7 Jenis Susu Formula, Orangtua Harus Tahu!

Pilih jenis susu formula yang tepat sesuai kebutuhan dan kondisi bayi

8 Mei 2023

7 Jenis Susu Formula, Orangtua Harus Tahu
Unsplash/Lucy Wolski

ASI mengandung gizi yang dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Namun, pada kasus tertentu, bayi tidak bisa mendapatkan ASI karena masalah kesehatannya atau ibunya.

Untuk bayi yang tidak bisa mendapatkan ASI, sebagai alternatifnya, bayi bisa diberi susu formula atas izin dari dokter.

Susu formula sendiri terdiri dari berbagai jenis, Ma. Untuk membantu Mama memahami berbagai jenis susu formula, berikut telah Popmama.com rangkum jenis susu formula bayi yang perlu Mama ketahui.

Lihat, yuk, Ma!

1. Susu formula sapi

1. Susu formula sapi
Pexels/Towfiqu barbhuiya

Umumnya, susu formula diketahui dapat dibagi menjadi susu formula cair dan kering berupa bubuk. Namun sebenarnya, susu formula memiliki lebih banyak jenis yang perlu diketahui.

Jenis-jenis susu formula bahkan perlu diketahui sebelum menentukan bentuk susu formula yang ingin diberikan agar dapat menyesuaikan kebutuhan.

Jenis pertama susu formula yang telah sering didengar adalah formula susu sapi. Sebagian besar susu formula yang terbuat dari susu sapi membuat jenis yang satu ini amat dikenali.

Selain itu, alasan susu sapi digunakan sebagai formula adalah kandungan kasein dan protein whey yang lebih mudah dicerna bayi daripada kandungan protein lainnya.

2. Susu formula kambing

2. Susu formula kambing
Freepik/wirestock

Meskipun tidak sepopuler susu sapi, formula susu kambing juga cukup sering didengar, bukan, Ma?

Jenis susu formula yang satu ini mengandung protein yang mirip dengan susu formula sapi. Akan tetapi, susu formula jenis ini tidak sering dijumpai seperti susu formula sapi.

Oleh karena itu, Mama perlu memeriksa keaslian susu formula yang mengeklaim terbuat dari susu kambing ketika membelinya, ya.

Editors' Pick

3. Susu formula untuk bayi yang mudah lapar

3. Susu formula bayi mudah lapar
Freepik/fabrikasimf

Setiap orang memiliki mekanisme pencernaan yang berbeda, begitu juga dengan bayi. Sebagian bayi dapat lebih mudah lapar dibandingkan bayi lainnya.

Oleh karena itu, pemberian susu terus-menerus bukan solusi yang tepat. Solusi yang dapat dilakukan adalah memberikan susu formula yang dibuat khusus untuk bayi yang mudah lapar.

Susu formula jenis ini mengandung lebih banyak kasein daripada protein whey. Kasein merupakan jenis protein yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk dicerna sehingga bayi akan merasa kenyang lebih lama.

Dengan begitu, Mama tidak perlu memberikan bayi susu dalam jumlah yang lebih banyak, tetapi si Kecil dapat kenyang lebih lama. Namun, pastikan membeli jenis susu ini atas rekomendasi dokter anak, ya, Ma!

4. Susu formula anti refluks

4. Susu formula anti refluks
Freepik/valeria_aksakova

Refluks gastroesofagus merupakan kondisi bagian sfingter esofagus yang melemah atau terganggu. Beberapa bayi ditemukan lahir menderita penyakit ini.

Hasilnya, bayi yang menderita refluks tidak dapat menahan susu yang diminumnya. Ia akan mengeluarkan susu setelah atau bahkan selama meminumnya.

Oleh karena itu, jenis susu formula anti refluks dapat menjadi pilihan yang tepat. Jenis susu formula yang satu ini dibuat khusus untuk bayi yang menderita refluks sehingga cara pembuatan minumnya saja berbeda dari susu formula biasanya.

Namun demikian, jenis susu formula yang satu ini baiknya dibeli setelah diberikan rekomendasi dari konsultasi dengan dokter, ya, Ma!

5. Susu formula yang nyaman

5. Susu formula nyaman
Freepik/valuavitaly

Setiap bayi melewati fase yang menyebabkan ketidaknyamanan, seperti gangguan pencernaan. Pada saat itu, bayi tidak dapat mencerna nutrisi dan protein susu formula biasanya.

Jenis susu formula biasa akan membuat bayi menderita sembelit dan merasa semakin tidak nyaman. Oleh karena itu, jenis susu formula yang nyaman dirancang khusus untuk bayi mama.

Jenis susu formula yang satu ini memiliki protein sapi yang telah terurai. Dengan begitu, susu formula tersebut dapat lebih mudah dicerna oleh bayi.

6. Susu formula bebas laktosa

6. Susu formula bebas laktosa
Freepik/bearfotos

Bagi bayi yang memiliki intoleransi laktosa, susu formula yang mengandung protein susu sapi menjadi sulit dicerna.

Oleh karena itu, bayi dengan kondisi ini akan dianjurkan oleh dokter untuk meminum ASI atau setidaknya memilih jenis susu formula bebas laktosa.

Dengan begitu, bayi tidak akan mengalami gangguan pencernaan akibat tubuh yang tidak dapat mencerna laktosa.

7. Susu formula hypoallergenic

7. Susu formula hypoallergenic
Pexels/Sarah Chai

Hypoallergenic merupakan istilah yang digunakan untuk menyebutkan produk yang diformulasikan agar tidak menimbulkan reaksi alergi.

Jenis susu formula hypoallergenic merupakan jenis formula yang menghindarkan bayi dari alergi terhadap protein susu sapi. Protein dalam jenis yang satu ini telah dipecah sehingga aman dari menimbulkan reaksi alergi.

Namun demikian, penggunaan jenis susu formula hypoallergenic baru dapat dilakukan atas rekomendasi dokter sesuai kondisi medis bayi, ya, Ma.

Nah, itulah berbagai jenis susu formula bayi. Apakah Mama telah mengetahui jenis susu formula yang tepat untuk si Kecil setelah membacanya?

Semoga informasi di atas membantu, ya, Ma!

Baca juga:

The Latest