Perkembangan Bayi Usia 10 Bulan 2 Minggu: Yuk, Latih Motorik Halusnya

Seperti apa perkembangan bayi usia 10 bulan 2 minggu? Si Kecil akan bisa mencomot makanan, lho

26 September 2019

Perkembangan Bayi Usia 10 Bulan 2 Minggu Yuk, Latih Motorik Halusnya
freepik.com

Di momen minggu kedua usia 10 bulan ini, jari-jari bayi Mama lebih lincah. Gerakan mencubit dan menjepit di antara ibu jari dan jari telunjuk makin lancar. Ia mungkin bisa mengambil benda kecil tanpa harus meletakkan pergelangan tangannya di atas permukaan. Meskipun begitu, tetaplah berhati-hati memberikan makanan yang sulit dikunyah dan berpotensi tersedak, seperti wortel mentah atau anggur utuh. Potongan sayuran yang dikukus, keju dan buah potong yang telah dikupas adalah makanan yang cocok untuk jari-jari kecilnya.

Di minggu ini, si Kecil makin menunjukkan perkembangan yang baik dalam hal merangkak. Kini ia dapat merangkak dengan tangan dan lutut, dengan tubuh bagian atas sejajar dengan lantai. Banyak bayi yang sudah mencoba merangkak sebelumnya, tetapi baru menguasai ketrampilannya di fase ini. 

Seiring dengan fasihnya ia merangkak, bayi Mama sedang belajar duduk dan berdiri. Sekarang ia bisa duduk dengan percaya diri dan bisa melangkah dengan berpegangan pada dinding. Lepaskan sejenak dan biarkan ia berdiri tanpa disangga. 

Sebagian besar bayi akan melangkah pertama kali di antara usia 9-12 bulan, dan akan berjalan makin lancar saat berusia 14 hingga 15 bulan.

Editors' Picks

Kehidupan Orangtua: Berkumpul Bersama Keluarga Besar

Kehidupan Orangtua Berkumpul Bersama Keluarga Besar
freepik.com

Apakah keluarga Mama dan Papa punya ritual berkumpul? Entah itu di saat hari besar keagamaan, perayaan keluarga atau pun kumpul-kumpul keluarga rutin untuk arisan? Jika ya, tak ada salahnya sering mengajak si Kecil dalam kegiatan bersama keluarga besar.

Walau si Kecil belum sepenuhnya mengerti atau bisa mengapresiasi acara yang dihadirinya, melibatkannya dalam ritual keluarga akan menanamkan rasa kekeluarga, kebersamaan, dan kehangatan keluarga.

Jika keluarga Mama atau pun Papa tidak punya kebiasaan ini, tak masalah? Ciptakan sendiri ritual keluarga kecil yang menyenangkan. Bisa lewat kebersamaan setiap kali sarapan dan makan malam, atau menghabiskan waktu sekeluarga saat akhir pekan bersama-sama.

Mencegah Gigitan dan Sengatan Serangga pada Bayi

Mencegah Gigitan Sengatan Serangga Bayi
Freepik/Zilvergolf

Ada banyak hal yang terjadi di luar kuasa kita sebagai orangtua, sebaik apapun kita menjaga anak kita. Salah satunya adalah gigitan dan sengatan serangga. 

Jika bayi mengalami gigitan serangga, lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Lepaskan penyengat yang mungkin tertinggal di kulit bayi. Jangan menariknya, tetapi lepaskan dengan cara dikikis atau dipotong.
  2. Cuci area yang terkena sengatan dengan sabun dan air.
  3. Ringankan rasa sakit dengan mengompres es selama 15 menit.
  4. Pantau terus perkembangan area yang disengat, apakah menunjukkan tanda-tanda infeksi berupa kemerahan, bengkak atau rasa sakit berkelanjutan.

Gigitan dan sengatan serangga memang menyakitkan, tetapi tidak berpotensi bahaya kecuali si Kecil alergi terhadap racun serangga. Anaphylactic shock merupakan efek dari sengatan serangga pada orang yang alergi. Tetapi hal ini yang jarang terjadi. Tanda-tandanya adalah bayi muntah, mengi, bengkak dan ruam, kram pada perut atas atau terlihat ngantuk dan bingung.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.