4 Pola Asuh Zee Zee Shahab dan Suami yang Sangat Menginspirasi

No 2 bisa dicontoh nih, Ma!

24 April 2018

4 Pola Asuh Zee Zee Shahab Suami Sangat Menginspirasi
Instagram.com/zeezeeshahab

Seperti yang kita ketahui, nggak ada sekolah khusus yang mengajarkan orangtua bagaimana cara mengasuh anak. Atau dapat dikatakan bahwa pola asuh itu nggak ada ilmu pastinya.

Iya nggak sih, Ma?

Namun, namanya orangtua, Mama dan Papa pasti ingin memberikan segala yang terbaik untuk anak.

Sama halnya dengan Fauziah Shahab. Seorang entertain berdarah Arab dan Betawi ini lebih dikenal dengan nama Zee Zee Shahab, yang juga merupakan istri dari pembawa berita, Prabu Revolusi.

Nah, dalam mengasuh anaknya yang bernama Khaleev, ternyata Zee Zee Shahab dan suaminya kompak banget lho, Ma.

Ditemui di Kaffein Cafe daerah Jakarta Selatan dalam keadaan hamil enam bulan, #MamaMillennial ini berbagi pola asuh yang diterapkan oleh dirinya dan suami.

Berikut Popmama.com sajikan informasinya untuk Mama

1. Ajarkan bahasa Inggris

1. Ajarkan bahasa Inggris
Instagram.com/zeezeeshahab

Zee Zee Shahab dan suami membiasakan Khaleev untuk berbicara dengan bahasa Inggris sejak kecil.

Wah, bisa juga nih, Ma! Namun, dalam pola asuh ini Mama perlu memerhatikan lingkungan ya! Kok gitu? Kenapa, ya? Karena hal ini, Zee Zee Shahab menyebutkan bahwa Khaleev mengalami delay speech.

Dalam wawancara yang dilakukan beberapa waktu lalu, Zee Zee menceritakan bahwa Khaleev belajar di sekolah umum. Zee Zee mengaku bersalah karena telah menyebabkan Khaleev kebingungan.

“Salahnya aku sama Mas Prabu itu, kita membiasakan untuk ngomong bahasa inggris di rumah dan ternyata lingkungan luarnya nggak mendukung gitu, misalnya sekolah, mungkin keluarga besar tidak sepenuhnya berbicara bahasa inggris. Jadilah dia, jadi kaya bingung,”ungkap Zee.

Zee Zee Shahab sempat membawa Khaleev ke psikolog anak dan terapi wicara, ternyata hanya karena bahasa.

“Dia itu bingung, kalau di sekolah ngomongnya bahasa Indonesia. Temen-temennya nggak ada yang bisa respon dia ngomong apa. Tapi kalau di rumah sama aku dia sangat talkative," katanya.

Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan anak yang berbeda-beda. Khaleev sudah secara otomatis menggunakan bahasa Indonesia jika berbicara dengan teman-temannya dan berbicara bahasa Inggris dengan orangtuanya.

Nah, bagi Mama yang baru ingin menerapkan pola asuh seperti ini, coba perhatikan lingkungan anak mama ya!

Editors' Pick

2. Sediakan ruang menangis

2. Sediakan ruang menangis
Instagram.com/zeezeeshahab

Nah, pola asuh kedua yang diterapkan oleh Zee Zee Shahab dan suaminya adalah adanya ruang menangis.

“Jadi, aku sama Mas Prabu itu bersepakat, anak ini harus malu menangis di depan orang banyak,”ungkapnya.

Ia berpendapat bahwa dengan cara ini anak mama jadi tidak mudah menangis atau tantrum ketika Mama atau Papa tidak membelikan mainan ketika berada di mal.

“Saat dia sudah mulai menangis, dia akan nunduk, tutup matanya dan suaranya nggak berani kedengeran. Karena prinsipnya, kalau mau nangis suaranya harus kenceng semua orang harus denger, kalau enggak gak usah nangis diem dipojokan sampai berhenti nangis. Jadi, itu pilihannya mau di rumah mau di luar gitu,”tambahnya. 

3. Ajak anak untuk mengungkapkan perasaannya

3. Ajak anak mengungkapkan perasaannya
Instagram.com/zeezeeshahab

Menurut Zee, ia berusaha memancing anaknya untuk menceritakan apa yang ia rasakan, misalnya tentang apa saja yang ia lakukan di sekolah. 

Tidak hanya berhenti di situ, dalam dialognya bersama anak, Zee Zee kerap menanamkan nilai-nilai positif untuk anaknya.

“Hal-hal seperti itu yang mungkin kita nggak sadar, tapi itu penting lho untuk pembentukan karakter dia di usia golden age," tambahnya. 

Setuju banget dengan Mama Zee Zee.

4. Mengenalkan banyak hal

4. Mengenalkan banyak hal
Instagram.com/zeezeeshahab

Zee Zee Shihab dan suami memiliki sebuah quote,

“Anak yang bahagia adalah anak yang bisa menemukan passion-nya dia dari kecil, apa yang dia suka, bakatnya dia, potensinya dia”

Maka, untuk menstimulasi Khaleev, orangtua millennial ini mengenalkan banyak hal pada Khaleev agar mereka bisa mengetahui minat anaknya ini ke mana, misalnya sport, science, sosial atau bahasa.

“Setiap minggu kita kasih dia edukasi tapi caranya sambil bermain, misalnya aku ajak ke museum, aku kasih tahu sejarah, kenapa? Kebetulan aku suka museum, kan. Atau nextweek-nya sama Mas Prabu diajak ke bengkel, nextweek-nya lagi kita ajak ke akuarium,” tambahnya.

Sejauh ini, Zee Zee Shahab melihat Khaleev memiliki minat otomotif lho Ma. Keren ya!

Nah, bagaimanakah dengan Mama? Kalau anak aama, minatnya apa nih? 

The Latest