Pahami Perbedaan Gejala Penyakit Pancaroba dan Covid-19 pada Bayi

Gejala Covid-19 pada bayi umumnya lebih ringan dan mirip dengan flu biasa

9 Juni 2021

Pahami Perbedaan Gejala Penyakit Pancaroba Covid-19 Bayi
Freepik/User6529390

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Indonesia bersiap memasuki masa pancaroba atau transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Saat masa pancaroba, bayi rentan terserang sejumlah penyakit yang gejalanya mirip dengan Covid-19. 

Gejala Covid-19 pada orang dewasa mungkin lebih mudah untuk diidentifikasikan yakni demam, batu kering, tidak dapat mencium aroma, hingga sesak napas. Kondisi sebaliknya terjadi pada bayi yang terserang Covid-19.

Si Kecil belum dapat mengungkapkan gejala yang dirasakan. Mama pun harus lebih peka melihat gejala yang dirasakan bayi yang terserang Covid-19. Lantas, bagaimana cara membedakan gejala penyakit pancaroba dan Covid-19 pada bayi?

Popmama.com telah merangkum ulasannya tentang perbedaan gejala penyakit pancaroba dan Covid-19 pada bayi. 

Apa Saja Penyakit Pancaroba pada Bayi?

Apa Saja Penyakit Pancaroba Bayi
Freepik/napatcha

Sebelum membahas lebih lanjut seputar gejala penyakit pancaroba dan Covid-19, Mama harus mengetahui terlebih dahulu penyakit-penyakit yang biasanya bermunculan pada masa pancaroba. Penyakit-penyakit yang perlu diwaspadai adalah influenza, batuk, demam, dan demam berdarah. 

Dari sekian banyak penyakit yang kerap bermunculan pada masa pancaroba, influenza yang disebabkan Rhinovirus merupakan penyakit yang paling umum menyerang bayi, terutama si Kecil yang tidak memiliki daya tahan tubuh yang kuat. 

Editors' Picks

Gejala Covid-19 pada Bayi

Gejala Covid-19 Bayi
Freepik/Hakeem.ibnfaisal

Bayi memang bisa terpapar Covid-19. Meski data jumlah pasien bayi yang terpapar Covid-19 masih kecil, Mama tetap perlu waspada terhadap virus corona. Gejala Covid-19 pada bayi umumnya mirip dengan gejala pada orang dewasa, namun gejalanya lebih ringan dan mirip dengan flu biasa. 

Gejala-gejala yang biasanya muncul adalah:

  • Demam,
  • hidung berair,
  • bersin,
  • diare,
  • muntah.

Sebagian bayi lainnya bisa merasakan nyeri di dada, sesak napas, sulit bangun dari tidur, dan wajahnya berwarna kebiruan. 

Namun, beberapa bayi bahkan bisa tidak menunjukkan gejala apapun saat terpapar Covid-19 sehingga sulit untuk mengetahui bahwa mereka telah terpapar virus corona. 

Perbedaan Gejala Penyakit Pancaroba dan Covid-19

Perbedaan Gejala Penyakit Pancaroba Covid-19
Freepik/User17581499

Jenis penyakit pancaroba yang biasanya menyerang bayi adalah flu dan pilek. Gejala penyakit pancaroba seperti flu dan pilek yang menyerang bayi adalah:

  • Hidung berair,
  • hidung tersumbat,
  • demam ringan,
  • batuk,
  • sakit tenggorokan,
  • nafsu makan menurun,
  • bersin,
  • sulit bernapas,
  • muntah,
  • diare.

Gejala-gejala di atas memang mirip dengan gejala Covid-19. Untuk membedakannya dengan flu biasa, Mama perlu waspada apabila si Kecil mengalami diare dan muntah dalam waktu lama atau setelah bertemu banyak orang. Mama juga perlu memeriksakan si Kecil ke dokter apabila ada salah satu anggota keluarga yang terpapar Covid-19. 

Kapan Harus ke Dokter?

Kapan Harus ke Dokter
Pexels/n-voitkevich

Apabila Mama ragu apakah si Kecil terpapar Covid-19 atau tidak, segera periksakan si Kecil ke dokter. Mama tetap perlu membawa bayi ke dokter meski si Kecil hanya menunjukkan gejala ringan seperti flu dalam beberapa hari. 

Ketika si Kecil dinyatakan terpapar Covid-19, dokter akan menyarankan untuk isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kondisi kesehatan si Kecil. 

Bila dokter menyarankan untuk isolasi mandiri di rumah, Mama dan anggota keluarga lainnya tetap harus menggunakan masker dan hindari berbagi barang-barang rumah tangga dengan bayi. Hindari juga menyentuh mata, hidung, dan mulut si Kecil menggunakan tangan yang kotor.

Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum berinteraksi dengan bayi. 

Kesimpulannya adalah gejala penyakit pancaroba dan Covid-19 pada bayi memang mirip. Namun, Mama harus segera membawa si Kecil ke dokter apabila salah satu anggota keluarga dinyatakan Covid-19. 

Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, pastikan selalu jaga kesehatan bayi dengan memberikan ASI dan makanan bergizi, hindari kerumunan, dan menjaga kebersihan rumah. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.