelajari di sini.

Nah, mengenalkan finger food pada anak bisa menjadi media latihan motorik kasar dan halus. Tangannya akan berlatih menggenggam, mengarahkan makanan ke mulut, mengambil lalu meletakkan lagi, dan lain-lain.

Tak hanya motorik kasar, koordinasi antara beberapa organ geraknya juga terlatih dengan finger food. Begitu tangannya sampai di depan mulut, Si Kecil akan refleks membuka mulut untuk memasukkan makanan. Gusi dan lidahnya berkoordinasi untuk mengunyah dan menelan makanan. Ini adalah perkembangan yang cukup berarti untuk motorik halusnya. Bagaimana ia memilih potongan makanan, mengarahkan ke mulut, lalu meletakkan lagi sisanya ke piring.

Editors' Picks

Jangan takut kotor!

Jangan takut kotor
reallyrisa.com

Mengenalkan anak pada finger food sudah pasti menambah tumpukan cucian kotor dan aktivitas bersih-bersih rumah. Kemampuan tangannya yang belum sempurna membuat makanan berceceran di lantai, mengenai baju, atau menempel di benda lain.

Jangan pikirkan kotornya, Ma. Namanya juga belajar, fokuslah pada proses dan perkembangan tahap demi tahap yang terjadi pada Si Kecil.

Pasangkan celemek di lehernya ketika makan. Untuk bayi yang sudah bisa duduk, Mama bisa memberinya finger food sambil memangku atau didudukkan di kursi berpengaman. Hal ini untuk menghindari tersedak.

Jangan ketinggalan sediakan segelas air putih di sekitarnya, beri minum sesekali agar tidak terasa seret di tenggorokan.

Apa saja finger food yang baik untuk bayi?

Apa saja finger food baik bayi
medimetry.com

Untuk tahap-tahap awal pengenalan finger food, beberapa jenis makanan di bawah ini bisa Mama pilih:

- Kentang rebus, pastikan sampai lunak dan dipotong dengan ukuran sesuai kemampuan anak menggenggam.

- Wortel rebus, pastikan sampai lunak dan potong memanjang untuk memudahkan anak menggenggam.

- Buah potong, pilih yang teksturnya lunak seperti pisang, pepaya, atau buah naga.

- Biskuit bayi, bisa untuk melatih koordinasi gusi dan lidahnya untuk melumatkan makanan.

- Roti atau bolu bertekstur lembut.

Selain itu, Mama juga harus memperhatikan jenis makanan yang berpotensi membahayakan Si Kecil. Hindari biji-bijian, kacang, sereal, atau makanan lain yangberukuran terlalu kecil sehingga rawan tersedak.

Juga jangan membiasakan memberi makanan manis, agar tidak menimbulkan asupan gula berlebih.

Selamat mencoba, Ma!