Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Viral Orang Dewasa Bersihkan Kaki Pakai Mainan Anak di Playground, Dokter Ingatkan Ini

4 min read
Viral Orang Dewasa Bersihkan Kaki Pakai Mainan Anak di Playground, Dokter Ingatkan Ini
Dok. Internet
  • Video viral memperlihatkan orang dewasa membersihkan kaki dengan mainan playground, memicu kritik karena berpotensi meninggalkan bakteri pada fasilitas yang digunakan anak-anak.

  • Orangtua disarankan memakaikan kaus kaki dan pakaian tertutup, lalu mengajak anak mencuci tangan serta kaki memakai sabun setelah bermain.

  • Anak tetap boleh bermain di playground dengan pengawasan kebersihan; ganti pakaian sebelum pulang dan tunda kunjungan bila anak sedang kurang sehat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Belum lama ini viral sebuah video yang memperlihatkan aksi orang dewasa membersihkan kakinya menggunakan mainan di playground. Hal tersebut langsung menuai kritik netizen. 

Pasalnya, hal yang dilakukannya secara tidak langsung dapat menularkan bakteri ke mainan anak. Terlebih, anak-anak yang ada di playground pasti akan menggunakan mainan tersebut untuk agenda bermainnya.

Lantas, apa yang bisa dilakukan orangtua? Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com siapkan. 

  1. 1. Perlu diingat playground merupakan area umum yang digunakan banyak orang

    Playground adalah fasilitas umum yang dipakai oleh banyak orang setiap harinya. Orangtua tentu tidak dapat mengetahui siapa saja yang sebelumnya menggunakan area tersebut maupun bagaimana kondisi kebersihan setiap pengunjung.

    Kondisi ini membuat berbagai permukaan di playground berpotensi terpapar kotoran maupun mikroorganisme yang tidak terlihat oleh mata. 

    “Sebagai pengingat aja ya kalau playground tuh tempat bermain umum. Jadi, kita nggak pernah tau nih sebelumnya ada siapa yang main disitu, apa aja yang terjadi disitu, kita nggak tau,” ungkap dr. Felicia Siswanto Lie melansir dari penjelasannya di akun Instagram @feliciasiswantolie. 

  2. 2. Tips anak aman tetap terlindungi saat main di playground

    Tips anak aman tetap terlindungi saat main di playground
    Pexels/Nothing Ahead

    Agar risiko paparan kuman dapat diminimalkan, ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan sebelum dan sesudah anak bermain. 

    Pertama adalah memakaikan kaus kaki agar kaki anak tidak bersentuhan langsung dengan permukaan playground. Jika memungkinkan, pilih juga pakaian yang cukup tertutup untuk mengurangi kontak langsung antara kulit dan fasilitas bermain.

    Setelah selesai bermain, jangan lupa mengajak anak mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi kuman yang kemungkinan menempel selama anak beraktivitas di playground.

    “Makanya sebisa mungkin biasain pakein anak tuh kaos kaki, kalau bisa pake baju yang ketutup juga, dan abis main langsung cuci tangan, cuci kaki ya pake sabun,” jelas dr. Felicia Siswanto Lie.

  3. 3. Jangan lupa langsung ganti pakaian sebelum pulang ke rumah

    Jangan lupa langsung ganti pakaian sebelum pulang ke rumah
    Pexels/Nikki Villanueva

    Selain membersihkan tangan dan kaki, orangtua juga dianjurkan untuk mengganti pakaian anak setelah bermain, terutama jika playground yang dikunjungi merupakan area indoor ramai pengunjung. 

    Langkah ini dapat membantu mengurangi kemungkinan membawa kuman yang menempel pada pakaian hingga ke rumah. 

    Permukaan permainan seperti kolam bola, perosotan, pegangan tangga, maupun area bermain lainnya bisa menjadi tempat menempelnya bakteri, virus, dan jamur apabila kebersihannya tidak terjaga dengan baik. 

    Karena itu, mengganti pakaian sebelum kembali ke rumah dapat menjadi langkah pencegahan tambahan yang cukup efektif.

    “Kalau bisa, jangan pulang ke rumah dulu tapi ganti baju dulu di toilet, karena permukaan playground itu termasuk mandi bola, perosotan, bisa jadi tempat menempelkan bakteri, virus, jamur. Kalau kebersihannya nggak terjaga gitu dan kita bisa banget ketularan penyakit lewat situ,” tambahnya.

  4. 4. Anak tetap boleh bermain, tetapi orangtua perlu lebih waspada

    Anak tetap boleh bermain, tetapi orangtua perlu lebih waspada
    Unsplash/rainierridao

    Playground tetap menjadi tempat yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak. Bermain di sana dapat melatih kemampuan motorik, keberanian, hingga keterampilan bersosialisasi dengan teman sebaya. 

    Karena itu, orangtua tidak perlu melarang anak bermain hanya karena khawatir terhadap kebersihan. Namun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan. 

    Orangtua sebaiknya memastikan anak menerapkan kebiasaan hidup bersih sebelum dan sesudah bermain. Awasi pula agar anak tidak melakukan kebiasaan seperti memasukkan tangan atau mainan ke dalam mulut ketika berada di area bermain.

    “Bukan berarti anak nggak boleh main ya, tetep boleh. Cuman kita sebagai orangtua harus lebih aware karena ada banyak orang yang sharing dan ngalamin pengalaman sama dan terulang lagi. Jadi lebih baik mencegah daripada mengobati,” pungkas dr. Felicia Siswanto Lie. 

  5. 5. Pertimbangkan kondisi kesehatan anak sebelum mengajak ke playground

    Pertimbangkan kondisi kesehatan anak sebelum mengajak ke playground
    Pexels/Bulat Khamitov

    Selain memperhatikan kebersihan playground, kondisi kesehatan anak juga perlu menjadi pertimbangan. Jika anak sedang kurang fit, mengalami demam, batuk, pilek, atau daya tahan tubuhnya sedang menurun, sebaiknya orangtua menunda terlebih dahulu rencana bermain di tempat umum.

    Anak yang sedang tidak dalam kondisi prima cenderung lebih rentan tertular penyakit dari lingkungan sekitar. Menunggu hingga kondisi tubuh benar-benar pulih merupakan pilihan yang lebih aman agar aktivitas bermain tetap menyenangkan tanpa meningkatkan risiko gangguan kesehatan. 

    Dengan begitu, orangtua dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan anak untuk bermain dan upaya melindungi kesehatannya.

    Semoga informasi ini bisa jadi reminder bagi kita semua untuk tetap menjaga kebersihan di mana pun berada agar tidak jadi sarang penyakit, ya. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More