7 Penyebab Sakit Pinggang pada Perempuan

Bisa karena salah tidur atau karena PMS, Ma

26 Januari 2021

7 Penyebab Sakit Pinggang Perempuan
Freepik

Salah satu keluhan yang banyak dialami banyak orang adalah sakit pinggang. Sedangkan bagi perempuan, ada alasan tersendiri kenapa bisa sakit pinggang, seperti yang dirangkum Popmama.com

Sakit pinggang bisa mengganggu keseharian, terlebih jika rasanya tidak hilang dalam jangka waktu yang lama. 

Bagi perempuan, sakit pinggang bisa disebabkan karena PMS, atau kesalahan lain. 

Untuk itu, mari cari tahu kenapa kamu mengalami keluhan sakit pinggang. 

1. Salah satu gejala PMS

1. Salah satu gejala PMS
Freepik

PMS memiliki efek yang berbeda-beda pada setiap perempuan. Beberapa gejala sudah dirasakan dari beberapa hari sebelum menstruasi datang.

Salah satu gejala yang umum dialami para perempuan adalah sakit pinggang. Rasanya seperti pegal di kedua sisi pinggang. 

Biasanya sakit pinggang saat PMS juga disertai dengan keluhan lain seperti sakit kepala, kembung, mudah lelah, dan suasana hati yang sering berubah. 

Sakit pinggang karena PMS akan hilang sehari atau dua hari setelah mens datang. 

2. Mengalami endometriosis

2. Mengalami endometriosis
Pixabay/LJNovaScotia

Seorang perempuan bisa mengalami sakit pinggang saat mengidap endometriosis. Ini adalah kondisi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. 

Salah satu gejala paling umum yang dirasakan adalah sakit pinggang. 

Selain itu, jika mengalami endometriosis, perempuan lebih sering merasa kram saat menstruasi, nyeri saat berhubungan intim, serta nyeri saat buang air kecil dan besar selama menstruasi. 

Editors' Picks

3. Nyeri berlebih saat haid

3. Nyeri berlebih saat haid
Freepik/diana.grytsku

Bagi sebagian perempuan, menstruasi merupakan waktu yang cukup menyiksa. Ini dikarenakan mereka memiliki dismenore atau nyeri menstruasi. 

Jika disertai dengan sakit pinggang, maka tergolong dismenore sekunder. Beberapa faktor jadi penyebab seseorang mengalami ini adalah faktor keturunan, aktif merokok, berusia di bawah 20 tahun, atau mengalami pendarahan hebat saat haid. 

Selain sakit pinggang, keluhan lain yang biasanya menyertai adalah jeri di perut bagian bawah, pinggul, dan kaki. Keadaan ini bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari setelah mens. 

4. Karena hamil besar

4. Karena hamil besar
Pexels/Amina Filkins

Masuk trimester ketiga, perempuan yang sedang hamil banyak yang mengeluhkan sakit pinggang. Ini dikarenakan tubuh harus menopang perut yang semakin membesar dan berat. 

Hal ini wajar adanya dan yang bisa Mama lakukan adalah dengan duduk nyaman atau istirahat dengan posisi yang menopang pinggang. 

Namun Mama harus hati-hati jika sakit pinggang disertai dengan kontraksi rahim. Bisa jadi itu tanda-tanda melahirkan. Jika belum waktunya, segera konsultasikan dengan dokter. 

Sedangkan jika sakit pinggang disertai dengan rasa nyeri saat buang air dan ada darah dalam urin, serta demam, bisa jadi ada masalah dengan saluran kemih atau ginjal. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis, ya!

5. Posisi tidur yang salah

5. Posisi tidur salah
Freepik/Alexeg

Hal ini sering dialami para Mama yang tidur dengan bayi atau balita. Terlebih saat menyusui, biasanya sering tertidur dalam posisi miring atau sambil memeluk buah hati. 

Posisi ini tidak nyaman bagi tubuh sehingga saat bangun akan merasa pegal di beberapa titik, termasuk di pinggang. 

Jika memang terlanjur merasa sakit pinggang karena salah tidur, rebahan dengan badan tegap lurus. Tempatkan bantal di kepala dan bawah lutut untuk mengurangi ketegangan pada leher dan punggung bawah. 

6. Memiliki berat badan yang berlebih

6. Memiliki berat badan berlebih
Freepik/spukkato

Untuk Mama yang kesulitan menurunkan berat badan, mungkin sering juga merasa beberapa keluhan salah satunya sakit pinggang. 

Faktanya, saat tubuh memiliki berat yang berlebih, akan ada keluhan yang terasa. Ketika tubuh kegemukan, akan ada beban tekanan berlebih yang menekan tubuh. Sehingga, pinggang terasa sakit. 

Tak hanya pinggang, kamu juga sering merasa nyeri di kaki. Selain itu, kegemukan membuat kamu lebih cepat lelah dan malas bergerak. 

7. Berolahraga dengan gerakan yang salah

7. Berolahraga gerakan salah
Freepik/lookstudio

Selama pandemi, banyak yang melakukan sesi olahraga di rumah saja. Hal ini memang baik untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imun tubuh. 

Namun akan beda lagi halnya jika olahraga yang dilakukan malah membuat otot tegang. Salah satu keluhan yang timbul akibat otot yang tegang adalah sakit pinggang. 

Keadaan ini terjadi karena tubuh melakukan gerakan yang tidak biasa dilakukan atau melakukan olahraga tanpa pemanasan. Saat otot tegang, otot ligamen tertarik dan terjadi robekan.  Pada akhirnya, terjadi keluhan nyeri pinggang. 

Agar tidak terjadi, perhatikan penyebab keluhan sakit pinggang dan sebisa mungkin hindari itu semua, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.