Comscore Tracker
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jangan Langsung Diurut, Lakukan Ini saat Cedera Bahu

Nyeri di bahu bisa disebabkan oleh banyak hal

3 Desember 2022

Jangan Langsung Diurut, Lakukan Ini saat Cedera Bahu
Freepik/8photo

Bahu adalah persendian tempat tulang lengan atas (humerus) memungkinkan kamu mengangkat dan menggerakkan lengan. Sementara saat ini kamu sedang alami cedera bahu?

Ketahuilah, bahwa kondisi kesehatan tersebut sering disebabkan oleh aktivitas yang melibatkan gerakan overhead berlebihan atau berulang. Terutama jika kamu melempar sesuatu dan angkat beban hingga berkebun Ya, artinya cedera itu sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal.

Bahkan terkadang nyeri bahu berasal dari kondisi seperti radang sendi. Namun jangan langsung diurut. Berikut Popmama.com berikan informasi selengkapnya di bawah ini. Yuk, cek ulasannya!

1. Apa saja gejala saat cedera bahu?

1. Apa saja gejala saat cedera bahu
Freepik

Bahu adalah sendi yang paling bisa digerakkan dalam tubuh manusia. Apabila mengalami cedera, biasanya tidak bisa memberikan jangkauan gerak yang luas pada bahu. Terutama ketika terjadi pembengkakan, kerusakan atau perubahan tulang di sekitar manset rotator. Kondisinya dapat menyebabkan nyeri bahu. 

Bahkan kamu pun mungkin merasakan sakit saat mengangkat lengan di atas kepala atau menggerakkannya ke depan atau ke belakang. Seiring dengan nyeri bahu, tanda dan gejala lain termasuk:

  • Kekakuan
  • kelemahan
  • ketidakmampuan untuk memutar atau mengangkat lengan melalui gerakan normal
  • Bahu mungkin juga terasa kendur, seperti bisa lepas atau bergeser dari tempatnya
  • Untuk patah tulang dan dislokasi, bahu mungkin tampak cacat

Editors' Picks

2. Apa penyebab dari cedera bahu?

2. Apa penyebab dari cedera bahu
Freepik/stockking

Ketahuilah, bahwa penyebab paling umum dari nyeri bahu terjadi ketika tendon manset rotator terperangkap di bawah area tulang di bahu. Tendon menjadi meradang atau rusak. Kondisi ini disebut rotator cuff tendinitis atau bursitis.

Dilansir dari Healthline, beberapa faktor dan kondisi dapat menyebabkan nyeri bahu. Penyebab paling umum adalah rotator cuff tendinitis yang ditandai dengan tendon bengkak. Terkadang nyeri bahu merupakan akibat dari cedera di lokasi lain di tubuh, biasanya di leher atau bisep.

Sedangkan nyeri bahu juga dapat disebabkan oleh:

  • Arthritis pada sendi bahu
  • Patah tulang bahu
  • Dislokasi bahu
  • Pemisahan bahu
  • Bahu beku yang terjadi saat otot, tendon dan ligamen di dalam bahu menjadi kaku, membuat gerakan menjadi sulit dan menyakitkan
  • Penggunaan berlebihan atau cedera tendon di dekatnya seperti otot bisep lengan
  • Cedera saraf yang menyebabkan gerakan bahu tidak normal
  • Robekan tendon rotator cuff
  • Postur dan mekanik bahu yang buruk
  • Osteoartritis juga disebut penyakit sendi degeneratif, ini adalah bentuk artritis yang paling umum
  •  Ini dapat memengaruhi sendi mana pun, termasuk bahu. Tulang rawan di antara tulang rusak, dan mereka bergesekan.  Ini dapat menyebabkan rasa sakit dan kaku
  • Taji tulang juga dikenal sebagai osteofit, yakni potongan tulang kecil dan halus ini bergesekan dan dikenakan pada manset rotator dan menahan bahu agar tidak bergerak sebagaimana mestinya

3. Bagaimana diagnosis untuk cedera bahu?

3. Bagaimana diagnosis cedera bahu
Freepik/stefamerpik

Lalu bagaimana penyebab nyeri bahu didiagnosis?

Pada umumnya dokter ingin mengetahui penyebab nyeri bahu yang kamu alami. Mereka pun menanyakan riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik. Bahwa untuk mendiagnosis cedera bahu, dokter mengajukan beberapa pertanyaan terkait guna pemeriksaan. 

Dikutip dari Webmd, dokter memulai dengan pemeriksaan fisik untuk memeriksa masalah struktural dan mengesampingkan apa pun yang mungkin melibatkan tulang belakang atau leher. Selanjutnya, mereka menguji rentang gerak untuk melihat seberapa kuat dan fleksibel bahu. Itu melibatkan menggerakkan lengan dengan berbagai cara seperti di atas kepala, melintasi tubuh atau di belakang.

Bahkan dokter mungkin juga merekomendasikan satu atau lebih tes, diantaranya:

  • Sinar X. Langkah ini dapat membantu dokter menemukan taji tulang, radang sendi dan penyebab lain yang berhubungan dengan tulang dari nyeri bahu. Dokter juga merekomendasikan artrogram yang melibatkan suntikan pewarna agar detailnya terlihat lebih jelas.
  • Pemindaian MRI. Metode MRI biasanya menggunakan gelombang radio dan magnet yang kuat untuk membuat gambar detail bahu sang pasien.
  • CT scan. Dimana CT scan adalah serangkaian sinar-X yang diambil dari berbagai sudut. Saat disatukan, mereka dapat memberi dokter pandangan yang lebih baik tentang apa yang terjadi dengan bahu.
  • Elektromiografi (EMG). Sementara EMG bisa mengukur aktivitas listrik di otot untuk melihat apakah ada masalah dengan saraf.
  • Artroskopi. Tes dari artriskopi adalah prosedur pembedahan yang memungkinkan kamera serat optik kecil menunjukkan gambar bahu. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin juga dapat mengatasi masalah tersebut selama prosedur berlangsung.

4. Mengapa tidak boleh langsung diurut?

4. Mengapa tidak boleh langsung diurut
Freepik/pressfoto

Sebaiknya segera temui dokter jika tidak mulai membaik setelah 2 minggu. Terutama hindari memijatnya secara sembarangan. Sebab tekanan yang berlebihan mungkin dapat menyebabkan rhabdomyolysis, yakni keracunan oleh protein yang dibebaskan dari otot yang cedera. Kondisi tersebut dikenal sebagai cedera penghancuran otot.

Meski pilihan terapi pijat salah satu pengobatan populer yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Namun pada beberapa kasus, terapi pijat bisa saja memperparah nyeri punggung jika kondisi yang diderita memerlukan penanganan lain.

Dalam situasi ini, terapi pijat tidak akan efektif untuk mengatasi cedera bahu. Artinya, bagi kamu yang sedang alami cedera bahu sebaiknya untuk tidak langsung memeriksakan diri ke tukang urut. Usahakan pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

5. Bagaimana penanganan pertama untuk cedera bahu?

5. Bagaimana penanganan pertama cedera bahu
Freepik/javi_indy

Saat cedera bahu, dokter mungkin menyarankan istirahat dan kompres panas atau es selama 10-15 menit. Bahkan disertai minum obat seperti aspirin atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit maupun pembengkakan.

Namun jika bahu tidak membaik setelah langkah pertama, dokter mungkin mencoba menyuntikkan kortikosteroid (obat antiinflamasi) langsung ke sendi. Langkah tersebut untuk meredakan pembengkakan dan nyeri.

Terkadang robekan tulang rawan, robekan manset rotator dan bahu yang membeku tidak membaik dengan obat-obatan saja. Tetapi beberapa cedera membutuhkan bantuan profesional. Dimana penanganan pada cedera bahu, yaitu mengistirahatkan bahu dan menyangga menggunakan gendongan bahu atau arm sling.

Nah, demikianlah informasi mengenai cedera bahu. Apakah kamu pernah alami rasa sakit yang sangat kuat di bagian bahu?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk