Wajib Tahu! 7 Tips Mengajari Anak Etika Pakai Smartphone

Apakah anak Mama sudah mengetahui etika memakai smartphone yang baik?

16 Januari 2019

Wajib Tahu 7 Tips Mengajari Anak Etika Pakai Smartphone
Freepik

Anak Mama adalah bagian dari generasi pertama yang tumbuh dengan smartphone. Saat ini, hampir semua anak memiliki atau paling tidak pernah menggunakan telepon pintar itu. 

Bahkan seringkali anak-anak lebih jago dalam menggunakannya dibanding orangtuanya. Tapi apakah anak sudah mengetahui etika dalam memakai smartphone?

Simak tips berikut ini.

1. Buat jadwal pemakaian ponsel

1. Buat jadwal pemakaian ponsel
Freepik

Cara terbaik untuk memastikan anak tidak mengalami ketergantungan dengan smartphone adalah dengan mengawasi kapan mereka menggunakannya.

Siapkan jadwal untuk anak dan orangtua. Jadwal ini untuk menunjukkan kapan semua orang diizinkan menggunakan perangkat mereka dan kapan waktunya untuk istirahat.

2. Dorong mereka untuk menjawab telepon, dengan suara mereka

2. Dorong mereka menjawab telepon, suara mereka
Freepik.com

Ketika anak menjawab telepon, dorong mereka untuk menggunakan perilaku dasar. Setelah "Halo," respons yang sederhana misalnya "Halo Tante, apa kabar?" atau "Hai, Nenek, bagaimana kabarnya di sana?"

Bahasa untuk mengajar anak harus sedikit lebih formal daripada yang mungkin mereka gunakan. Memilih untuk tidak berbicara secara formal berbeda dengan tidak mengetahui cara yang sopan untuk memulai percakapan.

3. Menggunakan emoji pada waktu yang tepat

3. Menggunakan emoji waktu tepat
pexels.com/pixabay

Menjawab pesan memang terlihat sederhana tetapi Mama perlu mengajarkan bagaimana menjawab pesan yang sopan. Sebagai permulaan, selalu menanggapi pertanyaan teks; gunakan emoji untuk menunjukkan suasana hati, tetapi tidak untuk menjawab pertanyaan tertentu; dan, ya, ketikkan "tolong" dan "terima kasih".

Mama dan Papa bisa memulainya terlebih dahulu. Anak pasti melihat contoh dan belajar dari orangtuanya.

Editors' Picks

4. Hindari menggunakan singkatan

4. Hindari menggunakan singkatan
pexels.com/aloksharma

Berkirim pesan memang berbeda dengan berbicara secara lisan, pesan yang ditulis pun lebih singkat. Tetapi bukan berarti semua kata harus disingkat.

Misalnya saat mengirimkan pesan selamat ulang tahun, akan lebih baik bila menuliskan “happy birthday, Tante!” dibandingkan dengan “HBD!”

 Ini adalah pelajaran kecil dengan manfaat besar dan jangka panjang.

5. Isi daya smartphone di malam hari, tetapi tidak di kamar

5. Isi daya smartphone malam hari, tetapi tidak kamar
pexels.com/hasanalbari

Mintalah anak menghidupkan smartphone sebelum tidur atau membuat stasiun pengisian daya keluarga yang terletak di ruang baca atau di tempat lain selain kamar tidur anak.

Jelaskan bahwa ini adalah untuk membantu tidur dan menjaga kebiasaan memiliki perangkat yang terisi penuh esok harinya.

6. Gunakan volume suara yang tepat saat menelpon, jangan berteriak

6. Gunakan volume suara tepat saat menelpon, jangan berteriak
Freepik

Berteriak di smartphone tidak sopan bagi orang yang diajak bicara juga mengganggu orang-orang di sekitar. Mama bisa melatih anak untuk berbicara dengan suara yang tepat. Gunakan perekam di smartphone dan dengarkan hasilnya.

Ini berlaku juga jika anak membuka aplikasi dengan suara, misalnya menonton film atau main game. Tidak sopan jika menggunakan suara keras sebab akan mengganggu sekitarnya. 

7. Belajar menggunakan 'jeda'

7. Belajar menggunakan 'jeda'
Freepik/katemangostar

Jika anak bermain game di ponsel dan seseorang datang untuk berbicara dengan mereka, mereka perlu tahu cara menghentikan game, meletakkan perangkat, dan merespon.

Nah Mama, sekarang Mama sudah mengetahui bagaimana mengajar anak etika menggunakan smartphone. Yuk dicoba!

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!