Kaya Nutrisi, Ini 5 Cara Mengolah Ikan untuk MPASI Bayi

Mama harus memilih jenis ikan yang tepat untuk MPASI bayi

8 Juni 2021

Kaya Nutrisi, Ini 5 Cara Mengolah Ikan MPASI Bayi
Freepik

Memilih ikan untuk menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi adalah keputusan yang tepat. Selain rasanya yang nikmat, ikan juga mengandung berbagai nutrisi seperti asam lemak omega-3, vitamin, mineral, dan zat besi. 

Kandungan nutrisi dalam ikan bermanfaat untuk menunjang tumbuh kembang si Kecil seperti perkembangan otak, sistem saraf, dan penglihatan bayi. Ada beberapa jenis ikan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi bayi di antaranya ikan kembung, lele, salmon, dan nila. 

Lalu, ada pula jenis ikan yang tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah banyak yakni ikan tuna. Sebab, tuna mengandung tinggi protein yang dikhawatirkan bisa membahayakan perkembangan otak bayi.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa mengolah ikan untuk MPASI bayi bukan pekerjaan yang mudah. Mama harus memilih jenis ikan yang tepat dan diolah secara tepat agar aman untuk dikonsumsi bayi. 

Lantas, bagaimana cara mengolah ikan untuk MPASI si Kecil? Berikut penjelasannya yang telah dirangkum Popmama.com

1. Memilih ikan yang segar dan tidak mengandung merkuri

1. Memilih ikan segar tidak mengandung merkuri
Freepik/pvproductions

Telah disinggung sebelumnya bahwa Mama harus memilih jenis ikan yang tepat untuk MPASI bayi. Pastikan Mama memilih ikan yang masih segar dengan kandungan merkuri yang rendah. Ikan berukuran besar umumnya mengandung tinggi merkuri, contohnya ikan hiu dan ikan pedang. 

Sementara itu, jenis ikan seperti salmon, nila, lele, dan gurame masih aman untuk dikonsumsi oleh bayi. Selain memilih ikan yang masih segar, Mama juga direkomendasikan untuk memilih ikan berdaging putih karena jenis ikan tersebut biasanya mengandung merkuri yang rendah. 

Editors' Picks

2. Mencuci bersih

2. Mencuci bersih
Pixabay/MarcOliver_Artworks

Setelah membeli ikan yang masih segar, Mama harus memastikan ikan tersebut dibersihkan dengan benar. Mama perlu mencuci ikan dengan air mengalir hingga benar-benar bersih. 

Seperti diketahui, daya tahan tubuh dan sistem pencernaan bayi masih belum bisa bekerja secara optimal. Oleh karena itu, semua jenis makanan yang akan disajikan sebagai MPASI harus dicuci bersih terlebih dahulu untuk menghilangkan kuman dan bakteri. 

3. Membuang sisik dan duri ikan

3. Membuang sisik duri ikan
Pexels/Farhad Ibrahimzade

Bagian terpenting dari mengolah ikan untuk MPASI bayi adalah membuang sisik dan duri ikan. Setelah membersihkan ikan dengan air mengalir, Mama perlu membersihkan duri dan sisik ikan secara menyeluruh. 

Jangan sampai ada sisik, sirip, atau duri ikan yang tertinggal karena bisa menyebabkan bayi tersedak. Duri ikan yang ikut tertelan juga bisa tersangkut di tenggorokan bayi hingga menyebabkan bayi rewel dan tidak nafsu makan lagi. 

4. Dimasak hingga matang dan lunak

4. Dimasak hingga matang lunak
Freepik/lifeforstock

Mama bisa mengolah ikan dengan cara mengukus, merebus, memanggang, atau membakarnya. Cara-cara tersebut adalah pilihan yang tepat untuk menjaga kandungan nutrisi dalam ikan. Namun, Mama harus memastikan ikan telah dimasak hingga matang dan lunak. 

Hindari menyajikan ikan dalam keadaan mentah, termasuk dalam bentuk sushi. Sebab, ikan mentah dikhawatirkan masih mengandung bakteri yang bisa mengganggu sistem pencernaan bayi. 

5. Diolah dalam bentuk puree 

5. Diolah dalam bentuk puree 
Freepik/unaihuiziphotography

Bayi yang baru mengenal MPASI umumnya menyukai makanan bertekstur lembut. Oleh sebab itu, Mama bisa mengolah ikan dalam bentuk puree. Mama bisa mencampur ikan dengan makanan bergizi lainnya seperti sayuran, buah-buahan, atau nasi. 

Salah satu resep MPASI sederhana yang bisa dicoba adalah bubur ikan dengan sayuran. Mama bisa memblender halus satu fillet ikan tanpa tulang yang sudah dimasak hingga matang dengan satu sendok nasi, satu sendok wortel rebus, dan 2 sendok makan ASI.

Untuk mendapatkan manfaat ikan secara maksimal, Mama bisa menyajikan ikan sebagai MPASI bayi sebanyak 1-2 kali dalam seminggu. Meski diperbolehkan untuk disajikan sebagai MPASI, Mama tetap harus berhati-hati karena ikan bisa menyebabkan alergi. 

Apabila muncul tanda-tanda alergi seperti ruam pada kulit, muntah, atau diare, sebaiknya hentikan mengolah ikan sebagai MPASI si Kecil. Mama dapat memilih menu makanan lainnya yang bermanfaat untuk tumbuh kembang bayi. 

Nah itulah cara mengolah ikan untuk MPASI bayi. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.