Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apakah GERD Bisa Sembuh Total? Begini Fakta Medisnya
Pexels/Anastasia Shuraeva
  • GERD merupakan kondisi kronis yang umumnya tidak bisa sembuh total, namun gejalanya dapat dikendalikan melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup hingga penderita merasa sehat sepenuhnya.
  • Penanganan GERD meliputi penyesuaian pola makan, penggunaan obat seperti antasida, H-2 blocker, atau PPI, serta tindakan operasi fundoplication untuk kasus berat yang tidak merespons obat.
  • Penderita disarankan segera ke dokter bila gejala muncul lebih dari dua kali seminggu atau disertai tanda bahaya seperti muntah darah, nyeri menelan, dan penurunan berat badan drastis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sensasi dada terbakar (heartburn) dan mual akibat asam lambung naik tentu sangat mengganggu aktivitas harian. 

Bagi kamu yang sering bolak-balik mengalami kondisi ini, mungkin mulai merasa lelah, cemas, dan putus asa menghadapi keluhan di area perut yang seolah tak kunjung usai meski sudah minum obat.

Pertanyaan besar pun sering kali muncul di benak kita, “Apakah GERD bisa sembuh secara permanen?”. 

Untuk kamu yang penasaran dengan pertanyaan tadi, berikut Popmama.com rangkum apakah GERD bisa sembuh total? Yuk, simak sampai habis!

Bisakah GERD Disembuhkan?

Pexels/Sinitta Leunen

Jawabannya adalah GERD merupakan kondisi medis kronis yang mungkin tidak bisa disembuhkan secara total dan permanen hingga 100% pada banyak kasus, tetapi gejalanya sangat bisa dikendalikan hingga kamu merasa sehat sepenuhnya.

Mengutip situs Healthline, GERD pada dasarnya terjadi karena adanya masalah struktural atau kelemahan fungsi pada otot sfingter esofagus bagian bawah. 

Otot ini bertugas sebagai katup antara kerongkongan dan lambung. Ketika katup ini kendur, cairan asam bisa leluasa naik ke atas. 

Karena akar masalahnya ada pada otot yang melemah, membalikkan kondisinya menjadi sempurna seperti semula tentu tidak semudah meminum satu pil ajaib.

Namun, kamu tidak perlu berkecil hati. Dengan penyesuaian gaya hidup dan pengobatan yang disiplin, mayoritas penderita GERD bisa membaik. 

Artinya, kamu tetap bisa hidup normal, beraktivitas dengan nyaman, dan makan dengan enak tanpa sedikit pun merasakan gejala asam lambung yang mengganggu.

Ragam Cara Mengobati GERD

Pexels/Ketut Subiyanto

Lantaran gejalanya bisa ditekan secara maksimal, ada beberapa rute pengobatan yang biasanya akan dievaluasi dan direkomendasikan oleh dokter. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Perubahan gaya hidup dan pola makan: Ini adalah garis pertahanan pertama dan paling utama. Mengatur apa yang masuk ke perut dan kebiasaan setelahnya adalah fondasi penyembuhan.

  • Penggunaan terapi obat-obatan: Dokter akan memberikan resep obat untuk membantu menekan produksi asam sehingga memberi waktu bagi kerongkongan untuk sembuh dari luka iritasi.

  • Tindakan operasi atau pembedahan: Pada tahap yang sudah sangat parah, tindakan medis lanjutan mungkin diperlukan. 

Mengutip Johns Hopkins Medicine, bagi pasien GERD berat yang katup kerongkongannya sudah sangat tidak berfungsi dan tidak merespons obat sama sekali, dokter bedah mungkin akan menyarankan operasi seperti fundoplication.

Prosedur ini bertujuan untuk mengikat dan mengencangkan kembali area katup tersebut.

Pilihan Obat Penderita GERD

Pexels/SHVETS production

Melansir dari Gaviscon UK, berikut adalah beberapa obat yang sering diresepkan atau tersedia di apotek:

  • Antasida: Obat ini bisa dibeli bebas dan sangat efektif untuk menetralkan kadar asam lambung dengan cepat. Cocok untuk meredakan keluhan ringan secara instan, namun tidak untuk menyembuhkan luka peradangan.

  • H-2 receptor blockers (Penghambat H-2): Obat jenis ini (seperti famotidine atau cimetidine) bekerja dengan cara mengurangi jumlah produksi asam di dalam lambung, sehingga iritasi tidak bertambah parah.

  • Proton pump inhibitors (PPI): Golongan obat ini (seperti omeprazole dan lansoprazole) jauh lebih kuat dalam menghambat produksi asam dibandingkan penghambat H-2. 

Obat ini juga sangat direkomendasikan karena memberikan waktu yang cukup bagi jaringan kerongkongan yang rusak untuk memulihkan diri.

Kapan Harus Segera Pergi ke Dokter?

Pexels/Polina Tankilevitch

Meski banyak obat maag dan penurun asam lambung yang dijual bebas di pasaran, bukan berarti kamu bisa terus-terusan mengobati diri sendiri. 

Kamu wajib segera mengatur jadwal konsultasi dengan dokter apabila keluhan GERD yang kamu rasakan terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu, meski sudah rutin meminum obat bebas.

Selain itu, kamu harus segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala bahaya , seperti kesulitan dan rasa sakit saat menelan, muntah darah atau cairan berwarna hitam gelap seperti ampas kopi, feses berdarah, serta penurunan berat badan yang drastis tanpa sebab. 

Gejala-gejala tersebut membutuhkan pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi untuk mencegah komplikasi serius.

Tips Hidup Sehat untuk Penderita GERD

Pexels/Gül Işık

Mengutip Parsley Health, berikut adalah daftar kebiasaan sehat yang bisa kamu coba:

  • Makan dengan porsi kecil tapi sering: Lambung yang terlalu penuh akan memberikan tekanan ekstra pada katup kerongkongan. Membagi porsi makan jadi lebih kecil sangat membantu meringankan kerja pencernaan.

  • Patuhi aturan jam tidur: Jangan pernah langsung berbaring setelah makan besar. Berikan jeda waktu setidaknya 2 hingga 3 jam agar makanan bisa turun dengan sempurna berkat bantuan gravitasi bumi.

  • Jauhi pemicunya: Kurangi atau hindari makanan yang bisa memicu asam lambung naik, seperti sajian super pedas, santan kental, makanan berlemak tinggi, cokelat, kafein, dan minuman bersoda.

  • Kelola stres dengan baik: Ternyata perut dan pikiran kita itu saling terhubung erat. Tingkat stres yang tinggi dan kecemasan terbukti secara medis dapat memperburuk produksi asam lambung. Mulailah bermeditasi, berolahraga ringan, atau melakukan hobi yang menyenangkan.

  • Tinggikan posisi kepala saat tidur: Gunakan bantal khusus penderita asam lambung (wedge pillow) saat tidur malam untuk mencegah asam merembes naik ke tenggorokan.

Nah, itulah pembahasan mengenai apakah GERD bisa sembuh total? Semoga bermanfaat!

Editorial Team

Related Article