Ketahui! Cara Mengatasi Anak yang Batuk di Malam Hari

Batuk muncul hanya di malam hari dan membuat tidur anak terganggu. Atasi dengan cara ini

8 September 2019

Ketahui Cara Mengatasi Anak Batuk Malam Hari
Freepik

Batuk di malam hari memang terasa menyiksa. Selain karena rasa gatal di tenggorokan dan lelahnya usaha mengeluarkan sekresi dahak, batuk yang muncul di malam hari mengganggu istirahat. Jika terjadi pada anak-anak, maka bisa menurunkan produktivitas keesokan harinya karena anak tidak mendapat cukup istirahat.

Batuk yang dialami anak saat sedang tidur seringkali disebabkan karena alergi. Alergi adalah reaksi abnormal atau reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh terhadap suatu zat tertentu di luar tubuh. Faktor pemicunya bisa berasal dari tempat tidur yang berdebu atau udara yang terlalu dingin.

Jangan dibiarkan, Ma. Berikut ini Popmama.com merangkum beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi batuk membandel di malam hari yang menyerang anak-anak, dilansir dari webmd.com

1.Beri minuman lemon, jahe, dan madu

1.Beri minuman lemon, jahe, madu
Freepik

Rutin mengonsumsi secangkir minuman herbal hangat dapat mencairkan lendir di saluran pernapasan anak. Membuatnya mudah kok, Ma. Campurkan lemon, sedikit parutan jahe, dan madu dengan air hangat. Minuman ini berfungsi pula untuk menghangatkan tubuh dan mengurangi terjadinya iritasi di tenggorokan anak.

Editors' Picks

2. Meninggikan posisi bantal

2. Meninggikan posisi bantal
popsugar.com

Meninggikan posisi bantal yang digunakan untuk tidur dapat mengurangi intensitas batuk di malam hari. Tidur dengan posisi telentang sejajar antara dada dengan kepala, dapat menyebabkan terjadinya penumpukkan lendir di belakang tenggorokan. Hal ini akan memicu anak batuk sepanjang malam karena secara refleks tubuh berusaha mengeluarkan lendir yang menghalangi saluran napas.

3. Rutin membersihkan kamar dari debu

3. Rutin membersihkan kamar dari debu
trustedreviews.com

Keberadaan debu sangat mudah memicu batuk pada anak. Jika anak rentan terhadap alergi, sebaiknya perhatikan kebersihan tempat tidurnya.

  1. Gantilah selimut, sprei, dan sarung bantal yang dipakai anak, setidaknya seminggu sekali.
  2. Rendam pakaian dalam air panas untuk mencegah penyebaran bakteri penyebab penyakit.
  3. Jemur bantal, guling dan kasur di bawah sinar matahari pagi untuk mengurangi bakteri yang berkumpul di ketiga benda tersebut.
  4. Cuci gorden, karpet dan benda-benda yang memiliki bulu di kamar secara teratur.

Jangan lupa rutin membersihkan mesin cuci agar pakaian dan perlengkapan tidur tidak terkontaminasi kuman yang tertinggal.
 

4. Kontrol kelembapan kamar tidur

4. Kontrol kelembapan kamar tidur
madewithoils.com

Udara yang terlalu kering atau terlalu lembap, dapat memicu produksi lendir berlebih di paru-paru. Para orangtua biasanya memasang humidifier agar udara di kamar anak lebih nyaman. 

Humidifier memang dapat membantu melembapkan ruangan saat udara kering. Namun, debu dan jamur yang merupakan faktor pemicu alergi terbesar, dapat berkembang di udara lembap. Untuk itulah, penting memiliki hygrometer untuk mengetahui tingkat kelembapan dalam ruangan sehingga dapat mengatur humidifier sesuai kebutuhan.

Cara-cara ini bukanlah solusi medis untuk mengobati batuk yang diidap anak, yang muncul di malam hari. Jika cara-cara di atas sudah dipraktekkan tetapi anak tidak menunjukkan kesembuhan yang signifikan, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan dan obat yang tepat. 

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.