Asmirandah Ungkap Mitos soal Penggunaan Empeng, Ketahui Faktanya

Masih menjadi pro kontra, ini fakta terkait penggunaan empeng pada bayi

11 Juni 2021

Asmirandah Ungkap Mitos soal Penggunaan Empeng, Ketahui Faktanya
Instagram.com/asmirandah89

Empeng bayi atau dot sampai saat ini dipercaya sebagai perlengkapan wajib yang harus dimiliki seorang bayi sejak lahir. Jika digunakan secara tepat, empeng akan memberikan efek tenang untuk bayi.

Mengapa demikian? Sebab, saat Mama memakaikan empeng, otot-otot bayi pun terus terangsang dan refleks mengisapnya juga semakin terlatih. Hal inilah yang membuat bayi menjadi lebih tenang. 

Namun, sebagian orangtua juga tidak memberikan empeng karena dianggap dapat memengaruhi susunan gigi anak hingga membuatnya menjadi tonggos. Tak hanya itu, empeng juga disebut sebagai penyebab anak terlambat bicara.

Menanggapi hal tersebut, Asmirandah, melalui Instagram Story pribadinya mengungkapkan bahwa kedua permasalahan tersebut hanyalah mitos belaka.

Dalam tulisan panjang yang dibagikannya, ia menyebutkan, "Aku dulu waktu bayi ngempeng lho, 22 nya nggak aku alami."

Dilansir dari Instagram Story milik Asmirandah, berikut Popmama.com telah merangkum informasi selengkapnya.

Editors' Pick

1. Pengalaman menggunakan empeng sejak kecil

1. Pengalaman menggunakan empeng sejak kecil
Instagram.com/asmirandah89

Melalui Instagram Story miliknya, Asmirandah membagikan cerita kepada para pengikutnya bahwa sejak kecil, dirinya juga menggunakan empeng dan tidak mengalami permasalahan seperti yang disebutkan.

Tak hanya itu, Mama dari baby Chloe juga menyebutkan bahwa anak-anak dari kakaknya yang tinggal di Belanda dan Amerika pun juga tidak mengalami hal serupa karena menggunakan empeng.

"Contohnya anak-anak kakak-kakak ku yang tinggal di Belanda dan Amerika, giginya rapi dan gak ada yang terlambat bicara," tambahnya.

2. Mematahkan mitos terkait empeng sebagai permasalahan anak

2. Mematahkan mitos terkait empeng sebagai permasalahan anak
Instagram.com/asmirandah89

Melalui tangkapan layar yang dibagikannya, Asmirandah membantu mematahkan mitos yang beredar di kalangan para orangtua terkait penggunaan empeng pada bayi yang dapat menghambat bicara dan merusak gigi.

Dalam tangkapan layar yang dibagikannya, tertulis, "Faktanya, tidak ada kaitannya antara kebiasaan anak ngempeng dengan terlambat bicara."

Tak hanya itu, Asmirandah juga membagikan tangkapan layar yang menyebutkan bagaimana cara orangtua agar anaknya tidak terbiasa menggunakan empeng. 

Pasalnya, meski disebutkan tidak berkaitan antara penggunaan empeng dengan kesehatan anak, namun penggunaan empeng sebaiknya perlu dibatasi agar anak tidak terbiasa menggunakannya.

3. Mengapa empeng disebut menjadi penyebab permasalahan gigi?

3. Mengapa empeng disebut menjadi penyebab permasalahan gigi
Pixabay/Mathias-Ziegler

Banyak orangtua yang menyebutkan penggunaan empeng akan membuat gigi anak menjadi rusak, serta akan membuat anak menjadi terlambat dalam bicara.

Padahal, menurut Herschel R. Lessin, M.D, dokter spesialis anak dari The Children’s Medical Group PLLC Amerika Serikat menyebutkan bahwa penyebab anak terlambat bicara bukan disebabkan karena empeng, Ma, melainkan adanya proses pendengaran, proses penerus impuls ke otak, fungsi otak, otot atau organ pembuat suara yang terhambat.

Untuk kerusakan gigi, ini berkaitan dengan kebersihan empeng yang anak gunakan, Ma. Jika anak terus menerus menggunakan empeng, tetapi empeng tersebut tidak dibersihkan secara rutin, maka akan menimbulkan sarang bakteri pada mulutnya yang memicu kerusakan gigi.

Jika penggunaan dan perawatan empeng dilakukan dengan benar, maka anak pun akan mendapat manfaat dari empeng itu sendiri. Selain memuat anak tidak mudah rewel, empeng juga bisa mengurangi rasa takut dan mengatasi perasaan tidak nyaman.

Itulah informasi sanggahan Asmirandah mengenai dampak empeng pada bayi. Meski demikian, Asmirandah mengaku tidak menganjurkan menggunakan empeng begitu saja, tetapi tidak pula memberikan kata "jangan" dengan alasan yang tidak tepat.

Bagaimana, apakah Mama setuju dan pernah mengalami hal yang sama dengan pendapat Mama dari baby Chloe ini? Yuk, ceritakan di kolom komentar, Ma!

Baca juga:

The Latest