Remaja Jangan Tertipu, Ini Cara Cek Kosmetik Palsu Berizin BPOM

Jangan mudah tergiur harga murah, cek izin edarnya dulu yuk!

1 Februari 2021

Remaja Jangan Tertipu, Ini Cara Cek Kosmetik Palsu Berizin BPOM
Pexels/Jhong Pascua

Maraknya trend penggunaan skincare dan kosmetik dikalangan remaja ternyata membuat banyak oknum nakal yang memanfaatkannya unttuk membuat produk yang belum diketahui keamanannya.

Baru-baru ini Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang laki-lakiberinisial CS, pemilik pabrik dan peracik kosmetik tak berizin di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Dari hasil penggerebekan, CS diketahui memproduksi serangkaian skincare masker wajah kemasan dengan merek Yoleskin, Acone, NHM, dan Youra.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, CS mendistribusikan produknya melalui media sosial dan telah memiliki beberapa reseller dibeberapa daerah lainnya.

Sebagai informasi, adanya peredaran kosmetik palsu telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2017 tentang Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM), yang mana setiap produk obat dan makanan yang beredar harus memenuhi standar dan persyaratan keamanan, khasiat, manfaat, dan mutu produk yang ditetapkan.

Kosmetik yang diproduksi oleh CS rupanya tak memiliki izin edar BPOM. Sehingga sebagai orangtua, kita perlu mengingatkan anak-anak untuk tetap waspada dalam membeli produk kosmetik, terutama secara online.

Untuk mengetahui apakah produk kosmetik yang akan anak beli telah memiliki izin edar BPOM atau belum, berikut Popmama.com telah merangkum cara mudahnya.

Ajak anak mama berpikir lebih bijak sebelum membeli yuk, ini cara cek kosmetik yang memiliki izin BPOM.

1. Melalui situs resmi BPOM

1. Melalui situs resmi BPOM
indonesia.go.id

Setiap produk yang melabeli dirinya sudah memiliki izin edar dan lolos pengawasan BPOM, jangan langsung memercayainya, Ma. Ajak anak terlebih dahulu melakukan pengecekan daftar produk kosmetik dan produk lainnya melalui situs resmi Cek BPOM.

Berikut cara mudahnya:

  1. Buka situs cekbpom.pom.go.id
  2. Mama bisa memilikih mencari produk berdasarkan nama merek, produk, atau kode registrasi pada kolom yang tersedia.
  3. Setelah selesai memasukan spesifikasi produk, kemudian klik tombol "Cari".
  4. Produk dengan nama atau spesifikasi yang berkaitan akan ditampilkan.

Jika produk yang dicari tak ada dalam daftar, maka Mama perlu mewaspadai anak untuk tak menggunakannya. Sebab, produk tersebut bisa jadi tak mendapat izin edar, ditarik dari pasaran, atau masih dalam pengawasan.

Editors' Picks

2. Download aplikasi pada ponsel

2. Download aplikasi ponsel
Pexels/Lisa Fotios

Selain melalui situs, Mama juga bisa lebih mudah mengajak anak mencari tahu keaslian produk dengan mengunduh aplikasi Cek BPOM pada ponselnya. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Unduh aplikasi Cek BPOM melalui Play Store atau App Store.
  2. Ketika sudah terpasang, buka aplikasi dan Mama akan ditampilkan pilihan kategori yang sama seperti di situs web.
  3. Masukkan spesifikasi produk yang dicari, kemudian klik "Cari Produk"
  4. Produk dengan nama atau spesifikasi yang berkaitan pun akan dengan mudah ditampilkan.

3. Lapor bila ada produk tak berizin

3. Lapor bila ada produk tak berizin
Freepik

Sebagai masyarakat yang baik dan bijak dalam memilah sebuah produk yang akan digunakan, Mama juga bisa mengajarkan anak untuk melakukan pengaduan jika menemukan produk tanpa izin BPOM.

Cara melaporkan produk ke BPOM bisa anak lakukan dengan cara berikut ini:

  1. Kunjungi situs resmi pom.go.id.
  2. Klik bagian "Layanan Online" pada bagian atas situs, kemudian pilih bagian "Unit Layanan Pengaduan Konsumen".
  3. Setelah itu, nantinya Mama akan dihubungkan dengan laman khusus ULPK untuk mengisi "Form Pengaduan".
  4. Isi data diri, deskripsi produk yang ingin dilaporkan, tempat mendapatkan produk, kemudian klik "Kirim". Pelaporan pun akan diproses oleh Unit Layanan Pengaduan Konsumen BPOM untuk ditindaklanjuti.

4. Bahaya produk tak berizin BPOM bagi remaja

4. Bahaya produk tak berizin BPOM bagi remaja
Healthline.com

Meski banyak produk kosmetik murah dengan iming-iming menggiurkan, tetapi ada baiknya Mama mengingatkan anak remaja mama dalam berhati-hati dalam memilih produk kosmetik.

Pastikan produk yang akan digunakan sudah memiliki izin dan lolos pengawasan BPOM. Sebab jika tidak, keamanan dan keaslian produk tersebut masih diragukan untuk anak gunakan, Ma.

Terlebih untuk kulit anak remaja yang masih sensitif akan penggunaan kosmetik. Dari sisi medis, terdapat beberapa dampak bahaya penggunaan kosmetik palsu, diantaranya:

  • Alergi. Jika tak memenuhi standar keamanan yang telah ditetapkan BPOM, jelas kosmetik palsu tak berizin edar ini bisa menimbulkan alergi pada kulit anak remaja yang masih sensitif. Hal ini lantaran adanya bahan-bahan berbahaya yang tak diketahui oleh anak.
  • Breakout. Dampak satu ini sering kali dirasakan para pengguna kosmetik yang tak terjamin keamanannya. Hal ini lantaran produk tersebut tak dibuat di pabrik khusus dengan kebersihan dan keamanan bahan-bahan tertentu.
  • Penyakit ginjal. Pemakaian bahan kimia berbahaya secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang tentunya bisa sebabkan dampak kesehatan fatal bagi tubuh, salah satunya adalah permasalahan ginjal. 
  • Kanker. Tak hanya masalah kesehatan ginjal, bahan kimia berbahaya lainnya pada kosmetik juga bisa sebabkan kanker, Ma. Untuk itu, anak perlu lebih waspada dan teliti dalam memilih produk yang akan digunakan.

Produk kosmetik atau skincare untuk anak remaja saat ini sudah marak dijual bebas di pasaran. Namun, tak sedikit pula yang masih dipertanyakan keamanan dan keaslian prdouk tersebut. 

Untuk itu, agar lebih aman dalam menggunakan serangkaian kosmetik di kulitnya, yuk ajak anak lebih bijak dengan mengikuti cara di atas untuk melacak izin edar BPOM dari suatu produk yang akan ia gunakan.

Itulah cara cek kosmetik yang memiliki izin BPOM yang bisa diikuti. Semoga informasinya bermanfaat dan tetap waspadai anak mama dalam menggunakan kosmetik ya!

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.