Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Jadi Media Belajar Seru, Ini Manfaat Jajanan Pasar untuk Anak

Jadi Media Belajar Seru, Ini Manfaat Jajanan Pasar untuk Anak
Popmama.com/Syiva Amalia
Intinya Sih
  • Menjadikan aktivitas berburu jajanan pasar bersama orangtua sebagai media belajar seru yang murah dan menyenangkan bagi si kecil.

  • Mengajak anak mengenalkan keberagaman budaya Nusantara sekaligus melatih stimulasi pancaindra lewat eksplorasi tekstur, warna, dan aroma kue.

  • Mengasah kemampuan matematika dasar, melatih keterampilan sosial di ruang publik, serta mempererat ikatan emosional keluarga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menghabiskan akhir pekan bersama si Kecil tidak selalu harus pergi ke mal atau tempat wisata yang mahal ya Ma.

Berburu jajanan pasar tradisional di pagi hari justru bisa jadi aktivitas sederhana yang tidak kalah menyenangkan.

Selain memanjakan lidah dengan aneka rasa yang lezat, deretan kue tradisional khas Nusantara ini ternyata menyimpan potensi besar sebagai media edukasi lho Ma.

Mulai dari melatih indra sensori hingga mengasah kemampuan bersosialisasi si Kecil, ada banyak pelajaran berharga yang bisa ia dapatkan secara alami.

Penasaran apa saja manfaatnya? Berikut sudah Popmama.com rangkum manfaat jajanan pasar untuk anak. Disimak ya Ma!

1. Mengenalkan keberagaman budaya Nusantara

Aktivitas akhir pekan Mama dan anak membeli jajanan pasar
Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Indonesia kaya akan ragam kuliner tradisional yang sarat akan sejarah dan nilai kebudayaan ya Ma.

Dengan mengajak si Kecil mengenal dan mencicipi jajanan pasar bisa jadi cara paling menyenangkan untuk memperkenalkan pada kekayaan budaya Indonesia sejak kecil Ma.

Setiap daerah di Nusantara memiliki jajanan khas dengan nama, bahan baku, dan kisah unik di baliknya.

Lewat sepiring kue klepon dari Jawa, kue lapis legit, hingga papeda dan kue asida dari timur Indonesia, Mama bisa bercerita tentang kebiasaan serta tradisi masyarakat lokal.

Dengan begitu, si Kecil tak hanya menikmati rasa lezatnya, tetapi juga belajar menghargai dan mencintai keberagaman budaya bangsa secara alami.

2. Melatih sensori anak

Anak saat mencoba membuat adona bubur candil sebagai stimulasi sensori anak gunakan jajanan pasar
Popmama.com/Syiva Amalia

Proses eksplorasi jajanan pasar ternyata bisa jadi sarana sensory play yang sangat kaya untuk si Kecil lho Ma!

Karena lewat bentuk, warna, dan tekstur jajanan yang sangat beragam ini berbagai indra anak akan terlatih secara alami.

Saat memegang kue klepon yang kenyal, kue mangkok yang empuk, hingga onde-onde dengan taburan wijen yang agak kasar, indra peraba si Kecil diajak untuk mengenali ragam tekstur Ma.

Belum lagi dari segi indra penglihatan dan penciuman, si Kecil akan dimanjakan oleh warna-warni alami kue serta aroma wangi pandan, kayu manis, hingga gurihnya parutan kelapa.

Pengalaman sensorik yang lengkap ini sangat baik untuk mendukung perkembangan otak dan kemampuan motorik halusnya Ma.

3. Mempererat ikatan emosional orangtua dan anak

Jajanan pasar momen kebersamaan Mama dan anak
Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Selain itu, aktivitas seperti berburu jajanan pasar bersama ternyata bisa menciptakan quality time yang hangat dan berkesan Ma.

Momen ketika Mama mendampingi si Kecil memilih kue kesukaannya di pasar atau menikmatinya bersama di rumah akan menjadi kenangan manis dalam tumbuh kembangnya.

Saat mengeksplorasi jajanan pasar, terjadi interaksi dua arah yang intens lho Ma.

Mama bisa mendengarkan alasan si Kecil memilih suatu kue, menjawab rasa penasaran mereka, hingga bernostalgia menceritakan kue favorit Mama sewaktu kecil.

Suasana santai dan penuh kehangatan ini sangat efektif untuk mempererat ikatan emosional serta membuat si Kecil merasa didengar dan dihargai Ma.

4. Belajar matematika dasar

Edukasi anak lewat jajanan tradisional seperti belajar matematika dasar anak
Popmama.com/Syiva Amalia

Siapa bilang belajar matematika itu membosankan dan harus lewat buku Ma?

Lewat jajanan pasar juga bisa lho, si Kecil dapat mengenal konsep matematika dasar secara langsung, seru, dan menyenangkan.

Ketika memilih kue, Mama bisa mengajak si Kecil untuk menghitung jumlah lemper yang dibeli, hingga belajar tentang ukuran dan porsi kue lapis.

Jika si Kecil sudah agak besar, Mama juga bisa melatihnya konsep berhitung uang sederhana saat membayar di pedagang.

Belajar lewat benda nyata akan membuat anak lebih cepat paham dan mengingat Ma.

5. Mengasah kemampuan sosialnya

Manfaat jajanan pasar untuk anak melatih kemampuan sosialnya
Popmama.com/Syiva Amalia/AI

Pasar tradisional adalah tempat yang tepat untuk melatih keterampilan sosial anak secara langsung Ma.

Saat diajak membeli jajanan pasar, si Kecil belajar berinteraksi dengan orang-orang di luar lingkungan rumah.

Mama bisa memberi kesempatan pada si Kecil untuk menyapa pedagang, menyebutkan pesanan kuenya sendiri, hingga mengucapkan "terima kasih" setelah menerima makanan.

Proses interaksi sederhana ini secara perlahan akan membangun rasa percaya diri anak, melatih kesantunan, serta mengajarkannya cara berkomunikasi dengan ramah dan percaya diri di ruang publik Ma.

Ternyata, sepiring jajanan pasar menyimpan banyak sekali nilai edukasi yang berharga untuk tumbuh kembang si Kecil ya, Ma.

Dari sekian banyak jenis kue tradisional, mana yang paling sering membuat si Kecil penasaran Ma?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More