Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Hubungan Pola Tidur dengan Tumbuh Kembang Anak? Ini Penjelasannya
Pexels.com/Arina Krasnikova
  • Pola tidur teratur membantu produksi hormon pertumbuhan yang penting bagi perkembangan fisik, perbaikan jaringan tubuh, dan peningkatan tinggi badan anak.
  • Saat tidur, otak anak memproses dan menyimpan informasi dari aktivitas harian sehingga mendukung kemampuan belajar, konsentrasi, serta fungsi kognitifnya.
  • Tidur cukup memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menjaga kestabilan emosi anak, menjadikannya lebih sehat, bugar, serta siap menghadapi aktivitas sehari-hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mama mungkin lebih sering memerhatikan asupan gizi dan aktivitas bermain yang dilakukan si Kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya. Padahal, ada satu kebiasaan yang tidak kalah penting, yaitu pola tidur.

Tidur bukan hanya sekadar waktu istirahat dan mengumpulkan energi. Melainkan proses tubuh mengatur dan mengembangkan setiap fungsi motorik dan kognitifnya.

Saat tertidur, tubuh dan otak si Kecil nyatanya tetap bekerja menjalankan berbagai proses penting yang mendukung pertumbuhan fisik, kemampuan belajar, hingga kesehatan emosinya.

Nah, di sinilah pentingnya pola tidur yang teratur untuk si Kecil. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, si Kecil tidak hanya mendapatkan energi baru, tetapi juga mengalami proses pemulihan dan perkembangan yang luar biasa.

Untuk itu, sudah Popmama rangkum penjelasan mengenai hubungan pola tidur dengan tumbuh kembang anak.

1. Pola tidur yang teratur membantu pertumbuhan fisik anak

Freepik/jcomp

Memasuki masa pertumbuhan, si Kecil akan mengalami banyak perubahan, seperti tinggi badan yang bertambah dan kemampuan motorik yang berkembang pesat. Untuk mendukung proses tersebut, Mama mungkin sudah berupaya memberikan makanan bernutrisi dan mengajak anak untuk aktif bergerak.

Namun, jangan lupakan tidur yang cukup dan berkualitas, Ma.

Ketika si Kecil tidur dan memasuki fase deep sleep, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan atau growth hormone lebih banyak.

Hormon ini lah yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan memperbaiki jaringan tubuh si Kecil. Sehingga aktivitas seperti berlompat dapat menambah pertumbuhan tinggi si Kecil.

Itulah mengapa Mama perlu membiasakan si Kecil untuk tidur tepat waktu. Karena kebiasaan tersebut sama pentingnya dengan pemenuhan gizinya. Dengan siklus tidur yang baik, tubuh si Kecil mendapatkan peluang untuk menjalankan proses pertumbuhan secara optimal. Meski ada faktor lainnya yang harus diperhatikan seperti genetik, nutrisi, dan aktivitas fisik.

2. Pola tidur mendukung perkembangan otak anak

Magnific.com/jcomp

Setiap harinya, pastikan si Kecil belajar banyak hal baru ya Ma. Hal-hal sederhana seperti mengenal warna, bentuk, rasa hingga mencoba memecahkan masalah dapat dilakukan sambil bermain.

Semua aktivitas tersebut menjadi penting bagi perkembangan kemampuan berpikirnya. Proses belajar tersebut nantinya direkam oleh otak dan tubuhnya.

Hal menarik yang perlu Mama tahu, bahwa otak si Kecil mengolah informasi saat ia tertidur.

Segala aktivitas dan informasi yang dilakukan si Kecil sepanjang hari selanjutnya akan disusun dan disimpan sebagai ingatan dalam proses belajar. Proses ini membantu memperkuat ingatan si Kecil dalam memahami dan mengingat pembelajaran atau pengalaman baru ketika bangun keesokan harinya.

Sebaliknya, jika Mama menemukan si Kecil yang sering kurang tidur nyenyak. Proses proses pengolahan informasi dapat menjadi kurang optimal.

Akibatnya, si Kecil sulit berkonsentrasi, mudah lupa, atau membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami hal-hal baru. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, kemampuan belajar dan perkembangan fungsi kognitif anak dapat ikut terpengaruh.

3. Pola tidur menjaga emosi anak

Magnific.com/jcomp

Setelah mengeksplorasi banyak hal baru, tubuh si Kecil tentu membutuhkan waktu untuk memulihkan tenaga. Pola tidur yang teratur seakan-akan memberikan dorongan yang cukup untuk mengaktifkan sistem kekebalan yang ada di dalam tubuh agar bersiap melawan kuman penyakit.

Selama tidur, tubuh layaknya pekerja dalam memperbaiki sel dan jaringan yang telah digunakan sepanjang hari. Pada saat yang sama, sistem kekebalan tubuh ikut aktif menghasilkan berbagai komponen yang membantu melindungi tubuh dari infeksi dan kuman.

Dengan kata lain, tidur menjadi waktu penting bagi tubuh untuk "mengisi ulang" pertahanannya.

Untuk itu, si Kecil yang memiliki pola tidur yang baik cenderung lebih bugar saat bangun dan tidak mudah jatuh sakit. Sebaliknya, jika waktu tidurnya sering kurang, proses pemulihan tubuh kurang optimal sehingga daya tahan tubuhnya ikut menurun. Karena itu, selain memenuhi kebutuhan gizi, Mama perlu membiasakan pola tidur yang teratur agar kesehatan si Kecil tetap terjaga.

4. Pola tidur memperkuat daya tahan tubuh

Magnific/jcomp

Setelah mengeksplorasi banyak hal baru, tubuh si Kecil tentu membutuhkan waktu untuk memulihkan tenaga. Pola tidur yang teratur seakan-akan memberikan dorongan yang cukup untuk mengaktifkan sistem kekebalan yang ada di dalam tubuh agar bersiap melawan kuman penyakit.

Selama tidur, tubuh layaknya pekerja dalam memperbaiki sel dan jaringan yang telah digunakan sepanjang hari.

Pada saat yang sama, sistem kekebalan tubuh ikut aktif menghasilkan berbagai komponen yang membantu melindungi tubuh dari infeksi dan kuman. Dengan kata lain, tidur menjadi waktu penting bagi tubuh untuk "mengisi ulang" pertahanannya.

Untuk itu, si Kecil yang memiliki pola tidur yang baik cenderung lebih bugar saat bangun dan tidak mudah jatuh sakit. Sebaliknya, jika waktu tidurnya sering kurang, proses pemulihan tubuh kurang optimal sehingga daya tahan tubuhnya ikut menurun. Karena itu, selain memenuhi kebutuhan gizi, Mama perlu membiasakan pola tidur yang teratur agar kesehatan si Kecil tetap terjaga.

5. Pola tidur menjadi fondasi tumbuh kembang anak

Magnific/rawpixel.com

Tumbuh kembang si Kecil dipengaruhi banyak faktor seperti asupan gizi, aktivitas fisik, dan stimulasi belajar. Aktivitas membangun pola tidur teratur, dapat menjadi salah satu kebiasaan yang berperan besar dalam mendukung kesehatan dan perkembangan si Kecil secara menyeluruh dan signifikan.

Mama dapat membayangkan faktor diatas seperti mesin dan bahan bakar pada suatu alat. Asupan gizi, aktivitas fisik, dan stimulasi belajar diibaratkan bahan bakar yang memberikan dorongan dari luar agar alat mesin dapat bergerak.

Mama perlu memberikan bahan bakar yang berkualitas agar laju mesin lebih optimal. Sementara pola tidur bagaikan mesin yang memproses supaya alat bisa digerakkan.

Dalam hal ini proses tidur yang cukup dibutuhkan agar mesin atau otak, memiliki waktu yang cukup untuk mengolah bahan bakar.

Saat si Kecil tidur, berbagai proses penting berlangsung secara bersamaan. Tubuh melepaskan hormon pertumbuhan, otak mengolah informasi yang dipelajari sepanjang hari, sistem kekebalan tubuh memperbaiki diri, sampai kemampuan mengatur emosi.

Semua proses saling melengkapi untuk membantu anak tumbuh dan berkembang sesuai usianya.

Karena itu, Mama perlu membiasakan pola tidur yang teratur sejak dini untuk si Kecil. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, si Kecil dapat tumbuh dengan tubuh yang lebih segar, lebih berkembang fisik dan kemampuan belajar, serta kestabilan emosinya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article