Kenali 4 Jenis Biang Keringat pada Bayi, Ma

14 September 2020

Kenali 4 Jenis Biang Keringat Bayi, Ma
Babygaga

Seperti yang sudah Mama ketahui, kulit bayi cukup sensitif sehingga bayi mudah terkena biang keringat. Pada umumnya, biang keringat terjadi karena kelenjar keringat bayi belum berkembang sempurna dan tubuh mereka juga belum dapat mengatur suhu dengan baik.

Biang keringat dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada bayi seperti rasa gatal atau perih. Meski dapat sembuh dengan sendirinya, jika dibiarkan berkepanjangan dapat menyebabkan infeksi, Ma.

Nah, kali ini Popmama.com mau mengulas mengenai gejala dan jenis biang keringat pada bayi, serta cara mengatasinya. Yuk kita simak bersama, Ma.

Gejala Umum Biang Keringat pada Bayi

Gejala Umum Biang Keringat Bayi
Freepik/onlyyouqj

Biang keringat tidak berbahaya dan tidak menular. Ini umumnya terjadi ketika cuaca panas atau lingkungan lembap. Biang keringat terutama terjadi pada bayi yang tubuhnya masih belum dapat mengatur suhu dengan baik.

Berikut tanda-tanda biang keringat pada bayi:

  • Bintil-bintil kecil yang berwarna merah, terutama di tempat menumpuknya keringat.
  • Rasa gatal atau rasa perih dan tajam pada ruam.
  • Ada juga yang memilki benjol kecil atau bengkak di beberapa bagian tubuh.
  • Terkadang biang keringat dapat berbentuk seperti jerawat pasir.
  • Beberapa area yang terpapar biasanya menjadi lebih merah warnanya dan mudah berkeringat. Area tersebut seperti lipatan tangan, wajah, dahi, punggung, selangkangan, ketiak, serta belakang lutut.

Biang keringat dibagi dalam beberapa jenis tergantung pada jenis kerusakan kulitnya. Berikut jenis-jenis biang keringat pada bayi:

1. Miliaria kristalina

1. Miliaria kristalina
Kidsclinic.sg

Miliaria kristalina adalah jenis biang keringat yang paling ringan dan hanya memengaruhi lapisan kulit teratas.

Cirinya adalah muncul bintil-bintil merah berisi cairan jernih. Binitil ini mudah pecah. Biang keringat jenis ini biasanya tidak gatal dan tidak terasa sakit.

Editors' Picks

2. Miliaria rubra

2. Miliaria rubra
freepik.com/yanalya

Miliaria rubra terjadi di lapisan kulit yang lebih dalam. Gejala miliaria rubra antara lain bintil merah disertai dengan rasa gatal dan menyengat.

Biang keringat ini memiliki ciri bintil kecil, berukuran 1-2 mm, dan berwarna merah. Bintil-bintilnya biasanya tersebar, tapi dapat juga berkelompok. Biang keringat jenis ini paling umum terjadi. Mama dapat menemukannya di bagian tubuh yang tertutup serta sering tergesek pakaian.

3. Miliaria pustulosa

3. Miliaria pustulosa
webmd.com

Biang keringat jenis ini merupakan perkembangan lanjutan dari miliaria rubra. Ini terjadi ketika miliaria rubra mengalami peradangan. Tanda-tandanya yaitu bintil merah yang terisi nanah sehingga berubah warna menjadi putih atau kuning. Bila ini terjadi pada bayi mama, itu artinya sudah terjadi infeksi pada kulitnya.

4. Miliaria profunda

4. Miliaria profunda
celarfection.com

Jenis ini paling jarang terjadi. Biang keringat ini terjadi di lapisan lebih dalam. Tertahannya keringat di lapisan kulit ini akan menyebabkan munculnya bintil merah yang lebih besar dan lebih keras. Meski jarang, biang keringat jenis ini bersifat kronis dan sering kambuh.

Apakah Perlu ke Dokter?

Apakah Perlu ke Dokter

Sebagian besar biang keringat pada bayi mudah disembuhkan bahkan dapat hilang dengan sendirinya, Ma. Namun tidak boleh disepelekan karena dapat menyebabkan infeksi.

Bila biang keringat bayi tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera bawa bayi ke dokter, Ma. Berikut ciri-ciri biang keringat kronis yang memerlukan perawatan lebih lanjut:

  • Bintil kemerahan yang terasa sakit dan membengkak,
  • bintil tersebut bernanah,
  • bayi mengalami demam.

Hindari penggunaan bedak atau krim untuk mencegah biang keringat karena dapat membuat kulit bayi sulit bernapas, Ma. Gunakan juga pakaian yang nyaman pada bayi.

Itu dia jenis biang keringat pada bayi dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.