Agar Tak Salah Merespon, Ini Ma 6 Tanda Bayi Lapar

Perlu diketahui nih, Ma.

13 Maret 2019

Agar Tak Salah Merespon, Ini Ma 6 Tanda Bayi Lapar
Flickr/Mark Evans

Semua orangtua tentu berusaha memenuhi semua kebutuhan anaknya. Namun bagi Mama yang memiliki anak bayi, tentunya sulit untuk mengenali apa yang ia inginkan atau rasakan. Bagaimana tidak, bayi memang mencurahkan segala keluhannya lewat tangisan.

Tidak bisa dipungkiri, tangisan bertubi-tubi dari si Kecil bisa membuat orangtua panik karena memang tidak mudah mengenali arti tangisannya. Saat bayi menangis, tebakan pertama orangtua pasti si Kecil lapar atau haus sehingga ia membutuhkan ASI sekarang juga.

Namun, apakah benar bayi Anda menangis karena lapar? Memangnya, apa saja sih tanda bayi Anda lapar? Sudah diberi ASI atau MPASI tetapi bayi masih menangis, apakah artinya bayi masih lapar?

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini, simak penjelasan mengenai tanda-tanda bayi lapar berikut ini yuk, Ma.

1. Bayi akan menangis dengan suara rendah dan nada naik turun

1. Bayi akan menangis suara rendah nada naik turun
Happiestbaby

Apapun yang dirasakan, bayi memang akan menyampaikannya dengan tangisan. Apakah ini membuat Mama bingung? Enggak perlu bingung, Ma, karena sebenarnya arti tangisan bayi bisa dipelajari, kok.

Bayi yang kelaparan akan mengeluarkan tangisan yang pendek, suaranya rendah, dan naik turun. Namun, sebenarnya tangisan adalah tanda lanjutan yang bayi keluarkan. Lalu, apa dong tanda-tanda awalnya? Di bawah ini adalah tanda-tanda bayi lapar.

2. Bayi akan terbangun dan gelisah

2. Bayi akan terbangun gelisah
Freepik/yanalya

Sebelum bayi mengeluarkan tangisan yang mengisyaratkan ia (sangat-sangat) kelaparan, dia akan bangun dan bergerak mengelilingi tempat tidurnya.

Dia mungkin juga akan menggerakan mulutnya dan mengangkat tangan ke wajahnya.

3. Mengisap jempol dan mengecap bibir

3. Mengisap jempol mengecap bibir
Freepik/Onlyyouqj

Biasanya tanda seperti ini muncul dari bayi yang masih dalam masa ASI ekslusif, rutin disusui langsung, atau gabungan dari semuanya.

Bayi seperti ini bisa dibilang menunjukkan kemandiriannya, karena ia memiliki inisiatif untuk memuaskan perut laparnya daripada harus repot-repot menangis dan menunggu Mama memberinya makan.

Editors' Picks

4. Melakukan gerakan menyedot atau menghisap

4. Melakukan gerakan menyedot atau menghisap
Freepik

Jika usia bayi Mama masih beberapa minggu, maka tanda ia lapar adalah munculnya reflek menyedot. Coba saja belai pipinya dengan satu jari Mama, maka reflek alami ini akan muncul berupa geraka mulut seperti sedang menyedot payudara Mama atau botol susu.

Reflek ini akan terus ada sampai usia bayi 4 bulan. Setelah itu? Gerak mulut menyedot ini akan menjadi sebuah aksi untuk memenuhi rasa laparnya, bukan sekadar reflek lagi.

5. Membuka mulutnya lebar-lebar begitu disodori makanan

5. Membuka mulut lebar-lebar begitu disodori makanan
Freepik

Jika aksi membuka mulut ini adalah adegan film, maka subtitle yang tepat mungkin, “Aku mau makan lagi dong, Ma!”

Bayi yang sangat kelaparan mungkin akan terus membuka mulutnya untuk memberi tanda ia masih lapar dan mau makan lagi, lagi, lagi.

Sikap ini mungkin menjawab pertanyaan banyak Mama, yang sering bingung kenapa bayinya masih menangis walau sudah diberi ASI atau MPASI.

6. Senyum saat diberi makan

6. Senyum saat diberi makan
Pixabay/Yalehealth

Ketika usia bayi Anda sudah lebih dari 4 bulan, Mama akan menikmati masa paling menyenangkan dalam menyusui atau memberi bayi makan

 Bagaimana tidak, di usia 4 bulan ke atas, bayi akan menikmati makanan atau susu yang Mama berikan sambil sesekali melempar senyum ke wajah Anda. Oh, momen ini juga disempurnakan dengan tatapan mata ke mata.

Duh, hati siapa yang tak meleleh jika diberi senyuman manis dari bayi yang menggemaskan.

Baca juga: