Setiap orangtua tentu pernah sibuk. Ada kalanya Mama atau Papa tidak bisa langsung merespons saat anak memanggil, bercerita, atau meminta perhatian. Hal tersebut wajar terjadi sesekali.
Namun, ketika anak terlalu sering merasa diabaikan dalam jangka waktu lama, dampaknya ternyata tidak hanya membuatnya sedih. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengabaian emosional dapat memengaruhi perkembangan otak anak, terutama pada usia 0-5 tahun yang merupakan masa emas tumbuh kembang.
Dilansir dari penelitian yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine, mengabaikan anak dapat mengganggu perkembangan area otak yang berperan dalam pengaturan emosi, perhatian, memori kerja, hingga kontrol impuls lho, Ma.
Berikut Popmama.com rangkum apa saja dampaknya bagi si Kecil?
