Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Penyebab Bunyi Kletek-kletek pada Rantai Motor

7 Penyebab Bunyi Kletek-kletek pada Rantai Motor
pexels.com/Jakub Sisulak
Intinya Sih
  • Bunyi kletek-kletek pada rantai motor disebabkan oleh rantai dan gear yang aus atau kurang pelumasan sehingga menimbulkan gesekan berlebih saat motor berjalan.

  • Kotoran, lumpur, dan karat yang menumpuk di rantai menghambat pergerakan serta mempercepat keausan, membuat suara berisik semakin jelas terutama setelah terkena hujan.

  • Masalah lain seperti bearing roda belakang aus atau pemasangan rantai yang tidak presisi juga memicu getaran dan suara bising.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Rantai motor yang tiba-tiba mengeluarkan bunyi kletek-kletek tentu bikin nggak nyaman, apalagi kalau terdengar makin jelas saat motor melaju pelan atau melewati jalan bergelombang.

Suara ini sering dianggap sepele, padahal bisa jadi sinyal ada komponen yang butuh perhatian. Kalau dibiarkan, berisiko memengaruhi performa dan kenyamanan berkendara.

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang bisa memicu munculnya bunyi tersebut. Mulai dari kondisi rantai yang kurang baik hingga bagian lain yang ikut terpengaruh.

Dalam artikel ini, Popmama.com sajikan informasi tentang 7 penyebab bunyi kletek-kletek pada rantai motor. Simak di bawah!

Table of Content

1. Rantai dan gear mulai termakan usia

1. Rantai dan gear mulai termakan usia

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
pexels.com/Kecil Bidwell

Salah satu penyebab paling umum munculnya bunyi kletek-kletek pada rantai motor adalah kondisi rantai dan gear yang sudah aus. Seiring pemakaian, mata rantai bisa memanjang dan gigi sprocket menjadi tumpul sehingga pergerakannya tidak lagi presisi seperti saat masih baru.

Ketika komponen ini tak lagi saling mencengkeram dengan sempurna, gesekan yang terjadi menimbulkan suara berisik saat motor berjalan. Jika terus dipakai tanpa diganti, risiko rantai putus dan performa motor yang makin menurun.

2. Setelan rantai tidak pas

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
freepik.com/pressfoto

Melansir laman Suzuki, rantai yang terlalu kendur maupun terlalu tegang sama-sama bisa menimbulkan suara tidak normal. Jika terlalu longgar, rantai akan bergerak tidak stabil dan bisa memukul bagian gear saat roda berputar.

Sebaliknya, rantai yang terlalu kencang memberi tekanan berlebih pada komponen sekitarnya. Setelan yang tidak sesuai ini bukan hanya memicu bunyi berisik, tetapi juga mempercepat kerusakan rantai dan sprocket.

3. Kurang pelumasan

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
vecteezy.com/kasarp Techawongtham

Rantai membutuhkan pelumas agar gesekan antar logam tetap halus. Jika jarang diberi pelumas atau menggunakan produk yang kurang tepat, permukaan rantai akan bergesekan langsung tanpa perlindungan.

Akibatnya, muncul suara kasar setiap kali motor melaju. Kondisi ini sering terjadi setelah motor kehujanan dan tidak segera dirawat kembali, yang pada akhirnya mempercepat keausan bahkan memicu karat.

4. Penumpukan debu dan lumpur

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
unsplash.com/Jan Kopriva

Mengutip Auto Repair, kotoran yang menempel pada rantai juga bisa menjadi penyebab suara berisik. Debu, pasir, lumpur, hingga sisa oli dapat menghambat pergerakan rantai dan mengganggu proses pelumasan.

Saat kotoran dibiarkan menumpuk, gesekan menjadi lebih berat dan suara pun tak terhindarkan. Selain itu, rantai yang jarang dibersihkan cenderung lebih cepat aus dan tidak bekerja secara maksimal.

5. Timbulnya karat pada tantai

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
givi.com

Paparan air hujan tanpa perawatan lanjutan bisa memicu karat pada rantai motor. Karat membuat permukaan rantai menjadi kasar dan kaku sehingga pergerakannya tidak lagi mulus.

Ketika rantai berkarat dipaksa bekerja, suara berisik akan semakin terdengar. Jika kondisinya sudah parah, struktur rantai bisa melemah dan berisiko patah saat digunakan.

6. Bearing roda belakang bermasalah

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
unsplash.com/Artem Beliaikin

Meski terlihat tidak berkaitan langsung, bearing roda belakang yang aus juga dapat memengaruhi suara pada rantai. Bearing yang tidak lagi presisi membuat putaran roda menjadi kurang stabil.

Getaran dari roda belakang tersebut merambat ke rantai dan sprocket, sehingga muncul suara mendecit atau bergemuruh. Biasanya kondisi ini juga disertai sensasi roda terasa goyang atau suara makin keras saat berakselerasi.

7. Pemasangan rantai kurang presisi

7 Penyebab Bunyi Kletek Kletek pada Rantai Motor
pixabay.com/MonicaVolpin

Kesalahan saat memasang rantai juga bisa memicu bunyi mengganggu. Jika posisi rantai tidak sejajar dengan sprocket, tekanan yang diterima menjadi tidak merata saat motor berjalan.

Selain itu, penggunaan panjang rantai yang tidak sesuai membuat setelan sulit ideal. Dampaknya, muncul getaran dan suara kletek-kletek terutama saat akselerasi atau ketika melewati jalan tidak rata.

Itu dia 7 penyebab bunyi kletek-kletek pada rantai motor. Jangan abaikan suara tersebut, karena bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen. Lakukan pengecekan rutin agar motor tetap aman digunakan.

FAQ tentang Bunyi Kletek-Kletek pada Rantai Motor

1. Apakah bunyi kletek-kletek pada rantai motor berbahaya?

Suara tersebut sering menjadi tanda awal adanya gangguan pada sistem penggerak roda belakang yang berpotensi memicu kerusakan lebih besar.

2. Berapa jarak ideal untuk mengecek kondisi rantai motor?

Umumnya, pengecekan bisa dilakukan setiap 1.000–2.000 km atau saat servis rutin. Namun, jika motor sering dipakai jarak jauh, pemeriksaan sebaiknya lebih sering.

3. Apakah semua jenis motor menggunakan perawatan rantai yang sama?

Tidak selalu. Motor bebek, sport, dan trail memiliki karakter penggunaan berbeda, sehingga tingkat keausan dan kebutuhan perawatannya pun bisa berbeda.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More