Tak Hanya Motorik Halus, Asah Juga Motorik Kasar Melalui Kegiatan ini!

Kali ini ajak anak untuk bermain di outdoor yuk!

20 Maret 2021

Tak Ha Motorik Halus, Asah Juga Motorik Kasar Melalui Kegiatan ini
Unsplash/hisu lee

Masa kanak-kanak akan selalu diwarnai dengan banyak kegiatan, dari mulai berlari, memanjat, dan berayun. Keterampilan motorik kasar merupakan faktor yang membuat semuanya terjadi.

Berbicara mengenai motorik anak, motorik halus lebih condong mengandalkan keterampilan tangan dan jari, sedangkan motorik kasar lebih melibatkan kekuatan yang lebih besar seperti duduk, berdiri, berjalan, dan berlari.

Tetapi apa yang dapat Mama lakukan untuk membantu memastikan keterampilan motorik kasar tersebut berkembang sebagaimana mestinya?

Nah kali ini Popmama.comakan mengajak Mama dan anak untuk bermain di luar ruangan sekaligus bertujuan untuk mengasah motorik kasarnya.

Kira-kira kegiatan apa saja yang bisa Mama dan anak lakukan ya? Check this one out, Ma!

1. Permainan berpura-pura

1. Permainan berpura-pura
Unsplash/steven libralon

Kunci untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar pada anak adalah melakukan kegiatan yang dapat mengoleh tubuhnya.

Mama dapat mengembangkan imajinasi dan gerakan anak melalui permainan berpura-pura.

Minta ia berjalan seperti bebek, terbang seperti pesawat terbang atau melompat seperti kelinci.

Selain itu, Mama juga dapat menyuruhnya untuk berpura-pura menjadi sesuatu, dan Mama menebaknya.

2. Bermain taplak meja

2. Bermain taplak meja
Unsplash/aaron burden

Melompat dapat menjadi tantangan bagi anak untuk mengembangkan motorik kasarnya.

Kegiatan ini membutuhkan otot, keseimbangan dan koordinasi yang kuat.

Biarkan anak Mama melakukan permainan taplak meja.

Agar lebih menantang, Mama dapat mengganti pola taplak meja sehingga ia bisa lebih meningkatkan keseimbangan tubuhnya.

Editors' Picks

3. Berguling menuruni bukit kecil

3. Berguling menuruni bukit kecil
Unsplash/luke porter

Yang satu ini mungkin memicu kenangan ketika Mama masih kecil, kan?

Ajak anak mama ke sebuah bukit kecil yang landai dan biarkan mereka berguling menurun.

Berguling dapat membantunya sadar akan hubungan tubuh bagian atas dan bawah.

4. Bermain ayunan di taman bermain

4. Bermain ayunan taman bermain
Unsplash/annie spratt

Berayun di ayunan membantu anak Mama meningkatkan keseimbangannya.

Bermain ayunan juga membuatnya lebih mudah untuk mengkoordinasikan pemindahan berat badan dengan menggerakkan kakinya ke depan dan belakang.

Selain bermain ayunan, Mama juga dapat mengajaknya bermain perosotan dan memanjat untuk mengembangkan keterampilan motorik kasar di tempat bermain.

5. Berdansa dengan musik

5. Berdansa musik
Unsplash/joy real

Menari dengan musik membantunya membangun kesadaran ritme anak.

Selain itu, menari juga dapat meningkatkan keterampilan motorik kasarnya.

Lagu-lagu dengan lirik yang menyerukan gerakan, seperti kepala pundak lutut kaki juga merupakan kegiatan yang seru untuk dilakukan agar membuat tubuhnya bergerak dengan cara yang terkoordinasi.

6. Permainan keseimbangan

6. Permainan keseimbangan
Unsplash/jordan whitt

Untuk melakukan permainan keseimbangan, Mama dapat membentangkan seutas tali atau pita secara lurus di lantai dan biarkan anak Mam berjalan di atasnya.

Selain itu, Mama juga dapat mengajaknya berdiri diatas satu lembar kertas dan membiarkan anak mama dan 2 temannya beridiri diatas kertas tersebut tanpa keluar dari batas kertas selama beberapa menit.

7. Melewati rintangan

7. Melewati rintangan
Unsplash/basil lade

Permainan melewati rintangan adalah cara yang menyenangkan untuk membuat anak mama bergerak.

Mama dapat mengajaknya ke tempat permainan outdoor untuk anak-anak.

Biasanya mereka diminta untuk menyeimbangkan diri, merangkak, melompat, dan berlari.

Selain manfaat tersebut, permainan melewati rintangan juga dapat membuat anak mama menjadi pemberani.

Ternyata seru ya Ma melakukan 7 kegiatan outdoor bersama anak yang sekaligus dapat mengasah motorik kasarnya. Jadi tunggu apalagi Ma, ajak anak mama bermain outdoor yuk di weekend ini!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.