Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Intinya Sih
  • Jajanan Sunda terkenal dengan cita rasa gurih, manis, dan pedas yang khas, dibuat dari bahan sederhana seperti singkong, tepung tapioka, serta kelapa parut.
  • Terdapat sepuluh jajanan legendaris seperti batagor, bandros, cilok, cimol, cireng, combro, misro, peuyeum, seblak, dan surabi yang masih populer hingga kini.
  • Setiap jajanan memiliki keunikan tersendiri dalam bahan dan cara pengolahan tradisional yang menjaga cita rasa autentik khas tanah Pasundan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jajanan Sunda dikenal dengan cita rasa gurih, manis, hingga pedas yang khas dan selalu bikin rindu. Berbagai camilan tradisional dari tanah Pasundan ini masih mudah ditemukan, mulai dari pedagang kaki lima hingga pusat kuliner di kota besar.

Tidak hanya lezat, banyak jajanan Sunda juga dibuat dari bahan sederhana seperti tepung tapioka, singkong, hingga kelapa parut. Meski sederhana, perpaduan bahan dan cara pengolahan tradisional menghasilkan tekstur serta rasa yang unik dan menggugah selera.

Mulai dari camilan gurih hingga manis, ada banyak pilihan jajanan Sunda yang cocok dinikmati kapan saja. Berikut Popmama.com rangkum beberapa jenis jajanan Sunda yang populer dan masih sering jadi favorit banyak orang.

Table of Content

1. Batagor

1. Batagor

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0001.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Batagor merupakan singkatan dari "bakso tahu goreng" dan menjadi salah satu ikon kuliner Kota Bandung yang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Makanan ini terdiri dari tahu yang diisi adonan ikan tenggiri dan tepung tapioka, lalu dibalut dengan kulit pangsit. 

Rahasia kelezatan batagor terletak pada penggunaan ikan tenggiri yang segar agar aromanya tidak amis dan rasanya gurih alami. Setelah digoreng, batagor dipotong-potong kecil dan disiram dengan bumbu kacang yang dicampur dengan perasan jeruk limau.

2. Bandros

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0002.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Bandros adalah jajanan tradisional yang bahan dasarnya sangat sederhana namun menghasilkan rasa yang luar biasa mewah di lidah. Campuran tepung beras dan kelapa parut kasar memberikan tekstur yang unik yaitu lembut di bagian dalam namun renyah dan gurih di bagian luarnya. 

Berbeda dengan kue pukis yang manis, bandros aslinya cenderung memiliki rasa yang gurih dan tawar. Untuk menambah kelezatannya, biasanya pedagang akan menaburkan sedikit gula pasir di atasnya sesaat sebelum diangkat dari cetakan.

3. Cilok

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0003.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Sesuai namanya, cilok atau "aci dicolok" adalah bola-bola kenyal yang terbuat dari tepung tapioka yang direbus atau dikukus. Bentuknya sekilas mirip dengan bakso, namun tanpa kandungan daging yang dominan, sehingga harganya sangat terjangkau.

Biasanya, cilok disajikan dengan siraman bumbu kacang yang kental, kecap manis, dan sedikit saus sambal. Di bagian tengah cilok, terkadang terdapat isian berupa lemak sapi (tetelan) atau potongan telur kecil untuk memberikan kejutan rasa gurih.

4. Cimol

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0004.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Cimol berasal dari kata "digemol" yang dalam bahasa Sunda berarti dibentuk bulat-bulat kecil dengan tangan. Hal yang paling menantang dari membuat cimol sendiri di rumah adalah proses menggorengnya yang berisiko meletus jika minyak terlalu panas.

Setelah matang, cimol biasanya ditaburi dengan berbagai macam bumbu bubuk instan. Mulai dari bubuk cabai pedas, bawang putih, hingga rasa keju dan balado yang menjadi favorit anak-anak. 

5. Cireng

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0005.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Cireng adalah singkatan dari "aci digoreng," sebuah camilan legendaris yang sudah ada sejak era 80-an di tanah Pasundan. Bahan utamanya sangat sederhana, yaitu tepung kanji atau tapioka yang dicampur dengan air, bawang putih, dan irisan daun bawang.

Dahulu, cireng hanya dijual dalam bentuk polosan tanpa isian. Namun seiring perkembangan zaman, kini Mama bisa menemukan berbagai variasi cireng mulai dari cireng isi ayam suwir pedas, keju, hingga sosis.

6. Combro

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0006.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Combro merupakan singkatan dari "oncom di jero," yang dalam bahasa Indonesia berarti "oncom di dalam." Jajanan ini berbahan dasar singkong parut yang diperas airnya, lalu dibentuk lonjong dan diisi dengan tumisan oncom. 

Proses pembuatan combro membutuhkan kesabaran, terutama saat mengolah isian oncomnya. Oncom biasanya ditumis dengan bumbu halus yang terdiri dari bawang, cabai, dan daun kemangi agar aromanya lebih harum dan menggugah selera.

7. Misro

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0007.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Misro adalah singkatan dari "Amis di Jero", yang dalam bahasa Sunda artinya "manis di dalam". Berbeda dengan combro yang isiannya oncom pedas, misro ini diisi dengan sisiran gula merah yang melimpah.

Bahan utamanya tetap menggunakan parutan singkong yang dicampur sedikit kelapa parut agar gurih dan empuk. Adonannya dibentuk bulat-bulat, lalu bagian tengahnya diisi gula aren asli agar aromanya makin harum. 

8. Peuyeum

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0008.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Peuyeum adalah tape singkong khas Bandung yang difermentasi dengan ragi hingga manis. Teksturnya lebih kering dan kokoh dibanding tape biasa sehingga lebih awet disimpan.

Peuyeum bisa dimakan langsung atau diolah jadi Colenak (dicocol enak) dengan saus gula merah. Bahan ini juga sering jadi isian bolu atau es campur yang segar buat keluarga.

9. Seblak

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0009.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Seblak adalah fenomena kuliner Sunda yang muncul dari kreativitas mengolah kerupuk mentah. Alih-alih digoreng hingga mekar, kerupuk pada seblak justru direndam dalam air panas atau dimasak hingga layu dan kenyal.

Camilan ini dikenal sebagai jajanan yang sangat adaptif karena bisa dicampur dengan berbagai bahan tambahan. Mama bisa menambahkan sosis, bakso, makaroni, telur, hingga sayuran seperti sawi hijau ke dalam rebusan seblak.

10. Surabi

10 Jenis Jajanan Sunda yang Legendaris dan Masih Digemari_20260315_171550_0010.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Surabi sering disebut sebagai "pancake" tradisional masyarakat Sunda yang dimasak dengan cara unik. Adonannya yang terbuat dari tepung beras dan santan dituangkan ke dalam cetakan tanah liat kecil, lalu dimasak di atas tungku kayu bakar. 

Ada dua jenis surabi yang paling populer di Jawa Barat, yaitu surabi manis dan surabi asin. Surabi manis biasanya disajikan dengan kuah kinca (sirup gula merah) yang kental, sedangkan surabi asin diberi taburan oncom pedas di atasnya. 

Itulah beberapa jenis jajanan Sunda yang terkenal dengan cita rasa khas dan kelezatannya.

FAQ Seputar Jenis Jajanan Sunda

Apa yang dimaksud dengan jajanan Sunda?

Jajanan Sunda adalah camilan tradisional yang berasal dari daerah Jawa Barat. Biasanya dibuat dari bahan sederhana seperti tepung tapioka, tepung beras, singkong, dan kelapa, dengan cita rasa gurih, manis, atau pedas.

Apakah jajanan Sunda hanya bisa ditemukan di Jawa Barat?

Tidak. Saat ini jajanan Sunda sudah mudah ditemukan di berbagai kota di Indonesia. Bahkan beberapa di antaranya seperti batagor dan seblak sudah menjadi camilan populer di banyak daerah.

Apa yang membuat jajanan Sunda disukai banyak orang?

Jajanan Sunda disukai karena rasanya yang khas, bahan yang sederhana, serta teksturnya yang unik. Selain itu, banyak camilan Sunda juga memiliki harga yang terjangkau sehingga cocok dinikmati siapa saja.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More