Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Jangan Sampai Terlewat, 4 Fondasi Tumbuh Kembang Si Kecil yang Optimal

Jangan Sampai Terlewat, 4 Fondasi Tumbuh Kembang Si Kecil yang Optimal
123rf.com/1112000
Intinya Sih
5W1H
  • Artikel menyoroti empat fondasi penting tumbuh kembang anak: eksplorasi bebas, waktu berkualitas bersama orangtua, hak anak untuk didengar, serta pemenuhan kebutuhan zat besi.

  • Ditekankan bahwa eksplorasi dan komunikasi terbuka membantu anak lebih percaya diri, mandiri, serta mampu mengekspresikan diri sejak dini.

  • Zat besi berperan besar dalam energi dan kecerdasan anak. Maltofer diperkenalkan sebagai suplemen dengan berbagai varian halal untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Orangtua mana sih yang nggak sayang sama anaknya? Semua Mama dan Papa pasti ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya.

Tapi, kita harus akui ya, Ma. Di tengah rutinitas pekerjaan dan urusan rumah tangga yang super padat, terkadang ada kebutuhan "tak terlihat" si Kecil yang tak nggak sengaja kita lewatkan. 

Kita mungkin sudah merasa cukup dengan memberinya makan dan menyekolahkannya, tapi ternyata ada aspek lain yang tak kalah krusial. Yuk cek, jangan-jangan ada yang belum kita terapkan di rumah.

1. Kesempatan untuk bereksplorasi

257452302_m.jpg
123rf.com/ferli

Siapa Mama di sini yang sering reflek bilang "Jangan lari-lari!", "Jangan main kotor!", atau "Awas jatuh!"? Popmama paham banget, mungkin Mama niatnya memang melindungi, ya, tapi kalau terlalu sering dilarang, ruang gerak si Kecil untuk belajar jadi terbatas.

Anak belajar banyak hal dari rasa penasaran mereka. Jadi, sesekali biarkan mereka bermain kotor, bongkar pasang mainan, atau mencoba sesuatu yang baru, ya, Ma. Saat Mama memberi ruang untuk bereksplorasi, mereka akan lebih berani, percaya diri, mandiri, dan melatih kreativitas serta motoriknya.

2. Waktu berkualitas bersama si Kecil

278575070_m.jpg
123rf.com/bhuvneshkumarsingh

Anak-anak butuh kehadiran orangtuanya secara utuh. Buat Mama yang bekerja, pasti sering merasa bersalah karena waktu bersama si Kecil kok rasanya kurang banget, ya. It’s okay, Ma! Mama bisa lho, luangkan waktu khusus, misalnya membacakan cerita si Kecil atau main tebak-tebakan sebelum tidur, sarapan dan makan malam bersama, atau sekadar mendengarkan cerita mereka hari ini. 

Momen-momen bonding ini bisa mengisi ‘tangki cinta’ si Kecil agar ia merasa aman dan disayang. Jadi, bukan soal seberapa lama waktu berkualitas Mama bersama si Kecil, tapi seberapa bermakna waktu tersebut. Semangat, Ma!

3. Hak mereka untuk didengar

240394856_m.jpg
123rf.com/fahng

Semakin besar, anak mulai bisa bercerita tentang apa saja. Terlebih jika mereka sudah sekolah. Kadang, mereka bercerita untuk mengungkapkan isi hatinya. Misalnya, cerita tentang bagaimana tadi si Kecil berebut mainan di sekolah atau bagaimana senangnya ia bisa main bersama teman baru. 

Saat Mama meluangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan cerita si Kecil, ia belajar bahwa perasaan dan pikirannya itu penting. Dari kebiasaan sederhana ini, anak akan lebih berani mengekspresikan diri dan membangun kepercayaan dirinya sejak dini.

4. Zat besi juga penting untuk tumbuh kembang dan kecerdasan si Kecil lho, Ma

174287045_m.jpg
123rf.com/ferli

Tahukah Mama kalau zat besi adalah salah satu mineral penting yang berperan besar dalam proses pembentukan hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Saat kebutuhan zat besi si Kecil tercukupi, tubuhnya punya energi yang cukup untuk beraktivitas dan otaknya bisa bekerja lebih optimal. Itulah mengapa zat besi sangat berkaitan dengan tumbuh kembang fisik sekaligus perkembangan kognitif anak.

Sebaliknya, jika kekurangan zat besi, si Kecil jadi lebih mudah lelah, tampak pucat, kurang bersemangat, bahkan sulit fokus saat belajar. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi proses tumbuh kembang dan kemampuan berpikirnya. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk memastikan kebutuhan zat besi si Kecil terpenuhi setiap hari.

Biasanya, zat besi bisa didapatkan dari makanan seperti daging merah, hati, ayam, ikan, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Namun, pada beberapa kondisi, asupan dari makanan saja belum tentu cukup untuk memenuhi kebutuhan harian anak.

Jika diperlukan, kekurangan zat besi dapat dibantu dengan suplementasi zat besi sesuai anjuran tenaga kesehatan. Salah satu pilihan yang bisa Mama pertimbangkan adalah Maltofer.

product.png
Dok. Maltofer

Ini nih alasan kenapa Mama harus pilih Maltofer sebagai suplemen zat besi untuk si Kecil:

  • Zat besi unik Iron Polymaltose Complex (IPC) yang diserap terkendali sesuai kebutuhan. Dengan cara kerja ini, IPC ini bekerja dengan pas tidak berkurang dan tidak lebih.
  • Cegah perusakan n saluran cerna dan minim efek samping dibandingkan zat besi lainnya (Fe²⁺) seperti mual, muntah dan konstipasi.
  • Dapat diminum kapan saja sebelum, saat dan sesudah makan bahkan diminum bersamaan dengan susu atau teh tanpa jeda, sedangkan jenis zat besi lain dalam bentuk garam besi seperti ferrous sulfate harus diberikan jeda 1-2 jam setelah atau sebelum makan
  • Rasanya enak, Mama dan si Kecil pasti suka. Awalnya mungkin Mama fokus pada kebutuhan zat besi si Kecil. Tapi jangan lupa, Mama, Papa dan anggota keluarga lainnya juga butuh asupan zat besi yang cukup, apalagi saat hamil atau menjalani aktivitas sehari-hari. 

Oleh karena itu, Maltofer hadir dalam beberapa pilihan produk:

  • Maltofer Drops (Obat Tetes): untuk anak < 1 tahun. Setiap ml (20 tetes) mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC) 178,5 mg atau setara dengan 50 mg zat besi.
  • Maltofer Sirup: untuk anak > 1 tahun.  Setiap 5 ml sirup mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC) 178,5 mg atau setara dengan 50 mg zat besi.
  • Maltofer Tablet Kunyah: untuk remaja dan dewasa. Mengandung 357 mg IPC setara 100 mg zat besi. 
  • Maltofer Fol Tablet Kunyah: untuk ibu hamil. Mengandung 357 mg IPC setara 100 mg zat besi  dan 0.35 mg Asam Folat.

Semua varian Maltofer sudah memiliki sertifikat halal, jadi Mama jangan khawatir lagi untuk memenuhi kebutuhan zat besinya ya! Mama bisa dapatkan Maltofer untuk anak dan dewasa di apotek terdekat. Untuk informasi selengkapnya tentang Maltofer, Mama bisa langsung cek di sini

Dengan #ZatBesiPasBekerjaCerdas dalam Maltofer, tumbuh kembang si Kecil dapat lebih optimal, dan Mama pun bisa mendampingi di setiap prosesnya.

Yuk, pelan-pelan kita cek lagi kebutuhan anak di rumah. Karena perhatian kecil dari Mama bisa jadi fondasi besar untuk tumbuh kembang mereka. (WEB/AMS)

Share Article
Topics
Editorial Team
Asri Muspita Sari
EditorAsri Muspita Sari

Related Articles

See More