Mama, Ini 5 Rahasia yang Bikin Anak Bahagia

Bagaimana mengasuh anak yang bahagia?

4 Februari 2019

Mama, Ini 5 Rahasia Bikin Anak Bahagia
Freepik/freephoto

Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah rasa bahagia. Perasaan bahagia membuat seseorang menjadi stabil jiwa dan raganya. Hal ini berlaku juga untuk anak mama. Perasaan bahagia membuatnya tumbuh menjadi lebih unggul. Rasa bahagia membuat anak merasa aman dan nyaman dengan kehidupannya. Ia pun menjadi anak yang lebih yakin bahwa keluarganya akan mendukung segala kebutuhannya. 

Apakah anak mama sudah bahagia?

Bagaimana tanda bahagia itu?

Lebih penting lagi, bagaimana cara membuat anak bahagia? Ikuti langkah ala Popmama.com ini. 

1. Tanggapi kebutuhan dan rasa aman mereka

1. Tanggapi kebutuhan rasa aman mereka
Freepik/pressfoto

Teori kelekatan menunjukkan bahwa seorang anak membangun rasa percaya kepada Mama, Papa, atau pengasuhnya sebelum ia berumur satu tahun.

 Jika anak terbiasa dengan reaksi Mama ketika anak menangis karena membutuhkan sesuatu, mereka merasa aman. Anak Mama mengerti bahwa ia bisa mengandalkan Mama. Anak mengaitkan hubungan mereka dengan Mama sebagai salah satu kenyamanan dan ketergantungan.

Jika anak sering diabaikan atau ditolak ketika mereka membutuhkan sesuatu, yang terjadi adalah insecurely attached. Di sini anak menganggap Mama bukan sebagai sosok yang memberi rasa aman tetapi ia bergantung kepada Mama untuk memenuhi kebutuhannya. Rasa tidak aman ini dapat terbawa sampai mereka dewasa.

Nah, beberapa anak mungkin akan memanfaatkan tangisannya. Anak mengerti bahwa dengan menangis maka ia akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Di sini Mama harus bisa membedakan ya, mana yang benar-benar dibutuhkan, mana yang hanya pura-pura.

Tetap waspada dan memperhatikan kebutuhan anak akan menunjukkan bahwa anak selalu menjadi prioritas Mama.

2. Kenali keunikan tiap anak

2. Kenali keunikan tiap anak
Freepik/Prostooleh

Tidak ada dua anak yang sama. Jika Mama memiliki lebih dari satu anak, yang satu sangat ceria dan heboh, sedangkan saudaranya pemalu dan pendiam. Untuk memahami bagaimana berinteraksi dengan setiap anak, Mama perlu mengetahui hal-hal unik tentang mereka.

Salah satu cara adalah menghabiskan waktu bersama mereka. Mama perlu melihat bagaimana mereka bereaksi dalam situasi tertentu. Dengan cara ini Mama akan terbiasa dengan kebiasaan mereka.

Mama perlu melakukan pendekatan dengan tiap anak. Pendekatan ini tidak berarti membiarkan anak mendapatkan perlakuan khusus atau perhatian ekstra. Jika mereka melakukan sesuatu yang salah, beri pemahaman kepada mereka beserta konsekuensi dari tindakan mereka.

Dengan mengenali keunikan tiap anak, Mama pun bisa merespon dan memenuhi kebutuhan mereka.

Editors' Picks

3. Beritahu perasaan Mama dan Papa ke anak

3. Beritahu perasaan Mama Papa ke anak
Freepik/Prakasit Khuansuwan

Mama dan Papa tentu mencintai anak. Mungkin caranya dengan merawat dan memenuhi kebutuhan mereka. Tetapi Ma, anak perlu mendengar sendiri kalau Mama dan Papa mencintai mereka. Katakan secara teratur “Mama sayang sekali sama kamu!”.

4. Beri dukungan

4. Beri dukungan
Freepik

Biarkan anak mengetahui kalau Mama dan Papa peduli kepada anak. Mama bisa melakukan ritual mengobrol setiap malam. Tanyakan tentang aktivitas anak seharian atau apakah anak Mama mengalami masalah. Dukung mereka ya, Ma.

5. Beri tanggung jawab di rumah

5. Beri tanggung jawab rumah
Freepik/Bearfotos

Libatkan anak di rumah dan berikan tangggung jawab di rumah. Beri tahu anak betapa Mama menghargai bantuan mereka. Selain melatih mereka untuk lebih bertanggung jawab, ini dapat mengajar mereka untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada orang lain. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengucapkan terima kasih pada umumnya lebih berbelas kasih dan mau membantu.

Baca juga: