Maksimalkan Sekolah Online, Kemendikbud Luncurkan Akun Belajar.id

Akun ini dapat digunakan untuk siswa, guru, dan operator

19 Desember 2020

Maksimalkan Sekolah Online, Kemendikbud Luncurkan Akun Belajar.id
kemendikbud.go.id

Dalam rangka mendukung proses pembelajaran selama sekolah dari rumah sesuai kebijakan pemerintah, maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan akun pembelajaran dengan basis Belajar.id.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud Ainun Na`im berharap dengan adanya akun ini dapat mendukung proses pembelajaran selama pandemi Covid-19. Akun ini dapat digunakan oleh peserta didik SD, SMP, SMA. Untuk guru, kepala satuan pendidikan, dan operator juga dapat menggunakannya.

Akun pembelajaran ini dibuat dalam bentuk Akun Google yang akan mendapatkan akses ke layanan pendukung pembelajaran dalam G Suite for Education.

Berikut ini Popmama.com telah merangkum terkait akun pembelajaran Belajar.id.

1. Langkah untuk mengaktifkan dan mengakses akun pembelajaran

1. Langkah mengaktifkan mengakses akun pembelajaran
Freepik/freepik

Berikut ini langkah yang harus dilakukan untuk mengaktifkan akun pembelajaran Belajar.id :

  • Operator satuan pendidikan masuk ke laman pd.data.kemdikbud.go.id dan melakukan login.
  • Setelah berhasul masuk ke laman tersebut, operator satuan pendidikan memilih tombol “Unduh Akun” untuk mengunduh dokumen CSV yang berisi daftar nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) Akun Pembelajaran di satuan pendidikan yang bersangkutan.
  • Operator satuan pendidikan dapat mendistribusikan Akun Pembelajaran tersebut kepada setiap pengguna Akun Pembelajaran di satuan pendidikan yang bersangkutan.
  • Untuk mengaktifkan Akun Pembelajaran, pengguna dapat menggunakan user ID dan password Akun Pembelajaran untuk login di laman mail.google.com.
  • Pengguna menyetujui syarat dan ketentuan penggunaan Akun Pembelajaran serta mengganti password Akun Pembelajaran.

Editors' Picks

2. Sebanyak 136.000 siswa dan guru sudah manfaatkan akun Belajar.id

2. Sebanyak 136.000 siswa guru sudah manfaatkan akun Belajar.id
Pixabay/zapCulture

Akun pembelajaran sudah diluncurkan oleh Kemendikbud sejak 11 Desember 2020. Kemendikbud memberitahu bahwa 136.000 siswa, guru, maupun tenaga pendidikan sudah mulai memanfaatkan akun pembelajaran ini.

Kemendikbud sudah menyiapkan akun pembelajaran dengan jumlah akun siswa 27.008.332, akun guru 2.850.424, dan akun admin 529.310.

Kemendikbud mempunyai target yang nantinya akan mengakses dan menggunakan akun ini, yaitu saat semester baru dimulai akan banyak yang menggunakan akun ini.

3. Jenis layanan pada akun pembelajaran: belajar.id

3. Jenis layanan akun pembelajaran belajar.id
Youtube.com/KEMENDIKBUD RI

Layanan pembelajaran yang dapat diakses melalui akun belajar.id tidak hanya surat elektronik (e-mail) saja, tetapi juga ada penyimpanan dan pembagian dokumen, pengelolaan administrasi pembelajaran, penjadwalan proses pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran secara daring, dan Rumah Belajar Kemendikbud.

4. Tujuan diadakannya akun pembelajaran

4. Tujuan diadakan akun pembelajaran
Freepik/freepik

Selain membantu proses pembelajaran, akun ini dibuat untuk menggabungkan antara transformasi digital dengan mengintegrasikan “Cyber Pedagogy” dan “Cyber Technology” yang dapat mewujudkan Cyber Education.

Dalam pembelajaran ini diharapkan dapat mengembangkan keterampilan siswa, mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi, dan melatih siswa dapat berpikir dan kreatif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

5. Akun pembelajaran belajar.id bersifat opsional

5. Akun pembelajaran belajar.id bersifat opsional
Freepik/pressfoto

Akun pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu jalur komunikasi resmi antara Kemendikbud dengan siswa, guru, dan tenaga pendidikan. Akun ini jika tidak diakses hingga 30 Juni 2021 secara otomatis akan dinonaktifkan.

Itulah beberapa informasi terkait akun pembelajaran : belajar.id. Semoga dengan adanya akun ini akan mempermudah pembelajaran anak selama masa pandemi Covid-19.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.