5 Tips Mencegah Bayi Menjadi Picky Eater di Masa Depan

Dengan ketelatenan dan pembiasaan, niscaya si Kecil bisa menyukai berbagai macam makanan

24 Desember 2020

5 Tips Mencegah Bayi Menjadi Picky Eater Masa Depan
Freepik/Photodiod

Bagi sebagian orangtua, waktu makan bisa menjadi saat yang membuat stres. Hal ini sangat bisa dipahami. Terutama bagi anak yang sedang dalam fase mogok makan atau pemilih alias picky eater. Sebagian orangtua berjibaku untuk mengatasi masalah ini karena jika tidak teratasi, anak bisa mengalami malnutrisi.

Namun, sebetulnya kebiasaan memilih-milih makanan pada anak ini bisa dihindari lho, Ma. Bukan dengan paksaan atau pun amarah, tetapi dengan cara membangun kebiasaan-kebiasaan yang baik. Mama bahkan bisa memulainya sejak bayi makan MPASI pertama kalinya. 

Berikut Popmama.com merangkum lima tips mencegah bayi menjadi picky eater dan lebih doyan makan, dilansir dari Scary Mommy:

1. Bermain dengan makanan

1. Bermain makanan
Freepik

Saat seorang anak masih belajar tentang dunia dan menjelajahinya, makanan bisa menjadi 'mainan' yang membuatnya penasaran. Apalagi makanan baru. Sebelum mengharapkan ia mau memasukkan makanan baru ke mulutnya, pertama-tama izinkan ia menjelajahi makanan itu. 

Biarkan ia merasakan teksturnya, bau, warna, ukuran, hingga suhunya. Jangan takut berantakan, Ma. Jadilah kreatif dengan mengajaknya membuat karya seni dari makanan. Ini bisa jadi perkenalan yang menyenangkan untuk memuluskan ke tahapan berikutnya.

Editors' Picks

2. Jangan pernah memaksa anak

2. Jangan pernah memaksa anak
Freepik/pch.vector

Memaksa anak untuk makan bisa menciptakan hubungan yang negatif antara anak dengan makanan, bahkan sampai ia dewasa kelak. Mungkin Mama khawatir ia tidak cukup kenyang, tetapi memaksa anak makan justru bertentangan dengan tujuan mama. Anak malah justru akan makan lebih sedikit lagi bila dipaksa. 

Biarkan anak belajar mengontrol seberapa banyak mereka makan secara alami, bahkan sejak mereka masih bayi. Ini akan mengembangkan hubungan yang sehat dengan makanan. Jangan pernah memarahi anak dengan menggunakan kata-kata yang menekan, seperti "Sudahlah, makan saja!" dan hindari mengiming-imingi hadiah agar anak mau makan.

3. Biarkan anak mengontrol sendiri makanannya

3. Biarkan anak mengontrol sendiri makanannya
Freepik/Antoniogravante

Makanan itu sifatnya pribadi untuk semua orang, termasuk anak. Ketika anak merasa tertekan, mereka mungkin malah akan menolak semua makanan yang diberikan, bahkan makanan yang biasanya disukainya. 

Untuk menghindari hal ini, berikan anak beberapa pilihan makanan. Misalnya siapkan wortel, mentimun, atau brokoli. Biarkan ia memilih mana yang ia inginkan. 

4. Perkenalkan makanan baru beberapa kali

4. Perkenalkan makanan baru beberapa kali
Freepik/master1305

Jika si Kecil tidak menyukai suatu makanan pada percobaan pertama, tidak apa-apa, Ma. Teruslah mencoba. Sangat normal bagi seorang anak menolak makanan saat pertama kali diperkenalkan. Faktanya, perlu 10-20 kali menawarkan makanan dan memerhatikannya sebelum anak mau mencoba suatu makanan baru. 

Jangan menyerah dan terus perkenalkan padanya. Tetapi, jangan memaksa si Kecil untuk memakannya. Biarkan mereka mencobanya saat mereka siap.

5. Tawarkan makanan yang bervariasi

5. Tawarkan makanan bervariasi
Unsplash/life is fantastic

Ketika seorang anak menyukai suatu jenis makanan tertentu, biasanya orangtua akan tergoda untuk menyajikan makanan yang sama setiap minggu, bahkan setiap hari. Tetapi, bukannya mempermudah waktu makan, hal ini malah menyebabkan anak pilih-pilih makanan. 

Campur dan coba rasa baru setiap minggu. Ini akan membantu si Kecil mempersiapkan diri untuk diet seimbang di masa depan.

Akan ada saat-saat di mana mereka tidak ingin memilih apapun. Take it easy, Ma. Walaupun kelihatannya sulit, tetapi hal yang terbaik yang bisa Mama lakukan adalah menerimanya sebagai bagian dari perjalanan hari itu dan move on. Jangan merisaukannya terlalu dalam, Ma, karena sama seperti orang dewasa, suasana hati bayi dan anak mama pun bisa berubah-ubah.

Itulah tips mencegah anak menjadi picky eater. Semoga artikel ini memberikan inspirasi ya, Ma. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.