Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Anak TK Terjepit Tiang, Damkar Tangsel Turun Tangan

Anak TK Terjepit Tiang, Damkar Tangsel Turun Tangan
Instagram.com/tangsel.life
  • Damkar Tangsel menerima laporan pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 10.08 WIB, tentang murid perempuan berusia 5 tahun yang kepalanya terjepit di antara tiang bangunan TK Permata Azumar, Serpong.
  • Petugas segera mengevakuasi anak dengan hati-hati menggunakan obeng dan palu untuk memperlebar bagian tembok, sementara guru mengarahkan serta menarik kepala anak perlahan agar tetap aman.
  • Setelah sekitar 30 menit, jarak kedua tiang berhasil diperluas dan anak dievakuasi tanpa luka. Insiden terjadi saat anak bermain, sementara kronologi lebih lanjut belum diketahui.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setelah banyak kasus anak yang terjepit dan tersangkut, peristiwa kepala anak terjepit kali ini terjadi di Tangerang Selatan. Pada hari Kamis, 13 Agustus 2026, damkar Tangsel mendapatkan panggilan dari TK Permata Azumar, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.

Disebut oleh instagram @tangsel.life peristiwa itu terjadi karena salah satu anak didik di TK Permata Azumar terjepit kepalanya di antara tiang bangunan. 

Berikut penjelasan peristiwa kejadian anak TK terjepit kepalanya di antara tiang versi Popmama.com.

  1. 1. Anak TK Permata Azumar terjepit tiang

    Damkar Tangsel evakuasi anak TK yang terjepit
    Instagram.com/tangsel.life

    Diketahui hal itu terjadi pada pukul 10.08 WIB saat anak perempuan berusia 5 tahun itu terjepit kepalanya di antara tiang bangunan.

    Pihak sekolah pun segera melapor kepada petugas Damkar Tangsel.

    Setelah mendapatkan laporan, petugas Damkar Tangsel segera menuju lokasi kejadian dan melakukan evakuasi dengan berbagai peralatan.


  2. 2. Proses evakuasi

    Damkar Tangsel evakuasi anak TK yang terjepit
    Instagram.com/tangsel.life

    Proses evakuasi berjalan secara hati-hati untuk mengurangi adanya cedera tambahan. Petugas Damkar Tangsel menggunakan obeng dan palu untuk menjebol tembok sedikit demi sedikit.

    Diketahui kepala anak tersebut juga diarahkan dan ditarik secara perlahan oleh salah satu gurunya, untuk memastikan posisi sang anak tetap aman dan tidak panik. 

    Setelah 30 menit yang mendebarkan, akhirnya kedua tiang tersebut dapat diperluas sehingga anak TK tersebut dapat dievakuasi tanpa luka.

    Kejadian ini menjadi alarm bagi pihak sekolah maupun orangtua untuk selalu mengingatkan dan memantau lingkungan bermain anak. Pengawasan berkala terhadap lingkungan bermain anak sangat penting guna memastikan fasilitas fisik sekolah benar-benar aman bagi aktivitas mereka.

    Itu dia proses penyelamatan anak TK terjepit di tiang yang diselamatkan Damkar Tangsel.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More