Diduga Terjangkit Virus Corona, Pasien RSPI Sulianto Saroso Jalani Tes

Virus Corona belum bisa diatasi, penyebabnya pun masih dipelajari

25 Januari 2020

Diduga Terjangkit Virus Corona, Pasien RSPI Sulianto Saroso Jalani Tes
Unsplash/CDC

Salah satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso diduga terjangkit virus corona. Dilansir dari IDNTimes  pasien tersebut tengah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso.

Pasien yang diduga terinfeksi virus tersebut mengalami gejala berupa demam di atas 38 derajat, radang tenggorokan, disertai batuk dan flu.

Namun, Humas RSPI Sulanti Saroso belum membenarkan pasien terjangkit virus corona.

Sebelumnya, Direktur Medik dan Perawatan RSPI Sulanti Saroso, Diani Kusumawardani mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian tes dan hasilnya dapat diketahui 2 hari kemudian.

“Memang ada serangkaian tes yang dilakukan, yakni mengambil sampel cairan hidung dan tenggorokan untuk diperiksa dan dua hari baru akan keluar hasilnya” jelas Diani pada awak media.

Akhir-akhir ini, virus corona memang telah menjadi perhatian banyak pihak.

Hal tersebut karena virus corona diduga memiliki bahaya yang mengkhawatirkan dan penyebarannya yang mudah.

Maka, diperlukan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap virus corona ini. Secara lebih lanjut, yuk ketahui cara penularan dan pencegahan yang dapat dilakukan. 

Berikut Popmama.com lansir informasinya dari berbagai sumber.

Editors' Picks

1. Asal dan penyebab virus Corona

1. Asal penyebab virus Corona
Nytimes.com

Corona, virus yang menjadi perbincangan hangat dunia sejak mewabah di Wuhan, China pada Desember 2019 lalu. Hal ini berawal sejak pejabat kesehatan masyarakat dari Tiongkok yang memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa mereka memiliki masalah. Mengenai virus baru yang tidak diketahui menyebabkan penyakit seperti pneumonia di kota Wuhan.

Kemudian mereka menentukan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh virus Corona.

Kini, virus Corona pun dikabarkan menyebar dengan cepat ke luar kota Wuhan.

Awalnya, virus Corona hanya menginfeksi hewan, akan tetapi dapat berkembang dan menjangkiti manusia. 

Manusia yang pertama kali terinfeksi virus Corona diketahui terjadi di pasar makanan laut Wuhan, China. 

Jenis hewan dari mana virus itu berasal pun belum diketahui.

Satu tim peneliti di China menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa itu berasal dari ular, berdasarkan kode genetik virus. Namun, para ilmuwan sangat skeptis dengan kesimpulan itu.

Analisis lain juga menemukan bahwa urutan genetik virus baru 96 persen identik dengan satu virus Corona yang ditemukan pada kelelawar. Hingga kini, keduanya masih belum bisa dikatakan sebagai penyebab yang pasti karena belum adanya titik terang.

2. Cara penyebaran virus Corona

2. Cara penyebaran virus Corona
The Canadian Press/Jonathn Hayward

Dikutip dari TheGuardian, komisi kesehatan nasional China menyatakan bahwa penularan virus ini dapat terjadi dari manusia pada manusia lain. Pada 24 Januari pihak berwenang China telah mengakui terdapat 830 kasus dan adanya 26 orang yang meninggal akibat virus Corona. 

Orang yang terinfeksi virus Corona akan mengalami  pneumonia. Mereka akan menderita batuk, demam, dan kesulitan bernafas.

Pada kasus yang parah bisa terjadi kegagalan organ. Untuk mengatasi virus ini, pemberian antibiotik pada pasien tidak akan bekerja sehingga biasanya dokter akan melakukan rawat inap di rumah sakit.

Proses pemulihan juga bergantung pada kekuatan sistem kekebalan tubuh pasien. Namun, banyak orang terinfeksi virus Corona mengalami kondisi kesehatan  yang memburuk sehingga berakhir meninggal dunia. 

3. Cara pencegahan infeksi virus Corona

3. Cara pencegahan infeksi virus Corona
Pexels/jeshoots.com

Seperti yang diketahui bahwa hingga saat ini penyebab pasti dari virus Corona belum diketahui dan pengobatannya belum ditemukan dengan jelas.

Ada beberapa cara pencegahan yang mudah dilakukan untuk terhindari dari virus Corona, yaitu sebagai berikut:

  • Menggunakan masker tertutup saat berpergian karena udara bisa jadi media penyebaran.
  • Lalu, hindari untuk melakukan kontak langsung dengan hewan. 
  • Hindari orang yang sedang sakit, terutama jika orang tersebut menderita demam, batuk atau kesulitan bernafas. 
  • Selain itu, sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol. 
  • Usahakan juga untuk tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang tidak dicuci karena kebersihan diri dapat mencegah tubuh terinfeksi virus tersebut. 

Jaga kondisi tubuh dan cukupi asupan nutrisi harian agar selalu tetap fit dan terhindar dari wabah virus corona. Hindari juga tempat ramai, jika tidak ada keperluan mendesak.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.