Loratadine, Obat Ampuh untuk Mengatasi Alergi

Gunakan loratadine sesuai indikasi yang telah ditentukan ya!

3 September 2021

Loratadine, Obat Ampuh Mengatasi Alergi
Freepik/diana.grytsku

Pernahkah kamu mendapatkan resep obat Loratadine dari dokter?

Loratadine adalah obat anti alergi golongan antihistamin yang penggunaanya ditujukan untuk mengurangi gejala alergi seperti bersin, pilek, ruam kulit, dan gatal-gatal.

Alergi merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap alergen (benda yang dapat memicu alergi). Alergi bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Gejala yang ditimbulkan pada setiap orang biasanya berbeda-beda, bisa ringan atau berat.

Salah satu obat yang direkomendasikan untuk mengatasi alergi adalah loratadine. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet 10 mg dan sirup. Loratadine tidak bisa sembarangan digunakan, kamu memerlukan resep dokter jika ingin mengonsumsinya.

Dilansir dari Drugs.com, berikut ini Popmama.com sajikan informasi lengkap tentang loratadine, obat ampuh untuk mengatasi alergi. Disimak ya, supaya kamu tahu berapa dosis yang tepat untuk mengonsumsinya.

1. Apa itu obat Loratadine?

1. Apa itu obat Loratadine
novapharin.co.id

Loratadine adalah obat antihistamin yang berguna untuk mengurangi efek histamin kimia alami dalam tubuh.

Menurut website resmi PT. Novapharin Pharmaceutical Industries, loratadine termasuk dalam golongan obat keras dengan nomor regitrasi obat GKL 1834012110A1. Tiap satu tablet obat ini mengandung 10 mg loratadine. Karena tergolong obat keras, untuk mendapatkannya kamu harus menggunakan resep dokter.

Obat ini biasa digunakan untuk mengobati bersin, pilek, mata berair, gatal-gatal, dan gejala alergi lainnya yang disebabkan oleh histamin. Selain itu, loratadine juga digunakan untuk mengobati gatal-gatal kulit, pada orang dengan reaksi kulit kronis.

2. Bagaimana cara kerja obat Loratadine dalam mengatasi alergi?

2. Bagaimana cara kerja obat Loratadine dalam mengatasi alergi
freepik/dimaberlin

Pada saat kamu mengalami reaksi alergi, sel-sel dalam tubuh akan memproduksi zat kimia yang disebut histamin. Jika histamin diproduksi secara berlebihan oleh tubuh, kamu mungkin akan merasakan gejala seperti gatal-gatal, ruam, sakit kepala, mual, muntah, diare, sesak napas, hingga hidung tersumbat.

Nah, obat loratadine ini akan menekan aktivitas histamin yang berlebihan dalam tubuh, sehingga gejala yang kamu rasakan bisa berkurang. Setelah diminum, obat ini akan mulai diserap tubuh dan bekerja dalam durasi waktu 1-3 jam.

3. Dosis yang dianjurkan dalam menggunakan obat Loratadine

3. Dosis dianjurkan dalam menggunakan obat Loratadine
Freepik/jcomp

Berikut ini dosis loratadine yang dianjurkan untuk mengatasi alergi.

Dewasa dan anak usia di atas 12 tahun: 1 tablet 10 mg, 1 kali sehari.

Anak-anak:

  • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan kurang dari 30 kg: 5 mg, 1 kali sehari.
  • Anak usia 2-12 tahun dengan berat badan lebih dari 30 kg: 10 mg, 1 kali sehari.

Pada anak-anak, dosis diberikan berdasarkan usia dan berat badan. Sejauh ini belum ditemukan khasiat loratadine untuk anak di bawah usia 2 tahun.

Editors' Picks

4. Efek samping obat Loratadine

4. Efek samping obat Loratadine
Freepik/diana.grytsku

Apabila kamu tidak memiliki riwayat penyakit tertentu dan sedang tidak mengonsumsi obat lain, berikut ini beberapa efek samping loratadine yang mungkin terjadi:

  • Sakit kepala
  • Bagi sebagian orang, obat ini menyebabkan kantuk
  • Sakit perut hingga diare
  • Mulut terasa kering
  • Merasakan lesu dan kelelahan

Tapi pada beberapa kasus, efek samping loratadine bisa lebih serius, seperti detak jantung yang semakin cepat, sakit kepala yang parah, dan perasaan pusing seperti mau pingsan. Jika hal ini terjadi, hentikan penggunaan loratadine dan segera periksakan diri ke dokter ya.

5. Cara penyimpanan loratadine

5. Cara penyimpanan loratadine
Freepik/aleksandarlittlewolf

Apabila kamu memiliki loratadine dan ingin menyimpannya di rumah, simpanlah dengan cara yang tepat. Ini dilakukan agar kualitas obat tidak rusak akibat proses penyimpanan. Kualitas obat yang baik, akan membuatnya bekerja secara optimal dalam mengatasi masalah kesehatan yang kamu alami.

Simpan loratadine pada ruangan bersuhu di bawah 30 derajat celcius, dan jangan membuka kemasan obat jika kamu belum ingin mengonsumsinya. Hindari menyimpan obat ini pada ruangan lembap dan panas ya. Meskipun bisa digunakan oleh anak-anak, tetap jauhkan obat ini dari jangkauan mereka agar tidak disalahgunakan.

6. Apakah Loratadine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

6. Apakah Loratadine aman ibu hamil menyusui
Freepik/lookstudio

Loratadine termasuk dalam obat kategori B, yang artinya obat ini diharapkan bisa digunakan untuk ibu hamil. Tapi loratadine mungkin saja memiliki efek samping yang negatif terutama pada ibu menyusui. Karena kandungan loratadine bisa terbawa melalui ASI, dan dikhawatirkan terserap oleh tubuh anak.

British Society for Allergy and Clinical Immunology merekomendasikan loratadine pada dosis paling rendah, sebagai pilihan jika ibu menyusui memerlukan obat antihistamin.

Intinya, jika kamu sedang hamil atau menyusui dan ingin mengonsumsi loratadine, pastikan kamu mendapat persetujuan dari dokter ya.

7. Kisaran Harga Loratadine

7. Kisaran Harga Loratadine
Freepik/Jcomp

Berikut kisaran harga Loratadine: 

  • Harga Loratadine Novapharin 10 MG Box 100 Tablet Rp16.500
  • Harga Loratadine Novell 10 MG Strip10 Tablet Rp4.680
  • Harga Loratadine Nulab 10 MG Box 50 Tablet Rp17.600
  • Harga Loratadine Nulab 10 MG Strip 10 Tablet Rp3.650
  • Harga Loratadine Novapharin 10 MG Box 100 Tablet Rp18.000

8. Perhatikan beberapa aturan berikut jika kamu ingin mengonsumsi obat Loratadine

8. Perhatikan beberapa aturan berikut jika kamu ingin mengonsumsi obat Loratadine
Freepik/Illiabondar

Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengonsumsi loratadine.

  • Loratadine bisa kamu konsumsi sebelum atau sesudah makan, termasuk saat gejala alergi timbul.
  • Baca informasi yang tertera pada kemasan produk dan ikuti anjuran dokter, pastikan kamu benar-benar memahami cara penggunaan obat, sebelum mengonsumsi loratadine.
  • Jangan melebihkan atau mengurangi dosis loratadine, tanpa pengawasan dokter.
  • Jangan menggunakan obat loratadine, jika kamu memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap loratadine atau obat golongan antihistamin lainnya.
  • Jika kamu ingin mengonsumsinya bersamaan dengan obat-obatan lain, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Itulah informasi mengenai obat loratadine, yang bisa membantu kamu mengatasi alergi.

Ingat untuk tidak berbagi obat dengan orang lain, dan gunakan loratadine hanya sesuai indikasi yang ditentukan. Jika gejala yang kamu rasakan tidak reda setelah mengonsumsi loratadine, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis ya. Semoga informasi ini berguna untuk kamu!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.