Yuk Coba, Ini Manfaat Pijat Bayi dan Cara Memijatnya yang Aman

Pijat dapat mengoptimalkan tumbuh kembang bayi dan memiliki waktu bonding bersama

2 Oktober 2020

Yuk Coba, Ini Manfaat Pijat Bayi Cara Memijat Aman
Freepik/Alexander-safonov

Mama mungkin pernah melakukan pijat pada bayi, entah dilakukan setelah mandi atau ketika anak sedang sakit. Nah, sebenarnya pijat merupakan salah satu bentuk terapi sentuh, yang memang berfungsi sebagai salah satu teknik pengobatan penting.

Sebagai salah satu alternatif pengobatan, memijat bayi juga harus dilakukan dengan penuh kelembutan sambil mengajak anak berbicara atau bernyanyi, agar Mama dan anak dapat menikmati masa-masa bonding bersama.

Pijatan yang hangat dari Mama memang memberikan banyak manfaat untuk anak, bahkan pijat bayi dikatakan juga sebagai “makanan” bagi bayi yang sama pentingnya dengan mineral, vitamin, dan juga protein.

“Sebetulnya pijat bayi adalah sebuah kebutuhan. Jadi salah banget, kalau misalnya ada yang suka komentar tidak perlu pijat bayi nanti malah jadi kebiasaan. Padahal sebetulnya, pijat bayi sama pentingnya seperti makan,” ujar Bidan Salshabila, AM.Keb.

Ingin mengetahui lebih lanjut seputar manfaat pijat bayi dan langkah-langkahnya?

Nah kali ini Popmama.com dalam Webinar Baby Massage Workshop dalm rangkaian Popmama Parenting Academy 2020 mengundang Bidan Salshabila, AM.Keb, yang merupakan seorang Bidan, Konselor Laktasi, dan Baby Massage Certified, serta Vicky Shu yang merupakan seorang entertainer dan entrepreneur, juga seorang Mama dari dua orang anak, Abimanyu (2th) dan Guinandra (7bln).

Yuk simak informasinya berikut ini ya Ma!

1. Pijat pada bayi yang dilakukan rutin dapat membantu tumbuh kembang fisik dan emosinya

1. Pijat bayi dilakukan rutin dapat membantu tumbuh kembang fisik emosinya
Freepik/Odua

Pijat merupakan salah satu bentuk dari terapi sentuh yang berfungsi sebagai salah satu teknik pengobatan penting. Bahkan menurut penelitian modern, pijat pada bayi yang dilakukan secara rutin dapat membantu tumbuh kembang fisik dan emosi bayi.

“Pijatan bayi ini biasanya aku lakukan sejak anak baru lahir ya, kalau pagi-pagi itu sambil dijemur, dipijat, baru abis itu baby nya mandi. Sekarang kan sudah mulai besar ya, mungkin bisa dilakukan seminggu dua kali atau seminggu sekali,” ungkap Mama Vicky.

Setelah mengetahui definisi pijat, penting juga untuk mengetahui apa saja manfaat pijat bagi bayi serta bagi orangtuanya, yaitu sebagai berikut:

Manfaat pijat bagi bayi:

  1. Beta endhorphine yang memengaruhi mekanisme pertumbuhan. Pijatan dapat mengingkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Inilah juga yang membuat bayi setelah dipijat akan menjadi lebih lapar.
  2. Aktivitas nervus vagus untuk meningkatkan volume ASI, di mana dapat meningkatkan daya isap pada mulut bayi.
  3. Produksi hormon serotonin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bayi yang rutin dipijat akan jarang sakit. Jika sakit pun penyembuhannya akan lebih cepat dibandingkan dengan bayi yang tidak rutin dipijat.
  4. Menjaga aktivitas otak bayi lebih stabil. Pijat bayi juga aman dilakukan pada bayi yang prematur agar memiliki aktivitas otak yang lebih stabil. Bayi prematur yang tidak dipijat, menunjukkan penurunan perkembangan aktivitas otak.
  5. Detak jantung lebih stabil. Pijatan bayi dapat memperbaiki bagian-bagian sistem saraf yang mengatur organ tubuh. Sehingga pijat dapat membantu menjaga detak jantung bayi prematur agar tetap stabil.
  6. Sebuah studi menemukan bahwa pijat pada hari-hari awal dapat membantu bayi yang baru lahir lebih cepat menurunkan kadar hyperbilirubin.

Manfaat pijat bayi bagi orangtua:

  1. Pijat bayi dapat merangsang produksi hormon oksitosin.
  2. Mengurangi stres dan ketegangan.
  3. Meningkatkan kesiagaan, Mama jadi mengetahui adanya perubahan pada fisik anak, seperti ada luka, ada kemerahan, dan lainnya.
  4. Membuat tidur menjadi lebih lelap karena menurunnya hormon adrenalin.
  5. Meningkatkan hubungan batin antara orangtua dengan bayi.
  6. Meningkatkan produksi ASI karena dirangsang oleh hormon oksitosin.
  7. Membantu orangtua mengetahui bahasa atau syarat non verbal maupun verbal bayi.
  8. Meningkatkan rasa percaya diri dalam mengasuh bayi.

2. Perbedaan pijat bayi secara modern dan secara tradisional

2. Perbedaan pijat bayi secara modern secara tradisional
Freepik/Odua

Mungkin sebelumnya Mama pernah mengetahui pijat bayi tradisional yang biasa terdapat di daerah-daerah. Namun sebenarnya, terdapat perbedaan antara pijat modern dengan pijat tradisional, yaitu seperti berikut ini:

Pijat bayi modern:

  • Dilakukan dengan tenaga ahli yang bersertifikasi, dan sudah mengerti anatomi tubuh bayi
  • Memadukan antara ilmiah secara kesehatan, seni sentuhan cinta dan kasih sayang
  • Hanya menggunakan minyak nabati yang terbuat dari buah atau tumbuhan, seperti minyak bayi, zaitun murni, minyak kelapa, dan minyak biji anggur
  • Pijat modern merupakan terapi sehat tanpa menggunakan jamu atau obat apapun
  • Pijat modern juga menunggu kesiapan bayi, hal ini membuat bayi menjadi lebih senang. Setelah itu santai dan tidur pulas karena nyaman

Pijat bayi tradisional:

  • Pijat dilakukan oleh “dukun” bayi dengan ilmu turun temurun dan hanya berdasarkan mitos-mitos
  • Pemijatan bukan dilakukan untuk bayi sehat tetapi untuk bayi sakit atau rewel
  • Menggunakan ramuan pemijatan dengan campuran parutan jahe, bawang merah, dan ramuan minyak atsiri yang bisa menyebabkan gatal dan perih pada kulit bayi
  • Ditujukan untuk menyembuhkan penyakit dan disertai obat atau jamu
  • Bayi sering dipaksa hingga menangis keras dan meronta-ronta, setelah dipijat bayi lelap karena kelelahan bukan karena ketenangan

3. Tanda-tanda dari bayi yang menunjukkan waktu tepat untuk memulai pijatan

3. Tanda-tanda dari bayi menunjukkan waktu tepat memulai pijatan
Freepik/Jcomp

Jika Mama masih suka bingung kapan waktu yang tepat untuk memijat si Bayi, Mama bisa melihat dari tanda-tanda bayi yang siap dipijat, yaitu seperti berikut ini:

  • Melakukan kontak mata
  • Mengoceh
  • Telapak tangannya terbuka, tanda bayi tidak dalam keadaan lapar
  • Tersenyum
  • Menggerakan tangan dan kaki, tanda bersemangat
  • Santai
  • Semangat melihat tanda-tanda Mama ingin mulai memijat anak, seperti menggosok minyak di telapak tangan.

4. Persiapan dan hal-hal yang perlu dilakukan serta dihindari sebelum mulai memijat anak

4. Persiapan hal-hal perlu dilakukan serta dihindari sebelum mulai memijat anak
freepik.com/tharwatali

Nah hal ini yang tidak kalah penting, Mama juga perlu tahu persiapan sebelum pijat bayi agar tidak asal pijat. Berikut persiapannya:

  1. Waktu yang tepat, dilakukan pada saat jam bermain bayi agar tidak dalam keadaan mengantuk atau dalam keadaan lapar.
  2. Ruangan untuk melakukan pijat bayi, usahakan untuk tidak di outdoor. Diusahakan agar ruangan yang sejuk dengan suhu yang tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin.
  3. Persiapan alat, seperti alas yang lembut, minyak untuk memijat, pakaian ganti, dan ASI.

Sebelum mulai memijat bayi penting untuk memahami “perlakukan bayi sebagaimana Mama ingin diperlakukan”, jadi lakukan hal berikut ini sebelum mulai memijat:

  1. Meminta ijin pada bayi, jangan langsung dipijat agar menjaga mood bayi.
  2. Mencuci tangan.
  3. Menghangatkan tangan.
  4. Melepaskan perhiasan atau aksesoris, termasuk cincin, gelang, dan jam tangan.
  5. Tersenyum, lakukan pemijatan bayi saat mood mama juga sedang dalam keadaan senang.
  6. Menjaga kontak mata.
  7. Memakaikan anak popok agar tidak pipis pada saat dilakukan pemijatan.

Yang perlu Mama hindari saat memijat bayi:

  1. Memiliki kuku yang panjang.
  2. Memaksa anak.
  3. Tergesa-gesa.
  4. Bayi sedang tidur, setelah makan, atau minum. Pijat sebaiknya dilakukan 1 jam setelah makan atau minum.
  5. Dilakukan di luar ruangan.
  6. Menyetel musik terlalu keras.

Kontraindikasi pada pijat bayi adalah jangan lakukan pijat bayi ketika bayi demam, bayi dengan kelainan jantung bawaan, dan adanya luka terbuka pada tubuh bayi. Usahakan saat mau pijat bayi, beri jarak dari jadwal vaksinasi minimal 24 jam dari waktu vaksinasi agar Mama tidak bingung terhadap reaksi anak.

Editors' Picks

5. Jenis minyak yang dapat digunakan untuk pijat bayi adalah minyak nabati

5. Jenis minyak dapat digunakan pijat bayi adalah minyak nabati
Freepik

Minyak yang dapat digunakan untuk pijat bayi adalah minyak nabati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bahan organik yang tidak memiliki bau menyengat dan cold pressed oil.

Contoh minyak yang boleh digunakan adalah minyak biji anggur, bagus sekali digunakan untuk memijat bayi karena memiliki pH yang sesuai dengan pH kulit bayi, sehingga tidak akan mengiritasi kulit bayi dan mengandung Vitamin E yang baik untuk menutrisi kulit anak.

Hindari minyak yang mengandung bahan kimia, berbau menyengat, minyak mineral oil yang berbahan dasar petroleum (bensin), dan minyak atsiri. Minyak tersebut kurang cocok untuk bayi karena memiliki konsentrasi yang terlalu pekat dan aromanya yang terlalu menyengat.

6. Lakukan pemijatan dari bagian kaki hingga ke bagian kepala untuk menjaga mood bayi

6. Lakukan pemijatan dari bagian kaki hingga ke bagian kepala menjaga mood bayi
Freepik/Liudmila.fadzeyeva

Bidan Salsa menyarankan untuk mengurutkan gerakan pijat dari bawah (kaki) ke atas. Menurutnya, hal ini dilakukan agar menjaga kenyamanan dari bayi yang ingin di pijat.

“Biasanya hampir 80 persen bayi yang saya jumpai, itu suka bete kalau bagian mukanya yang dipijat. Jadi bagian muka terakhir atau belakangan. Jadi jangan sampai di awal-awal merusak mood bayinya,” ujar Bidan Salsa.

Mama dapat mengikuti langkah-langkah pemijatan pada bagian kaki bayi yang setiap gerakan diulangi hingga 3 kali, seperti berikut ini:

  1. Posisikan bayi dalam keadaan telentang
  2. Telusuri bagian paha bayi hingga ke telapak kaki dari bagian dalam ke bagian luar. Gunakan penekanan yang pelan namun tegas.
  3. Pegang bagian kaki anak, dengan menggunakan kedua telapak tangan yang digerakan ke depan dan belakang secara bergantian, dari pangkal paha naik hingga ke telapak kaki anak.
  4. Kemudian lanjutkan pemijatan dengan memutar ibu jari kaki anak memakai ibu jari dan telunjuk mama yang digerakkan ke depan dan belakang secara bergantian. Dan dilanjutkan dari ibu jari kaki anak hingga ke kelingking.
  5. Setelah itu dilanjutkan ke telapak kaki anak, lakukan dengan kedua ibu jari mama yang digerakkan ke atas dan ke bawah.
  6. Menggunakan ibu jari tangan dengan gerakan memutar, mulai lah pada titik di bawah ibu jari kaki anak, lalu dilanjutkan ke bagian bawah telapak kaki anak. Lakukan secara bergantian secara zig-zag, atas dan bawah.
  7. Lalu, buatlah huruf C besar dengan ibu jari dan telunjuk dan pijat telapak kaki anak. Setelah itu, buat c kecil dan pijat ke bagian bawah telapak kaki anak.
  8. Kemudian ulangi memijat telapak kaki anak, yang digerakkan ke atas dan ke bawah.
  9. Buatlah gerakan seperti sedang memerah, dari pangkal paha ke ujung telapak kaki.
  10. Terakhir, ulangi gerakan pertama. Kemudian lakukan yang sama pada kaki yang satunya.

7. Lanjutkan pada bagian perut anak, yang bertujuan untuk memperlancar pembuangan feses

7. Lanjutkan bagian perut anak, bertujuan memperlancar pembuangan feses
Freepik/a3pfamily

Kemudian dilanjutkan pada bagian perut anak, namun jika anak mengalami kembung bagian pijatan perut ini dilakukan pada akhir sesi, agar menjaga kenyamanan dan mood bayi. Serta saat bayi dalam keadaan kolik, hindari pemijatan terlebih dahulu. Redakan kolik baru bisa memijat bayi.

Pada langkah-langkah pemijatan pada perut bayi, lakukan seluruh gerakan dengan 3 kali pengulangan ya Ma, seperti berikut ini:

  1. Dengan telapak tangan mama yang terbuka secara horizontal, usap bagian dada hingga perut bayi
  2. Kemudian, dilanjutkan dengan posisi telapak tangan mama secara vertikal dan lakukan pemijatan dari area tubuh bayi bagian samping, dari atas ke bawah dan secara diagonal.
  3. Setelah itu lanjutkan pemijatan pada area perutnya saja.
  4. Lalu gunakan teknik ILU yang berada di sebelah kiri bayi (bagian sebelah kanan mama). Gerakan huruf I ini, mengikuti arah gerak pembuangan feses.
  5. Kemudian L terbalik dari arah dada sebelah kanan yang dilanjutkan ke bagian perut bawah kiri anak.
  6. Dan U terbalik dari arah kanan ke kiri tubuh anak.
  7. Setelah itu, lanjutkan pemijatan pada bagian dada turun ke bagian perut bayi membentuk hati/love.
  8. Kemudian, buka kedua telapak tangan Mama, pijat dengan menaruh salah satu tangan di bagian dada dan tangan satunya di bagian perut bayi. Lalu gerakkan kedua tangan Mama seperti zig-zag menyamping, dan kemudian kedua tangan bergantian ke atas dan ke bawah.
  9. Terakhir ditutup sama seperti gerakan pertama.

8. Dilanjutkan pada bagian tangan anak yang teknik pemijatannya hampir mirip dengan pemijatan di kaki

8. Dilanjutkan bagian tangan anak teknik pemijatan hampir mirip pemijatan kaki
Freepik/Evgeniar

Dilanjutkan pada bagian tangan, yang dapat diikuti seperti berikut ini, dan jangan lupa untuk mengulanginya 3 kali:

  1. Pada bagian tangan, mirip dengan gerakan kaki yaitu telusuri dari bagian dalam lengan atas bayi hingga ke telapak tangan.
  2. Kemudian lanjutkan dengan memutar pangkal lengan anak hingga keujung dengan menggunakan kedua telapak tangan mama, lalu kembali lagi.
  3. Setelah itu, pijat jari-jari tangan dari kelingking ke ibu jari.
  4. Pada telapak tangannya, pijat dengan menggunakan ibu jari dari pergelangan tangan ke jari-jari.
  5. Lalu menggunakan ibu jari, gerakan memutar di pergelangan tangan anak. Setelah itu usap dari tengah ke samping pergelangan anak.
  6. Ulangi pijatan di telapak tangan, dan dilanjutkan dengan gerakan memerah yang sama seperti pada bagian kaki, dari pangkal lengan hingga ujung jari jemari.
  7. Terakhir, ditutup dengan mengulangi gerakan pertama. Lakukan urutan gerakan yang sama pada bagian tangan satunya.

9. Pemijatan di bagian punggung yang merupakan posisi favorit setiap bayi

9. Pemijatan bagian punggung merupakan posisi favorit setiap bayi
Freepik/alexander_safonov

Karena kebanyakan bayi suka memasang wajah bete saat dipijat atau dipegang bagian wajahnya, maka Mama bisa memulai pijatan pada bagian punggung terlebih dahulu. Pijatan pada punggung merupakan posisi favorit si Bayi.

Gerakan ini bisa dilakukan setelah mandi atau saat bayi sedang berjemur, lakukan 3 kali setiap gerakan ya, seperti berikut ini:

  1. Posisikan telapak tangan secara horizontal dan pijat punggung bayi dari atas ke bawah, kemudian dari pinggang ke bawah.
  2. Kemudian lanjutkan dengan gerakan ILU. Jadi bisa dilakukan pada bagian kanan dan kiri anak.
  3. Pada bagian huruf L dilakukannya tidak terbalik ya Ma, begitu pula dengan huruf U. karena di punggung tidak ada pembuangan feses
  4. Kemudian berikutnya, putar telapak tangan pada bagian bahu, pinggang, dan pinggul anak.
  5. Lakukan gerakan zigzag menyamping dari bagian bahu hingga ke pinggul.
  6. Dan ditutup dengan gerakan pertama.

10. Terakhir ditutup dengan pemijatan pada bagian wajah bayi

10. Terakhir ditutup pemijatan bagian wajah bayi
Freepik/Photoikigai

Terakhir yaitu adalah gerakan wajah yang bisa Mama ikuti. Sama seperti gerakan-gerakan sebelumnya ulangi setiap gerakan 3 kali, seperti ini:

  1. Pegang sisi kanan kiri anak dengan telapak tangan, lalu pada bagian dahi nya pijat dengan menggunakan jari tengah dari arah dalam ke arah luar (secara horizontal) hingga ke ujung. Kemudian dilanjutkan pada bagian alis, pangkal hidung.
  2. Setelah itu pijatan membentuk smile, dari arah dagu ke ujung bawah telinga, dan diulangi ke arah sebaliknya.
  3. Sebagai bagian dari bonding, Mama juga bisa memijat anak dari bagian alis ke bagian atas (secara vertikal) dengan menggunakan ibu jari.

Jika bayi sudah bisa dalam keadaan duduk atau jalan-jalan Mama boleh melakukan pijatannya selama masih bisa Mama pegang. Kalau misalnya bayi nya mau selama dipijat jangan lupa untuk memuji anak, namun jika terjadi sebaliknya tetap puji anak dan bisa coba kembali keesokan harinya.

Nah itulah manfaat dan langkah-langkah pijat bayi dari Bidan Salsha bersama Mama Vicky Shu nih! Kini Mama bisa mulai rutin melakukan pijatan pada si Bayi untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya dan juga memiliki waktu bonding bersama anak.

Jika Mama ingin mengetahui informasi lainnya mengenai Popmama Parenting Academy (POPAC) 2020, Yuk segera cek di Instagram @popmama.parenting.academy atau dari Popac.popmama.com ya!

Semoga informasinya bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.