Mengenal Jenis Lemak pada Tubuh Manusia, Tidak Semua Sebabkan Gemuk

Ternyata tidak semua lemak pada tubuh itu buruk lho!

14 Januari 2022

Mengenal Jenis Lemak Tubuh Manusia, Tidak Semua Sebabkan Gemuk
Pexels/ Andres Ayrton

Selama ini lemak pada tubuh manusia dikenal sebagai zat negatif yang menyebabkan beberapa kondisi di dalam tubuh manusia. Misalnya ketika kita berbicara tentang kenaikan berat badan, kita akan mengungkit lemak sebagai penyebabnya.

Padahal lemak juga memiliki fungsinya masing-masing. Tidak semua lemak yang ada di tubuh kita merupakan zat negatif yang mengganggu. 

Begitupun makanan yang mengandung lemak akan menjadi masalah untuk beberapa orang. Ada baiknya kita mengenal jenis lemak yang ada di tubuh kita, berikut Popmama.com rangkum lemak sajakah itu? 

1. Lemak cokelat atau brown fat

1. Lemak cokelat atau brown fat
Pexels/Andres Ayrton

Percaya tidak bahwa ternyata ada lemak baik lho dalam tubuh kita. Namanya lemak cokelat atau brown fat. Lemak ini berfungsi untuk menyediakan energi pada tubuh dan mendapat asupan dari lemak putih sehingga berat tubuh akan seimbang. 

Mengapa disebut lemak cokelat? Karena lemak ini dikemas dengan mitokondria. Ia memiliki kemampuan untuk membakar kalori pada lemak putih. 

Letak lemak berada di belakang leher dan juga area dada. Selain menyediakan energi, ia juga bertanggung jawab untuk menjaga temperatur tubuh manusia. Kesehatan lemak coklat juga harus diperhatikan dengan cara mengonsumsi makanan sehat serta gaya hidup yang sehat. 

Editors' Picks

2. Lemak krem atau beige fat

2. Lemak krem atau beige fat
Pexels/SHVETS production

Saat seseorang berolahraga, otot akan mengeluarkan protein khusus yang nantinya akan mengubah lemak putih menjadi lemak krem. lemak krem juga disebut sebagai hasil persilangan dari lemak putih dan lemak cokelat. 

Lemak ini bisa ditemukan di area tulang belakang dan selangka. Hormon pada tubuh dapat membantu mengubah lemak putih menjadi lemak cokelat agar lebih sehat. Untuk dapat mempercepatan proses pencokelatan pada lemak, anggur bisa menjadi salah satu buah untuk dikonsumsi. 

3. Lemak subkutan putih atau white subcutaneous fat

3. Lemak subkutan putih atau white subcutaneous fat
Pexels/Andres Ayrton

Lemak subkutan putih atau white subcutaneous fat berfungsi menyimpan kalori serta memproduksi adipnektin. Lemak ini juga salah satu yang membantu organ hati dan juga otot untuk mengatur insulin. Insulin sendiri membantu menjaga kadar gula agar tetap stabil. 

Lemak ini juga dikenal dengan sebutan lemak adiposit. Lemak putih bisa kehilangan sensitivitasnya ketika kita terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga mengakibatkan kegemukan. 

Kelebihan berat badan dan penumpukan lemak pada area paha, pinggang dan perut bisa disebabkan karena lemak putih terlalu banyak sedangkan metabolisme tubuh menurun. 

4. Lemak subkutan atau subcutaneous fat

4. Lemak subkutan atau subcutaneous fat
Pexels/SHVETS production

Lemak ini merupakan lemak yang paling banyak ditemukan dalam tubuh manusia, karena 90% lemak di dalam tubuh adalah lemak subkutan.

Lemak subkutan bisa ditemukan di bawah kulit. Lebih banyak ditemukan di area belakang lengan, bokong dan juga paha. Lemak ini tentu saja digunakan untuk mengukur prosentasi lemak yang terdapat pada tubuh secara menyeluruh. 

Diketahui lemak ini juga yang memproduksi hormon estrogen pada laki-laki maupun perempuan, jadi jika kelebihan hormon tersebut maka akan terjadi peningkatan pada berat badan. Hal tersebut akan mengakibatkan munculnya penyakit kanker dan juga diabetes. 



 

5. Lemak visceral

5. Lemak visceral
Pexels/Andres Ayrton

Lemak visceral dikenal sebagai lemak yang paling bandel dalam tubuh manusia. Lemak yang bisa menimbulkan masalah seperti pembesaran organ hati.

Mengapa demikian? Karena lemak ini ditemukan berada di sekitar organ dalam perut, pankreas, usus dan organ hati dengan jumlah yang besar. Jika terjadi penebalan pada lemak ini, maka bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2, ginjal, kanker dan juga stroke. 

Itulah beberapa jenis lemak yang ada pada tubuh manusia. Tidak semua lemak itu buruk bagi tubuh kita ya, Ma. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.