Ini Dia 10 Macam Buah yang Bisa Menjadi Pilihan untuk MPASI

Buah apa yang paling disukai oleh bayi mama?

3 September 2019

Ini Dia 10 Macam Buah Bisa Menjadi Pilihan MPASI
Freepik/onlyyouqj

Pada umumnya, setelah usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi bayi baik makronutrien maupun mikronutrien tidak dapat terpenuhi hanya oleh ASI. Keterampilan makan (oromotor skills) terus berkembang dan bayi mulai memperlihatkan minat akan makanan lain selain susu (ASI atau susu formula).

Karena itu, memulai pemberian MPASI pada saat yang tepat akan sangat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang bayi. Memperkenalkan makanan kepada bayi sebaiknya dilakukan secara bertahap mulai dari jenis, jumlah, frekuensi, dan tekstur.

Menurut laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), masa peralihan dari ASI ke makanan padat berlangsung antara 6 bulan sampai 23 bulan. Ini merupakan masa rawan pertumbuhan anak karena bila tidak diberi makanan yang tepat, baik kualitas maupun kuantitasnya, dapat terjadi malnutrisi.

Buah termasuk makanan yang diberikan saat masa peralihan ini. Memilih buah-buahan untuk bayi tidak boleh sembarangan. Tubuh dan organ-organ bayi masih sangat rentan dan sensitif, sehingga makanan harus dipilih dengan hati-hati. Sebaiknya Mama memulainya dengan jus terlebih dahulu.

Perlahan, bayi akan mulai untuk beradaptasi dengan rasa dan tekstur. Mama juga harus mempertimbangkan masalah alergi bayi pada buah.

Popmama.com merangkum beragam buah-buahan yang bisa menjadi pilihan untuk MPASI.

1. Apel

1. Apel
Freepik/vasiliybudarin

Apel sering menjadi pilihankarena rasanya yang manis. Apel juga dapat meminimalisasi risiko intoleransi atau alergi pada bayi. Hal ini menyebabkan, apel sangat cocok untuk MPASI. Bayi membutuhkan serat bagi sistem pencernaan dan apel dapat memenuhi kebutuhan ini.

Saat pola makan berubah, sistem pencernaan bayi biasanya rentan akan sakit perut atau sembelit. Sehingga serat dapat membantu bayi mengatasi masalah ini.

Apel kaya akan kalsium, potassium, zat besi, dan vitamin A, B, C, dan E. Apel juga mengandung gula yang memberikan energi.

Uniknya lagi, apel bisa diolah menjadi apa saja. Bahkan bisa dikukus atau disetup sehingga lebih lunak. 

2. Jeruk

2. Jeruk
Pexels/Pixabay

Jeruk adalah sumber vitamin C yang baik untuk bayi. Selain diperkaya dengan Vitamin C, jeruk juga mengandung kalsium, kalium, vitamin A, serat, dan asam folat. Jeruk yang aman untuk pencernaan bayi adalah jeruk yang manis, misalnya jeruk baby.

Untuk mempermudah, Mama dapat memberikan jeruk dalam bentuk jus. Kemudian seiring dengan bertambahnya umur, berikan jeruk yang masih berbentuk buah. Ini merupakan latihan yang baik bagi bayi untuk mengunyah dan memegang makanan.

3. Pir

3. Pir
Freepik

Pir mirip dengan apel. Buah ini mengandung mineral seperti potasium, magnesium, dan kalsium yang tinggi. Buah ini juga memberikan energi ekstra, dengan karbohidrat yang bisa dicerna perlahan.

Mengandung vitamin C, pir dapat memperkuat kekebalan tubuh bayi. Asam folat dan antioksidan alami juga terkandung dalam pir. Nah, tunggu apalagi, yuk berikan pir untuk bayi mama.

4. Pisang

4. Pisang
Freepik

Pisang mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi pada bayi. Sebaiknya buah ini dikonsumsi di pagi menjelang siang atau saat makan siang. Sehingga tubuh dapat menyerap semua serat, potasium, dan mineralnya tanpa menghasilkan berat berlebih.

Pisang aman bagi bayi. Sebelum dikonsumsi, buang terlebih dahulu serat yang ada pada daging buah pisang. Dalam penyajiannya, Mama dapat membuat bubur pisang atau mengerok pisang dengan sendok dan langsung diberikan kepada bayi.

Editors' Picks

5. Jambu biji

5. Jambu biji
Freepik/Premwatthanakul

Jambu biji kaya akan vitamin C dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Serat makanan dalam buah ini juga bisa meningkatkan kesehatan pencernaan bayi.

Sebelum dikonsumsi, buang dulu bijinya. Mama dapat mengukus kemudian diblender sehingga menjadi bubur. Rasanya yang manis membuat buah ini disukai bayi.

Untuk bayi yang lebih besar, Mama dapat memberikan potongan jambu yang sudah dibuang bijinya.

6. Alpukat

6. Alpukat
Freepik/Dashu83

Siapa yang tidak kenal dengan kebaikan alpukat? Alpukat adalah sumber lemak tak jenuh dan vitamin E. Tidak hanya orang dewasa, bayi pun mendapat banyak manfaat dari mengonsumsi alpukat.

Selain itu, alpukat memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang enak sehingga pas untuk dijadikan sebagai makanan pendamping ASI.

Mama dapat memblender alpukat dan menyajikannya dalam bentuk bubur. Alpukat baik dimakan langsung setelah dipotong, jangan disimpan terlalu lama ya, Ma.

7. Buah naga

7. Buah naga
Freepik/Panumasyanuthai

Vitamin C dan antioksidan di dalam buah naga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi agar mereka tidak mudah sakit. Selain itu, buah naga dapat melancarkan pencernaan bayi dan menghindari bayi dari sembelit.

Pemberian buah naga untuk MPASI perdana harus didahului dengan mengukus buahnya terlebih dulu. Setelah lunak, haluskan dan saring dengan saringan kawat agar menjadi bubur.

Saat usia bayi sudah cukup untuk mengonsumsi makanan yang lebih pada, Mama dapat memberikannya dalam bentuk potongan agar bayi dapat menyantapnya sendiri.

8. Kiwi

8. Kiwi
Unsplash/Rawpixel

Buah kiwi kaya akan serat dan vitamin A dan C. Namun, sifat asam kadang bisa menyebabkan ruam pada bayi. Oleh karena itu, berhati-hati untuk melihat adanya tanda-tanda alergi ketika Mama memberikannya kepada bayi untuk pertama kalinya.

Untuk bayi yang lebih kecil, Mama dapat memberikannya dalam bentuk bubur.

9. Pepaya

9. Pepaya
Pixabay/Sandid

Tidak hanya baik bagi orang dewasa, buah ini juga bermanfaat bagi bayi dan sering menjadi pilihan orangtua untuk MPASI.

Pepaya selain manis dan lezat juga kaya akan folat, serat, dan vitamin A, C dan E. Kandungan serat  dan enzim papin yang terdapat di dalam pepaya sangat bagus untuk pencernaan bayi. Oleh karena itu, banyak orang yang menjadikan pepaya sebagai obat alami untuk mengatasi masalah sembelit.

10. Mangga

10. Mangga
Freepik/ sirikornt

Sebelum memberikan mangga kepada bayi, Mama harus memastikan bahwa mangga sudah matang sehingga rasanya dijamin manis. Cicipi dulu buah mangga yang akan disajikan sebagai MPASI karena jika masih kecut, bayi pasti tidak akan menyukainya. Dan bayi juga berpotensi terkena diare. Mangga kaya akan vitamin C yang baik untuk tubuh, sehingga dapat menjadi piliha tepat untuk MPASI.

Mama dapat menyajikan mangga dalam bentuk jus atau bubur.

Buah apa yang menjadi kesukaan bayi Mama? Yuk, beri komentar di bawah.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.