Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Bahan Pakaian Bisa Mengganggu Kesehatan Kulit?

Kenapa Bahan Pakaian Berpengaruh pada Kesehatan Kulit?
Popmama.com/Yesica Kirana/AI
Intinya sih...
  • Pakaian sintetis menahan keringat, memudahkan pertumbuhan bakteri, dan bisa memicu gatal, iritasi, atau ruam.
  • Polyester, kain dengan bahan kimia, dan pakaian terlalu ketat dapat menyebabkan iritasi kulit.
  • Katun organik, linen, dan bamboo adalah bahan yang nyaman dan aman untuk kulit sensitif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Mama pasti ingin tampil stylish dengan outfit yang menarik, tapi tahukah kalau bahan pakaian yang dikenakan sehari-hari bisa berdampak langsung ke kulit dan kenyamanan tubuh? 

Bahan pakaian yang tidak tepat bisa membuat kulit terasa gatal, iritasi, bahkan memicu ruam atau alergi. 

Selain itu, pakaian juga memengaruhi sirkulasi udara dan kelembapan kulit, apalagi saat Mama sedang berkeringat. Karena itu, penting untuk mengetahui bahan kain yang aman dan nyaman dipakai, sekaligus tetap modis. 

Berikut Popmama.com akan membahas kenapa bahan pakaian dapat menganggu kesehatan kulit, melansir dari Hip & Healthy. Yuk simak berikut ini. 

Table of Content

Kulit dan Pakaian

Kulit dan Pakaian

Kenapa Bahan Pakaian Berpengaruh pada Kesehatan Kulit?
Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Kulit adalah organ tubuh yang setiap hari bersentuhan dengan pakaian, dimana jenis kain yang Mama pilih dapat berdampak langsung pada kesehatan kulit. 

Pakaian dari bahan sintetis atau tebal dapat menahan keringat, membuat kulit lembap, dan memudahkan pertumbuhan bakteri, sehingga berisiko menimbulkan gatal, ruam merah, iritasi di lipatan tubuh seperti leher, ketiak, atau punggung, bahkan bau badan lebih cepat muncul. 

Selain itu, pakaian yang melalui proses finishing dengan zat kimia atau pewarna tertentu juga bisa memicu alergi, terutama bagi Mama dengan kulit sensitif. 

Bahan Pakaian yang Sebaiknya Dihindari

Kenapa Bahan Pakaian Berpengaruh pada Kesehatan Kulit?
Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Tidak semua bahan yang terlihat menarik ramah untuk kulit. Beberapa bahan bisa menimbulkan efek jangka pendek maupun jangka panjang jika Mama sering memakainya:

  • Polyester: merupakan bahan yang awet dan mudah dibentuk, namun menimbulkan rasa panas yang memicu kulit lembap, iritasi, atau gatal.
  • Kain yang diolah dengan bahan kimia: dapat memicu alergi, terutama pada kulit sensitif.
  • Pakaian terlalu ketat: dapat menyebabkan gesekan terus-menerus, kulit iritasi, dan meninggalkan bekas merah.

Karena itu, memerhatikan jenis bahan pakaian dapat membantu Mama bisa lebih selektif memilih baju yang nyaman sekaligus aman untuk kulit.

Bahan yang Ramah di Kulit

Kenapa Bahan Pakaian Berpengaruh pada Kesehatan Kulit?
Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Jangan khawatir, untuk mendukung tampilan Mama masih terdapat berbagai jenis bahan yang dapat dikenakan dengan nyaman dan tetap stylish, seperti:

  • Katun organik: bahan ini lembut, menyerap keringat, minim residu kimia. 
  • Linen: bahan ini ringan, adem, dan membuat kulit tetap kering meski cuaca panas.
  • Bamboo: bahan ini lembut, hypoallergenic, dan menenangkan kulit sensitif. 

Bahan-bahan alami ini mampu menyerap keringat, mengurangi gesekan, dan meminimalkan iritasi. Jadi Mama tetap bisa tampil menawan tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesehatan kulit.

Tips Memilih Pakaian yang Nyaman

Kenapa Bahan Pakaian Berpengaruh pada Kesehatan Kulit?
Popmama.com/Yesica Kirana/AI

Agar Mama tetap stylish sambil menjaga kulit tetap sehat, simak tips praktis berikut:

  • Cek label bahan: sebelum membeli baju baru, supaya tahu aman untuk kulit.
  • Pilih kain yang menyerap keringat: seperti katun atau linen, agar kulit tetap kering dan nyaman sepanjang hari.
  • Cuci pakaian baru sebelum dipakai: untuk mengurangi residu bahan kimia yang bisa menimbulkan alergi.
  • Pilih bahan alami: jika Mama punya kulit sensitif, misalnya katun organik atau bambu.
  • Hindari pakaian terlalu ketat: untuk mencegah gesekan dan Mama tetap bebas bergerak.
  • Perhatikan reaksi kulit setelah mencoba pakaian baru: jika timbul rasa gatal, kemerahan, atau ruam ringan, sebaiknya ganti bahan atau cuci ulang sebelum dipakai lagi.

Inilah penjelasan bahwa pakaian dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit, jika tidak diperhatikan dengan baik. 

Namun, hal ini dapat dicegah dengan memilih bahan yang tepat, agar Mama tetap tampil stylish, nyaman, dan kulit tetap sehat sepanjang hari. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Life

See More

Bolehkah Istri Minta Cerai dalam Islam? Berikut Penjelasannya!

03 Feb 2026, 14:08 WIBLife