Dramatis! Damkar Jaktim Evakuasi Balita 4 Tahun Terperosok Sumur 15 Meter

Balita laki-laki berusia 4 tahun terperosok ke sumur tua sedalam 15 meter di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, setelah penutup sumur dibuka saat kakeknya memperbaiki pipa.
Damkar Jakarta Timur menerima laporan pukul 13.32 WIB dan mengerahkan tim penyelamat; korban berhasil diangkat pukul 14.40 WIB dalam keadaan selamat dan sadar.
Evakuasi berlangsung 58 menit dengan tripod serta tali pengaman karena lubang sumur sempit; korban kemudian dibawa ambulans untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Lagi-lagi damkar menjadi superhero di segala situasi. Peristiwa dramatis ini terjadi pada Selasa (13/10/2026) siang di Jalan Masjid Nurul Falah, Gang Jaya, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.
Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur berhasil menyelamatkan seorang balita laki-laki berusia 4 tahun yang terperosok ke dalam sumur tua setinggi 15 meter.
Insiden ini berawal saat sang kakek melapor ke pos damkar pada pukul 13.32 WIB, yang langsung direspon cepat.
Damkar mengerahkan 1 unit Light Rescue dan 4 personel di bawah pimpinan Danreg Imron Mashadi. Dengan penuh dramatis, korban akhirnya berhasil diangkat ke permukaan pada pukul 14.40 WIB dalam kondisi selamat serta sadar.
Intip rangkuman Popmama.com mengenai fakta damkar Jaktim evakuasi balita 4 tahun terperosok sumur 15 meter.
Table of Content
Kronologi: Berawal dari Perbaikan Pipa Pompa Air hingga Korban Terperosok

Popmama.com/Syiva Amalia/AI Peristiwa menegangkan ini bermula dari sang kakek yang tengah memperbaiki saluran pipa. Pipa tersebut rupanya terhubung dengan pompa air di rumahnya.
Karena pekerjaan tersebut, tutup lubang sumur tua yang berada di lorong bagian tengah rumah pun terpaksa dibuka.
Namun, petaka terjadi ketika sang kakek melangkah keluar untuk mengambil peralatan pipa.
Tanpa disadari, cucunya yang masih balita bernama Delvin (4) berjalan melintasi lorong tengah tersebut.
Sebab tidak menyadari adanya lubang sumur yang menganga tanpa pengaman. Anak bernasib naas itu seketika terperosok dan jatuh ke dasar sumur kering setinggi 15 meter.
Di dasar sumur tua yang gelap dan sempit, Delvin bertahan dalam kondisi sadar. Meskipun terus menangis histeris karena ketakutan dan tidak mampu berdiri.
Damkar Jaktim Evakuasi Balita Selama 58 Menit

Popmama.com/Syiva Amalia/AI Mengetahui korban terperosok, sang kakek segera mendatangi Pos Damkar terdekat untuk meminta bantuan.
Merespon laporan tersebut, tim gabungan dikeluarkan untuk mengevakuasi Delvin dari sumur.
Total sebanyak 6 personel dari Sub CC kawasan Taman Mini dan Pos Al-Hamid meluncur ke Jalan Masjid Nurul Falah, Pondok Ranggon, Cipayung.
Karena keterbatasan ruangan, evakuasi ini berlangsung penuh tantangan. Sebab diameter lubang sumur yang sangat sempit, hanya berukuran sekitar 50 x 60 cm.
Petugas damkar harus bekerja ekstra dan hati-hati. Mengingat riuhnya kerumunan warga yang menonton dan keluarga yang panik di area rumah.
Bahkan untuk menjangkau korban, tim damkar memasang peralatan tripod. Hal ini sebagai penyangga di atas bibir sumur.
Tidak hanya itu, damkar juga menggunakan sistem tali pengaman guna menurunkan satu personel ke dasar sumur.
Petugas di dasar sumur akhirnya berhasil mengamankan tubuh Delvin dan diangkat secara perlahan menuju ke permukaan.
Seluruh proses evakuasi yang menegangkan tersebut berhasil dituntaskan dalam waktu 58 menit. Setelahnya korban langsung dirujuk menggunakan ambulans untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Pengamanan untuk Anak di Rumah

Popmama.com/Syiva Amalia/AI Insiden yang menimpa Delvin tentu menjadi pelajaran berharga bagi para orangtua. Mengenai penjagaan keamanan di lingkungan rumah.
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur mengimbau agar setiap orangtua memeriksa ulang area-area berisiko dilalui anak. Seperti bibir sumur, septic tank, atau lubang drainase.
Langkah utama yang wajib dilakukan para Mama adalah memasang penutup permanen yang kokoh. Misalnya plat besi atau coran beton. Supaya tidak mudah tergeser atau dibuka oleh anak-anak saat bermain.
Tidak hanya itu, pengawasan aktif menjadi benteng utama keselamatan anak. Hal ini karena balita usia 4 tahun memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi.
Ketika sedang melakukan pekerjaan rumah atau perbaikan fasilitas rumah, pastikan anak berada di area bermain yang aman. Sehingga kejadian dramatis ini tidak kembali terjadi.
Demikian fakta damkar Jaktim evakuasi balita 4 tahun terperosok sumur 15 meter.
Musibah di dalam rumah bisa terjadi kapan saja tanpa diduga. Kewaspadaan ekstra dan pengawasan ketat Mama adalah kunci utama keselamatan anak. Semoga bermanfaat.






















