IDAI: Anjuran Aktivitas Anak di Luar Rumah Selama Pandemi Covid-19

Ikatan Dokter Anak Indonesia keluarkan anjuran soal aktivitas anak di luar rumah selama pandemi

20 Juni 2020

IDAI Anjuran Aktivitas Anak Luar Rumah Selama Pandemi Covid-19
Pexels/August de Richelieu

Pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberbagai wilayah di Indonesia membuat pergerakan aktivitas semakin tidak terkendali. Tak terkecuali aktvitas anak-anak di luar rumah. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan anjuran mengenai aktivitas anak di luar rumah selama pandemi Covid-19. 

"IDAI memandang perlu untuk mengingatkan masyarakat luas untuk tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat dengan penuh kesadaran untuk mencegah penularan infeksi Covid-19," jelas IDAI dalam unggahan Instagram pada Kamis (18/6/2020).

IDAI mengeluarkan anjuran tersebut karena melihat sulitnya menerapkan pencegahan penularan penyakit pada anak. Apa saja anjuran dari IDAI ini? Berikut Popmama.com rangkum poin lengkapnya.

1. Menganjurkan anak-anak untuk tetap #DirumahAja

1. Menganjurkan anak-anak tetap DirumahAja
Pexels/August de Richelieu

Dalam unggahan IDAI tersebut, lembaga ini menganjurkan agar anak-anak tetap beraktivitas di rumah saja. 

Sebelumnya, Dr. dr. Aman Pulungan yang merupakan Ketua Pengurus Pusat IDAI yang sekaligus  ketua perwakilan dokter anak Indonesia dalam Asia Pacific Pediatric Association mengatakan dari data pasien Covid-19 di kalangan anak-anak, Indonesia sebagai negara dengan kasus tertinggi di kawasan Asia. 

"Saya bisa katakan demikian karena setiap hari kami seluruh dokter anak di Indonesia selalu memperbarui datanya. Jadi, benar-benar data yang diberikan itu sesuai dengan keadaan di lapangan karena para dokter ini yang langsung menangani," yang tulis Popmama.com pada 23 Mei 2020.

Ia menambahkan bahwa setidaknya hampir setiap minggu terdapat kasus Covid-19 baru dari kalangan anak-anak. Padahal, kejadian seperti ini dapat dicegah jika deteksinya lebih dini. 

Pada anak, gejala klinis infeksi Covid-19 lebih samar. Demam, batuk, dan diare bisa jadi tanda.

Ia juga menjelaskan, "Bagi anak yang terpapar Covid-19, lebih rentan menyerang pencernaan. Maka penularan bisa melalui feses."

Editors' Picks

2. Orangtua yang berkaktivitas di luar rumah wajib bersih-bersih sebelum berkontak dengan anak

2. Orangtua berkaktivitas luar rumah wajib bersih-bersih sebelum berkontak anak
Freepik/jcomp

Poin selanjutnya dari anjuran IDAI adalah setiap orang terutama orangtua yang beraktivitas di luar rumah wajib membersihkan semua pakaian dan perangkat yang digunakan atau dibawa (alas kaki, telepon genggam, tas, jaket, kantung belanja, dan lain-lain).

Kemudian mandi dan keramas sampai bersih sebelum melakukan kontak dengan anak.

3. IDAI menganjurkan orangtua tidak bawa anak ke tempat rekreasi

3. IDAI menganjurkan orangtua tidak bawa anak ke tempat rekreasi
Pexels/Gustavo Fring

Poin ketiga yang dianjurkan IDAI yakni mengimbau orangtua dan keluarga untuk tidak membawa anak-anak ke tempat umum seperti taman, pusat rekreasi, atau pusat perbelanjaan.

Selain itu, anak-anak juga diimbau IDAI untuk tidak dibawa ke tempat berkumpul membentuk kerumunan seperti tempat bermain, tempat penitipan anak, kursus dan sebagainya.

4. Lakukan hal-hal ini jika terpaksa bawa anak ke luar rumah

4. Lakukan hal-hal ini jika terpaksa bawa anak ke luar rumah
Pexels/Gustavo Fring

IDAI sendiri menganjurkan untuk anak-anak tetap berada di rumah saja. Namun, ketika keadaan memaksa untuk orangtua membawa anak ke luar rumah, maka perlu ada beberapa poin yang perlu Mama dan Papa perhatikan.

  • Anak harap selalu didampingi orangtua dan/atau pengasuhnya
  • Anak tetap harus menjaga jarak fisik sejauh 2 meter
  • Anak usia 2-18 tahun dan orang dewasa dianjurkan menggunakan masker. Jika dirasa penggunaan masker tidak bisa dilakukan secara maksimal, maka dapat ditambahkan penggunaan face shield
  • Menggunakan barrier atau penghalang sesuai alat yang sedang dipakai saat bepergian, seperti menggunakan kereta dorong dengan penutup pada anak di bawah usia 2 tahun
  • Menjauhi orang yang sakit
  • Melakukan cuci tangan atau kebersihan tangan sesering mungkin
  • Menghindari memegang mata, mulut dan hidung

5. Memakai masker hingga face shield tidak menjamin anak bebas Covid-19 ketika di luar rumah

5. Memakai masker hingga face shield tidak menjamin anak bebas Covid-19 ketika luar rumah
Pexels/cottonbro

Poin terakhir dalam anjuran IDAI tersebut yakni lembaga ini mengingatkan bahwa penggunaan masker, face shield dan alat pelindung diri lainnya tidak serta merta mencegah infeksi Covid-19.

IDAI menegaskan bahwa perlindungan terbaik saat ini adalah mencegah terjadinya infeksi dengan tetap berada di rumah. 

Itulah tadi lima poin anjuran dari IDAI soal aktivitas anak selama pandemi Covid-19. Untuk Mama dan Papa sebaiknya tidak mengajak anak ke tempat ramai ya. Ingat, #DirumahAja adalah pilihan terbaik saat ini!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.