Dr. Reisa Broto Asmoro Paparkan Ciri Bayi Sudah Siap MPASI

Ini dia ciri bayi yang sudah siap diberikan MPASI

23 November 2018

Dr. Reisa Broto Asmoro Paparkan Ciri Bayi Sudah Siap MPASI
Popmama.com/Novy Agrina

Pada umumnya bayi akan membutuhkan MPASI setelah berusia 6 bulan. Ini ada alasan medisnya, Ma!

Bayi hingga usia 6 bulan hanya diperbolehkan mengonsumsi ASI eksklusif. Ini karena sistem pencernaan bayi yang masih sensitif dan belum sempurna. 

Memasuki usia 6 bulan, sistem pencernaan bayi sudah lebih siap menerima asupan lain selain susu. Bila kurang dari usia tersebut, sistem pencernaan akan bekerja lebih berat untuk dapat mengolah makanan selain ASI atau sesuatu yang berbentuk cair dan mudah diserap.

Pada acara peluncuran BÉABA Babycook® NEO, dr. Reisa Broto Asmoro sempat membagikan tips dan cara mengetahui apakah bayi mama sudah siap untuk menerima MPASI.

Mama juga perlu mengetahui bahwa tekstur MPASI pertama itu sebaiknya cair.

"Seminggu pertama MPASI dibuat cair dulu, baru kemudian mulai pekat (padat) setelah beberapa hari kemudian. Ini juga tergantung dengan kemampuan masing-masing anak," kata dr.Reisa.

Berikut Popmama.com rangkum informasinya untuk Mama.

1. Dilihat kemampuan motorik bayi

1. Dilihat kemampuan motorik bayi
Pixabay/regina_zulauf

Kemampuan menelan pada bayi mama ini masuk dalam indeks kemampuan motoriknya. Bayi 6 bulan biasanya sudah kuat mengangkat leher dan bersiap untuk duduk.

Saat kedua tangan diangkat, kepalanya dengan sendirinya sudah ikut terangkat. Bayi kuat menopang kepalanya sendiri tanpa perlu dibantu lagi. Ini tandanya bayi mama sudah siap diperkenalkan MPASI.

2. Hati-hati pada proses perkenalan

2. Hati-hati proses perkenalan
Pixabay/yalehealth

"Pemberian makan pertama kali harus hati-hati. Jangan dijejali agar anak tidak trauma," ungkap dr.Reisa.

Seharusnya proses memperkenalkan MPASI ini bisa jadi pengalaman baru untuk bayi mama. Sebisa mungkin, ciptakanlah suasana yang menyenangkan.

3. Nutrisi dalam MPASI

3. Nutrisi dalam MPASI
archanaskitchen.com

"Ibunya mampu nggak menyiapkan MPASI dengan nutrisi yang lengkap, ini yang harus jadi perhatian bagi semua ibu," kata dr. Reisa.

Kebanyakan orangtua itu merasa senang kalau anaknya mau makan, bahkan kalau satu porsi yang disiapkan berhasil dihabiskan maka si Kecil akan dipuji, "Pintar anak Mama."

Nah, kadang pola berpikir yang penting makannya habis ini melupakan nutrisi yang ada di dalam makanan si Kecil.

"Yang penting makanan si Kecil itu tetap mengandung karbohidrat, protein, mineral, lemak baik dan bervitamin," kata dr. Reisa mengingatkan kembali.

Editors' Picks

4. Tidak tegas setelah anak berusia 6 bulan

4. Tidak tegas setelah anak berusia 6 bulan
Popmama.com/Novy Agrina

Menurut dr.Reisa, MPASI itu tidak mesti tepat setelah anak berusia 6 bulan.

"Sering ada pertanyaan, 'Dok, ini saya kasih MPASI pas di tanggal lahirnya, pas di jam lahirnya juga atau boleh lebih-lebih sedikit?'," cerita dr.Reisa.

"Asalkan kemampuan motorik sudah bagus, mampu menelan dengan baik, itu tandanya sudah bisa mulai MPASI. Terkadang ada yang sebelum 6 bulan atau bahkan ada yang 6 bulan lebih 2 minggu. Kembali lagi dengan kemampuan anaknya," jelas dr.Reisa. 

5. Tidak harus mengikuti tren

5. Tidak harus mengikuti tren
katalogibu.com

Cara memberi MPASI tidak perlu mengikuti tren, cukup menyesuaikan dengan kemampuan anak saja.

"Menurut teori, 6 bulan bayi baru siap mencerna makanan. Biasanya bentuknya pure. Tapi tetap ada latihan. Pertama harus cair dulu. Kembali ke kondisi anak masing-masing. Menjelang usia 9 bulang biasanya sudah diberikan bubur tekstur kasar. Baru kemudian di usia 13 bulan diberikan makanan seperti biasa sama seperti yang orang dewasa makan," tutupnya.

Rencanakan Menu si Kecil

Rencanakan Menu si Kecil
Popmama.com/Novy Agrina

Pada acara tersebut dr. Reisa juga menjelaskan bahwa meminimalisir waktu dalam menyiapkan MPASI ia perlu merencanakan apa yang akan dimasak. Ini menentukan kandungan nutrisi yang ada pada setiap porsi yang disiapkan.

Selain itu ia juga menggunakan produk pengolah makanan generasi baru yang bisa membantu para Mama.

"Cukup 15 menit saja, saya bisa menyiapkan MPASI untuk anak saya," ungkap dr. Reisa.

Saat ini usia bayi laki-lakinya sudah 7 bulan. Wah, tentu ini menjadi masa-masa sulit di mana beragam varian menu harus diganti-ganti untuk memperkenalkan beragam rasa kepada si Kecil.

Abi Shihab, Marketing & Communication Manager Mothercare Indonesia menjelaskan, "Menurut laporan, produk feeding menempati posisi ketiga sebagai produk terlaku selain baby care product. Untuk itu sengaja produk ini kami hadirkan. BÉABA Babycook® NEO adalah pengolah makanan bayi yang hanya bisa dibeli secara online maupun offline di Mothercare dan tidak dijumpai di toko lain." 

Nah, itu dia Ma ciri-ciri bayi yang sudah siap menerima MPASI. Bukan hanya dilihat dari usianya saja, tapi masih ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan.