Ini Ma, 4 Tanda si Bayi Butuh Kacamata

Meskipun masih bayi, mungkin saja si Kecil sudah terganggu penglihatannya dan butuh kacamata

20 Maret 2019

Ini Ma, 4 Tanda si Bayi Butuh Kacamata
Pixabay/fkyj

Jika anak mama sudah besar, atau setidaknya sudah bisa berbicara, tentu tidak begitu sulit untuk mengetahui adanya keluhan penglihatan yang membuat anak butuh kacamata.

Namun, bagaimana jika anak mama masih bayi? Dia pasti belum bisa bilang, “Ma, penglihatanku enggak jelas, nih. Sepertinya aku butuh kacamata. Periksa ke dokter, yuk!”

Sayangnya, kalimat sejelas itu mungkin hanya akan terucap jika anak mama sudah remaja (sabar ya, Ma). Jika masih bayi, sepertinya Mama adalah satu-satunya orang yang bisa mengenali keluhan tersebut.

Apa saja sih tanda bayi butuh kacamata? Yuk, simak penjelasan Popmama.comberikut ini, Ma.

1. Matanya tidak bisa mengikuti gerak benda

1. Mata tidak bisa mengikuti gerak benda
Pixabay/logesdo

Seiring bertambahnya usia bayi Anda, kemampuannya melihat juga ikut melesat. Ketika usia bayi Anda sudah lebih dari 4 bulan, maka ia akan mulai bisa untuk mengikuti benda bergerak.

Jika di usia tersebut dia tidak memiliki kemampuan tersebut, maka besar kemungkinan ia bermasalah dengan penglihatan. Segera konsultasikan hal ini dengan dokter anak, agar bisa dilakukan tes mata anak.

Editors' Picks

2. Bayi mama sering menggosok mata

2. Bayi mama sering menggosok mata
Freepik

Sama seperti orang dewasa, bayi juga sering menggosok matanya ketika ia merasa penglihatannya tidak jelas. Sayangnya, biasanya orangtua mengira bayinya sekadar mengantuk saja ketika ia menggosok-gosok mata.

Padahal, bayi yang sering menggosok mata bisa menjadi tanda matanya lelah. Mengutip laman Very Well, mata lelah ini bisa jadi tanda bayi Anda membutuhkan kacamata.

3. Memegang benda terlalu dekat

3. Memegang benda terlalu dekat
Freepik/yanalya

Bayi memang suka memegang semua benda yang ada di sekitarnya. Ia akan mengambil benda yang menurutnya menarik, dan didekatkan ke tubuhnya, atau terkadang memasukannya ke mulut.

Bayi memasukkan benda ke mulut adalah hal yang normal terjadi, karena ia ingin mengeksplorasi lingkungannya. Namun jika ia memegang benda tersebut terlalu dekat, dan mendekatkan semua benda ke matanya hanya agar ia bisa melihat lebih jelas, maka Mama harus waspada.

Menurut laman Parents, bayi yang sering mendekatkan benda ke wajahnya bisa jadi tanda dia bermasalah dengan penglihatan, dan mungkin membutuhkan bantuan kacamata untuk bisa melihat dengan jelas.

4. Arah matanya juling

4. Arah mata juling
thebump.com

Sebenarnya, mata bayi yang agak juling normal terjadi, asalkan tidak berlangsung terus menerus. Namun jika mata bayi mama selalu juling, maka ia mungkin mengalami strabismus, atau kurangnya koordinasi antara mata kanan dan kiri.

Mengutip All About Vision, bayi usia 6 bulan seharusnya sudah memiliki kemampuan melihat dengan fokus sebaik orang dewasa. Di usia itu ia juga sudah bisa melihat warna dan persepsi sebaik orang dewasa.

Menurut Baby Center, bayi mungkin butuh kacamata untuk mengatasi masalah ini.

Apakah Bayi Perlu Diberikan Kacamata?

Apakah Bayi Perlu Diberikan Kacamata
Freepik/phduet

Walau sudah mengetahui bayi bermasalah dengan penglihatan, namun biasanya orangtua sering tidak mau memberikan kacamata untuk bayi. Ada yang mengaku tidak tega melihat bayi memakai kacamata, ada juga yang sekadar malu anaknya menjadi pusat perhatian.

“Kebanyakan bayi tidak membutuhkan kacamat dan akan memiliki penglihatan yang normal dalam 1 tahun pertama kehidupannya, seiring berkembangnya otak dan mata mereka,” ujar pediatric neuro-opthalmologist, Jane Edmond, M.D, para Parents.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.