Cara Mengatasi Pemborosan yang Berkedok Self Reward

Self reward itu penting, tapi bukan untuk dijadikan kebiasaan rutin lho!

23 November 2021

Cara Mengatasi Pemborosan Berkedok Self Reward
Pexels.com/TimDouglas

Saat ini banyak orang yang mulai menyadari betapa pentingnya melakukan self reward atau apresiasi kinerja diri setelah berhasil melakukan berbagai tugas dan pekerjaan yang berat.

Namun saat ini, nyatanya banyak orang yang sering menjadikan 'self reward' sebagai tameng dibalik pembelian barang berlebihan hingga foya-foya yang ia lakukan. Meski tidak ada salahnya memberi hadiah untuk diri sendiri, namun pemborosan ini sebenarnya juga tidak dibenarkan.

Pembelian impulsif yang tak terkontrol dengan berkedok self reward ini, nantinya justru akan menjadi boomerang bagi diri kamu sendiri hingga bisa mengganggu keuangan pribadi.

Nah, untuk membantu kamu mengatasi pemborosan agar tidak berkedok self reward lagi. Berikut Popmama.com berikan 5 tipsnya di bawah ini.

1. Menetapkan budgeting agar tidak mengganggu pengeluaran yang lainnya

1. Menetapkan budgeting agar tidak mengganggu pengeluaran lainnya
Pexels.com/NataliyaVaitkevich

Cara pertama untuk mengatasi pemborosan yang berkedok self reward ini adalah menetapkan budgeting atau menentukan pengeluaran maksimal khusus untuk anggaran self reward-mu, baik untuk membeli barang ataupun makanan dan minuman yang dibutuhkan.

Jika kamu sudah menetapkan anggaran maksimal, maka selalu tekankan kepada diri sendiri agar tidak melebihi dari budget yang sudah ditetapkan.

Hal ini dilakukan agar nantinya tidak mengganggu pengeluaranmu yang lainnya hingga membuat tekor akibat dari belanja yang berlebihan ini.

Editors' Picks

2. Beli barang atau makanan yang memang sesuai dengan kebutuhan

2. Beli barang atau makanan memang sesuai kebutuhan
Pexels.com/KarolinaGrabowska

Terlepas dari budgeting yang sudah ditetapkan, cara selanjutnya adalah selalu memastikan kepada diri kamu sendiri bahwa apa yang kamu beli dibalik kata 'self reward' ini memang sesuai dengan apa yang sedang kamu butuhkan saat ini.

Jangan sampai karena keinginan melakukan self reward, kamu justru melakukan pemborosan dengan pembelian barang yang impulsif hingga menguras isi kantongmu.

3. Jangan turuti gengsi semata demi mengapresiasi kinerja diri

3. Jangan turuti gengsi semata demi mengapresiasi kinerja diri
Pexels.com/Cottonbro

Saat ini, banyak sekali orang yang melakukan self reward hanya demi menuruti gengsi semata. Untuk itu, kamu harus mengingat tujuan awal dari melakukan self reward adalah untuk mengapresiasi kinerja diri kamu sendiri dan bukanlah untuk orang lain.

Jangan hanya karena circle pertemanan atau demi mengikuti tren populer, kamu menuruti gengsi tersebut.

Jika hal itu kamu lakukan, bukan kebahagian yang nantinya akan kamu dapatkan, justru kamu akan kehabisan energi karena merasa tak pernah puas memenuhi ekspetasi orang lain.

4. Tanyakan kepada diri sendiri terkait pentingnya self reward agar tak menjadi kebiasaan

4. Tanyakan kepada diri sendiri terkait penting self reward agar tak menjadi kebiasaan
Pexels.com/AndreaPiacquadio

Melakukan self reward memang sesuatu yang disarankan agar bisa lebih mengapresiasi kinerja diri sendiri.

Namun dibalik itu, kamu juga harus menanyakan kepada diri kamu sendiri apakah self reward yang kamu lakukan ini sebenarnya terlalu memaksakan kehendak atau tidak.

Bukan tak boleh, hanya saja kamu juga perlu mengukur kemampuan dan kondisi keuanganmu agar nantinya tidak memunculkan masalah baru yang membuat pengeluaranmu semakin kacau.

5. Ubah mindset bahwa 'self reward' itu tidak selalu tentang uang

5. Ubah mindset bahwa 'self reward' itu tidak selalu tentang uang
Pexels.com/AndreFurtado

Selain itu, banyak orang yang salah mengartikan bahwa self reward adalah suatu tindakan yang selalu berkaitan dengan uang dan pembelian barang.

Padahal, self reward ini tidak selalu tentang mengeluarkan uang saja. Seperti, melakukan aktivitas yang disukai 'me time', marathon film dan drama, atau membersihkan rumah juga bisa menjadi wujud self reward-mu setelah mengerjakan banyak tugas dan pekerjaan yang berat.

Nah, itulah 5 cara untuk mengatasi pemborosan yang berkedok self reward. Untuk itu, ingatkan kepada diri kamu sendiri bahwa mengapresiasi kinerja diri adalah hal yang boleh dilakukan, namun bukan untuk dijadikan kebiasaan rutin hingga melakukan pembelian impulsif yang menguras isi kantongmu.

Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.