Mengajarkan 5 Rukun Islam dan Penjelasannya pada Anak

Belajar agama Islam itu penting dan wajib hukumnya, Ma

10 Oktober 2020

Mengajarkan 5 Rukun Islam Penjelasan Anak
Pexels/Kedar Bhave

Belajar mengenai rukun Islam merupakan wajib hukumnya bagi umat muslim. Tak terkecuali pada anak-anak.

Rukun Islam adalah 5 tindakan dasar dalam Islam dan sebagai pondasi wajib bagi orang-orang beriman serta menjadi dasar kehidupan umat muslim. 

Terdapat hadist yang secara khusus menerangkan tentang 5 rukun Islam yaitu sabda Rasulullah Shallahu'alaihimwasallam.

"Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan". (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Maka, penting untuk Mama mengajarkan tentang rukun Islam ini kepada si Kecil.

Berikut Popmama.com berikan penjelasan rukun Islam yang telah dilansir dari berbagai sumber. 

1. Mengucap dua kalimat syahadat

1. Mengucap dua kalimat syahadat
Pexels/Abdullah Ghatasheh

Rukun Islam yang pertama adalah mengucapkan dua kalimat syahadat. Hal ini wajib hukumnya dilakukan bagi seseorang yang ingin menjadi muslim.


Kalimat syahadat dalam bahasa Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Kalimat syahadat dalam bahsa latin:

"Asy-hadu allaa ilaaha illallaahu wa asy-hadu anna muhammadarrasuulullahi".

Arti kalimat syahadat:

"Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah".

Mama bisa menjelaskan bahwa dalam dua kalimat syahadat tersebut yang patut disembah hanyalah Allah, tidak ada yang lain, dan tidak ada Tuhan selain Allah.

Hanya Allah yang menguasai seluruh isi alam semesta. Tak hanya mengerti artinya saja, tetapi Mama perlu mengajarkan anak untuk mengimani dan mengamalkannya. 

Editors' Picks

2. Mendirikan salat

2. Mendirikan salat
Pexels/Ali Arapoğlu

Rukun Islam yang kedua, yaitu dengan mendirikan salat sebagai bentuk ibadah kepada Allah.

Salat dibagi menjadi 5 waktu. Mama bisa menjelaskan secara singkat tentang salat berdasarkan waktu dan jumlah rakaatnya. 

  • Salat Subuh, dikerjakan sebelum terbitnya fajar sekitar pukul 04.00 dengan jumlah 2 raka'at.
  • Salat Dzuhur, dikerjakan pada siang hari sekitar pukul 12.00 dengan jumlah 4 raka'at.
  • Salat Ashar, dikerjakan pada sore hari sekitar pukul 15.30 dengan jumlah 4 raka'at.
  • Salat Maghrib, dikerjakan pada matahari terbenam sampai masuk waktu Isya dengan jumlah 3 raka'at.
  • Salat Isya, dikerjakan pada malam hari sekitar pukul 19.00 dengan jumlah 4 raka'at.

Mama juga sebaiknya mengajarkan cara-cara salat 5 waktu pada anak dengan mempraktikannya bersama di rumah.

Kenalkan pada bacaan wajib salat beserta surat-surat pendek yang mudah terlebih dahulu agar si Kecil bisa mengikuti. Lakukan dengan rutin secara bertahap ya, Ma. 

3. Puasa di bulan Ramadhan

3. Puasa bulan Ramadhan
Pexels/Jamie He

Rukun Islam yang ketiga, yaitu setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Dengan tujuan mencapai ketakwaan kepada Allah SWT.

Dari berpuasa umat muslim dapat mengambil hikmah, seperti melatih kesabaran, menumbuhkan rasa empati terhadap orang yang kelaparan sehingga terdorong hati kita untuk membantu orang yang kurang mampu.

Selain itu, berpuasa juga mengajarkan umat muslim untuk menahan hawa nafsu. Baik nafsu lapar dan juga nafsu berbuat dosa. 

Mama bisa mengenalkan si Kecil dengan mengajak puasa di bulan Ramadhan. Tidak harus praktik langsung berpuasa selama satu hari penuh, tetapi bertahap saja, Ma.

Misalnya, mulai belajar puasa selama 6 jam terlebih dahulu. Kemudian, meningkat menjadi 12 jam dan seterusnya. Jangan terlalu memaksa, tetapi sesuaikan dengan kemampuan anak, dan pastikan seluruh nutrisinya terpenuhi selama puasa. 

4. Menunaikan zakat

4. Menunaikan zakat
Pexels/Pixabay

Rukun Islam yang keempat, yaitu zakat merupakan kewajiban yang dikeluarkan pada harta orang yang memiliki kelebihan. Menunaikan zakat bertujuan untuk memberikan sebagian harta kepada orang lain dan juga membersihkan harta milik kita. 

Dalam Islam, ada beberapa jenis zakat, yaitu:

  • Zakat fitrah, yang dikeluarkan pada bulan Ramadhan. Jumlah zakat fitrah yang wajib diserahkan adalah 2,5 kg beras atau bisa diganti dengan uang yang setara dengan 2,5 kg beras.
  • Zakat mal, yang dikeluarkan berdasarkan hasil niaga atau penghasilan. Jumlah zakat mal yang wajib diserahkan adalah 2,5% dari harta yang diperolah dari penghasilan.

Melalui zakat, Mama bisa mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan pada anak. Si Kecil bisa mendapatkan pembelajaran mengenai kasih sayang sesama umat, indahnya tolong menolong dan berbagi, serta pentingnya silaturahmi dengan sesama.

5. Pergi haji bagi yang mampu

5. Pergi haji bagi mampu
Pexels/Haydan As-soendawy

Rukun Islam yang kelima adalah pergi haji bagi yang mampu. Wajib hukumnya bagi umat muslim yang mampu secara fisik dan finansial untuk pergi haji ke Mekkah. 

Allah berfirman dalam surat Ali-Imran: 97:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

"...mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam." (QS. Ali-Imran: 97)

Dalam rukun Islam ini, Mama bisa mengikut sertakan anak pada program manasik haji di sekolah. Jadi, si Kecil bisa memeragakan ibadah haji sesuai dengan aturan dan rukunnya. Mulai dari peragaan wukuf, melontar jumroh, thawaf, sa'i, dan tahallul.

Itulah penjelasan lengkap mengenai mengajarkan Rukun Islam pada anak. Semoga bermanfaat dan tetap semangat dalam mendidik buah hati sesuai ajaran agama ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.