3 Trik Masak ala Resto Biar Masakan Rumahan Jadi Juara, Mudah Dicoba!

Pernahkah Mama atau anak penasaran dengan masakan di resto yang bisa seenak itu? Mulai dari dagingnya yang lembut banget, ayamnya juicy sampai ke dalam, hingga sayurnya cerah dan renyah.
Ternyata, rahasianya ada di teknik masak yang simpel, Ma. Teknik masakan ini juga bisa banget Mama coba bersama anak di rumah, untuk membuat masakan jadi naik level seperti di restoran.
Nah, buat Mama dan anak yang hobi eksperimen di dapur, tiga teknik masak ala chef profesional ini bisa bantu bikin masakan rumahan yang rasanya seperti restoran bintang lima.
Nggak perlu alat fancy, yang penting tahu caranya. Yuk, simak ulasan selengkapnya dalam artikel Popmama.com berikut ini.
1. Teknik velveting bikin daging auto empuk dan lembut

Ma, suka sebal nggak sih kalau bikin beef teriyaki atau tumis daging, tapi dagingnya nggak empuk atau lembut? Jangan khawatir, ada solusinya, kok!
Coba teknik velveting, yuk. Teknik ini bisa diibaratkan seperti spa untuk daging, biar teksturnya jadi super lembut dan juicy sebelum dimasak.
Caranya pun sangat mudah, cukup siapkan daging sapi yang sudah dipotong dan siap diolah, lalu tambahkan 1 sdm tepung maizena, 1 putih telur, 1 sdt baking soda, dan 1 sdt cuka makan ke dalam daging.
Aduk semua sampai merata, lalu marinasi selama 20-30 menit. Kalau sudah, tinggal blanch atau celup sebentar daging di air panas atau minyak panas sebelum ditumis pakai bumbu.
Hasil dari teknik memasak ini bisa bikin daging jadi lebih juicy saat dimakan, dan bumbu meresap sampai ke dalam. Teknik ini nggak cuma cocok buat bikin menu beef teriyaki, tapi juga olahan tumisan lain seperti Korean beef bulgogi atau chicken kung pao.
2. Teknik brining untuk ayam yang lebih juicy

Kalau anak mama suka dengan olahan ayam yang tekstur dagingnya juicy dan lembut saat dimakan, cobain teknik brining, yuk!
Rahasia chef bintang lima ini merupakan teknik merendam ayam di air garam dan gula, yang bikin rasanya meresap dan dagingnya nggak menyusut waktu dimasak.
Untuk ayam potongan, seperti sayap atau paha, Mama bisa buat larutan 500 ml air, 2 sdm garam, dan 1 sdm gula. Boleh tambahkan lada atau bawang putih geprek biar makin wangi.
Kemudian rendam ayam di kulkas selama 1 jam untuk ayam tanpa tulang dan 6 jam untuk ayam bertulang. Setelah itu, tinggal masak sesuai resep yang Mama dan keluarga inginkan.
Mau dimasak menjadi ayam goreng, ayam panggang, atau chicken steak, dijamin olahan ayam dengan teknik ini rasanya mirip seperti yang dimakan di restoran, Ma.
3. Teknik blanching sayur tetap berwarna dan bergizi

Kalau makan di restoran, sering kali kita bertanya-tanya perihal olahan sayur mereka yang warnanya tetap cerah dan kelihatan segar.
Tahukah Mama, bahwa cara memasaknya bisa menggunakan teknik blanching! Teknik ini bukan sekadar untuk estetika saja, tapi juga bikin sayur lebih renyah dan nutrisinya jadi lebih terjaga.
Cara menggunakan teknik ini pun cukup mudah, yakni rebus air sampai benar-benar mendidih, lalu masukin sayuran seperti brokoli, buncis, pokcoy, atau asparagus. Rebus selama 2-3 menit saja, jangan lama-lama, Ma.
Setelah itu, langsung angkat dan pindahkan sayuran ke dalam mangkuk berisi air es agar proses masaknya berhenti. Hasilnya, sayur tetap crunchy dan warna hijaunya bikin makan jadi lebih lahap.
Teknik ini cocok untuk Mama yang ingin menyajikan side dish atau olahan sayur seperti capcay.
Dengan menerapkan tiga teknik masak ala resto ini, Mama sudah bisa membawa sensasi makan di luar ke meja makan keluarga.
Proses yang simpel dan bahannya mudah didapat, bikin masakan yang kita sajikan jadi next level. Yuk, coba teknik masak ini bersama anak di rumah, Ma!

















