Perihnya Setengah Mati, Ini Cara Mengatasi Bisul pada Bayi

Sakit saat disentuh atau tergesek pakaian, kondisi ini bikin bayi rewel

30 Juli 2019

Perih Setengah Mati, Ini Cara Mengatasi Bisul Bayi
freepik/freepik.diller

Bagi orang dewasa, bisulan bisa jadi hal yang sangat mengganggu. Jika munculnya di daerah sekitar bokong atau selangkangan, rasa sakitnya benar-benar menyiksa. Belum lagi jika bengkaknya bisul ini nampak. Duh, serba salah ya!

Nyatanya, bayi pun bisa mengalami bisulan lho, Ma. Umumnya bisulan pada bayi terjadi di daerah bokong. Tetapi juga tidak menutup kemungkinan di daerah lain, seperti lipatan paha atau pun ketiak.

Ciri-ciri bisul mudah terlihat kasat mata, antara lain: kulit bayi tampak memerah dan bayi menangis kesakitan setiap kali tersentuh atau tergesek popok atau pakaian.

Editors' Picks

Bakteri Staphylococcus aureus, si Biang Kerok Bisul

Bakteri Staphylococcus aureus, si Biang Kerok Bisul
freepik.com/napatcha

Bisul pada bayi biasanya berupa benjolan merah yang muncul di area yang berambut, berkeringat, dan sering mengalami gesekan. Kondisi ini disebabkan karena adanya infeksi oleh bakteri Staphylococcus aureus, yang memicu peradangan pada folikel rambut atau lubang tempat tumbuhnya rambut, seperti wajah, leher, ketiak, paha, dan bokong bagian bawah. 

Awalnya, bisul yang muncul akan berupa benjolan berukuran kecil. Selanjutnya, benjolan tersebut akan semakin besar sehingga terbentuk titik putih di bagian puncaknya dan berisi nanah. Tentu saja hal ini sangat menyakitkan bagi si Kecil.

Sistem Kekebalan Tubuh Lemah Jadi Pemicu Terjadinya Bisul

Sistem Kekebalan Tubuh Lemah Jadi Pemicu Terjadi Bisul
Freepik/Freepic.diller

Bisul pada bayi sebenarnya bisa dianggap bukan sebagai masalah serius kok, Ma. Namun, kondisi ini biasanya muncul saat si Kecil sedang dalam keadaan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau saat ia menderita masalah kesehatan yang berkaitan dengan diabetes, masalah kulit dan bahkan anemia. 

Menangani Bisul pada Bayi dengan Cara Tepat

Menangani Bisul Bayi Cara Tepat
Pexels/Public Domain Pictures

Yang terpenting, jangan sekalipun tergoda untuk memecahkan bisul sendiri tanpa memerlukan bantuan dokter ya. Sebab, jika tidak ditangani dengan tepat, bisul yang dipaksakan pecah dapat menyebabkan terjadinya infeksi dan bakteri yang menyebar ke tempat lain.

Berikut tips dari Popmama.com untuk menangani bisul pada bayi dengan cara yang tepat dan aman:

Kompres dengan air hangat

Dilansir dari kidshealth.org.nz, untuk mengatasi bisul pada bayi, Mama dapat melakukan metode kompres dengan air hangat hingga bengkak pada bisul mengempis. Caranya, ambil kain bersih yang permukaannya lembut, lalu basahi dengan menggunakan air hangat. Letakkan pada area bisul selama beberapa menit dan ulangi cara ini setidaknya tiga hingga empat kali sehari. 

Bersihkan bisul yang pecah

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bisul dapat dengan mudah menyebar ke bagian tubuh mana pun, bahkan kepada orang lain. Karena itu, saat membersihkan darah dan nanah dari bisul yang pecah, sebaiknya gunakan kapas yang dicelup dengan cairan antiseptik terlebih dahulu. Kemudian cuci bersih, lalu tutupi luka dengan perban steril.

Utamakan kebersihan tangan Mama dan cucilah dengan sabun hingga bersih sebelum dan sesudah melakukan perawatan ini. 

Berikan obat pereda sakit

Cara yang ini satu hanya boleh dilakukan jika memang benar-benar perlu untuk meredakan rasa sakit. Namun, sebelum melakukannya sebaiknya Mama berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang menangani anak ya.

Meski bisa ditangani sendiri, tetapi segera bawa bayi ke dokter saat Mama menjumpai adanya bisul di sekitar area pada mata. Karena jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat dikhawatirkan terjadi infeksi yang parah yang menyebabkan terjadinya penyebaran bakteri di dalam mata.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.