Cara Membersihkan Rumah untuk Mama yang Alergi Debu

Jangan jadikan alergi menjadi alasan untuk tidak membersihkan rumah

6 April 2021

Cara Membersihkan Rumah Mama Alergi Debu
Pexels/cottonbro

Apakah kamu atau salah satu anggota keluarga di rumahmu menderita alergi saat terkena debu?

Alergi pada debu bisa ditandai dengan bersin yang tak kunjung berhenti, mata gatal, serta tenggorokan dan gangguan pernapasan yang terganggu.

Penyebabnya dapat berupa zat atau partikel yang menyebabkan alergi bereaksi pada tubuh.

Sumber alergi yang terdapat di dalam rumah biasanya dikarenakan oleh tungau, debu, kotoran serangga, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, bahkan jamur.

Maka dari itu, membersihkannya secara rutin adalah hal yang penting dilakukan untuk mencegah munculnya alergi.

Nah, berbicara mengenai alergi yang berkaitan dengan kebersihan rumah, maka kali ini Popmama.com akan memberikan tips bagi penderita alergi untuk tetap dapat membersihkan rumah, sekaligus mencegah alergi timbul kembali.

Ketahui langkahnya secara detail yuk!

1. Gunakan alat pembersih rumah yang aman bagi penderita alergi

1. Gunakan alat pembersih rumah aman bagi penderita alergi
Unsplash/the creative exchange

Jika kamu merupakan penderita alergi debu, maka setidaknya kamu harus memiliki satu vacuum cleaner di rumahmu untuk membersihkan seluruh ruangan.

Dengan bantuan vacuum cleaner, maka debu yang menempel pada suatu benda tidak akan bertebaran, melainkan langsung tersedot kedalam vacuum.

Selain vacuum cleaner, kamu juga dapat menggunakan kanebo untuk membersihkan dipermukaan furnitur rumahmu.

Meskipun tidak semudah vacuum cleaner, namun penggunaan kanebo juga efektif bagi para penderita alergi.

Bahannya yang mudah menyerap debu jika dibasahi tidak akan membuat debu disekitar ruangan bertebaran begitu saja.

Jadi, gunakanlah kanebo jika tidak memiliki vacuum cleaner di rumah. Cara terakhir adalah menggunakan masker dan sarung tangan karet.

Menggunakan masker merupakan cara konvensional terbaik yang dapat kamu lakukan untuk mencegah alergimu terhadap debu.

Selain itu, kamu juga perlu memerhatikan bahan pembersih yang aman bagi para penderita alergi.

Gunakanlah bahan-bahan alami sebagai pembersih, seperti cuka putih suling, soda kue, dan jus lemon untuk membersihkan.

2. Mengurangi pemicu alergi di ruangan

2. Mengurangi pemicu alergi ruangan
Unsplash/xop lu

Cara termudah yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi pemicu alergi di ruangan adalah dengan mengkontrol suhu dan kelembaban dalam ruangan.

Tungau, debu dan spora jamur menyukai kelembaban. Maka dari itu, mempertahankan suhu antara 20˚C hingga 22˚C adalah cara termudah untuk mengurangi pertumbuhannya.

Selain itu, kamu juga perlu mengontrol hama seperti serangga dan tikus.

Gunakan perangkap atau pembasmi serangga profesional dan tutup semua lubang yang memungkinkan mereka untuk masuk ke rumah.

Kehadiran hewan liar di ruangan dapat menyebabkan penyakit, bahkan dapat memicu alergimu.

Bukan hanya hewan liar, kamu juga seharusnya cukup merawat hewan peliharaan di luar, bukan di dalam ruangan.

Jika ingin merawatnya di dalam rumah, pastikan kamu memandikan hewan peliharaan kesayanganmu setidaknya setiap minggu, serta cucilah tempat tidur mereka secara rutin.

Editors' Picks

3. Mengurangi pemicu alergi di kamar tidur

3. Mengurangi pemicu alergi kamar tidur
Unsplash/nik lanus

Karena kita menghabiskan waktu berjam-jam di kamar tidur yang dikelilingi oleh banyak permukaan yang lembut dan menarik debu, maka penting bagimu untuk membersihkan semuanya setiap minggu.

Mulai;ah dari tempat tidur. Bersihkan seprai, sarung bantal dan selimut, setidaknya seminggu sekali dengan air panas.

Jika kamu memiliki alergi, jangan pernah menjemur tempat tidur di luar agar kering, karena debu yang ada diluar akan menempel pada tempat tidurmu.

Bukan hanya tempat tidur, kamu juga perlu membersihkan debuyang menempel pada kipas angin gantung, lampu, serta tirai.

Terakhir, jaga agar pintu lemari selalu tertutup untuk mengurangi perpindahan debu ke pakaian bersih.

4. Mengurangi pemicu alergi di kamar mandi

4. Mengurangi pemicu alergi kamar mandi
Unsplash/jared rice

Pemicu alergi yang paling berbahaya di kamar mandi adalah jamur dan lumut.

Namun tidak perlu panik, kamu dapat menghentikan dan menghilangkan lumut tersebut dengan pemutih klorin, hidrogen peroksida atau pembersih jamur yang dijual dipasaran.

Untuk menghilangkan penumpukan jamur, kamu dapat mencampurkan larutan pemutih dan air. Jangan lupa juga untuk mengenakan sarung tangan karet. Gosok hingga jamur luruh kemudian diamkan selama sepuluh hingga lima belas menit, lalu bilas hingga bersih.

Untuk mencegah pertumbuhan jamur, pasang dan gunakan kipas angin atap saat mandi.

Kamu juga perlu mencuci karpet, keset kamar mandi, dan gorden kamar mandi secara rutin untuk menghambat pertumbuhan jamur.

5. Mengurangi pemicu alergi di area taman

5. Mengurangi pemicu alergi area taman
Unsplash/benjamin combs

Jika kamu memiliki tanaman, tutupilah tanah dengan batu hias atau kelereng untuk membantu menahan jamur alami yang dapat tumbuh di tanah yang lembap.

Jika hanya memiliki tanaman buatan, maka kamu juga harus membersihkannya setiap minggu secara berkala agar debu tidak menempel lama.

Alih-alih menggunakan penyegar udara kimia, pertimbangkan untuk menggunakan kulit jeruk, kayu manis atau pala untuk menyegarkan udara.

6. Mengurangi pemicu alergi di dapur

6. Mengurangi pemicu alergi dapur
Unsplash/daria shevtsova

Dapur adalah istana terbaik untuk pertumbuhan jamur dan kotoran serangga.

Untuk mencegah pertumbuhan jamur dan lumut, gunakanlah kipas angin dapur untuk mengurangi kelembapan.

Selain itu, periksalah westafel, kulkas dan freezer secara teratur untuk menghindari kebocoran yang dapat menyebabkan ruangan menjadi lembab.

Setiap minggu, bersihkan lemari es dan buang makanan yang sudah berjamur atau sudah kadaluwarsa.

Sebagai tambahan, cucilah piring tiap kali selesai makan, jangan di tunda-tunda!

7. Mengurangi pemicu alergi di area penyimpanan

7. Mengurangi pemicu alergi area penyimpanan
Unsplash/jay wennington

Cara terbaik untuk mengurangi pemicu alergi di rumahmu adalah dengan mencegahnya masuk.

Salah satu hal yang mudah untuk dilakukan agar mencegah pemicu alergi masuk ke rumah adalah dengan melepas sepatu tiap kali ingin masuk ke rumah.

Untuk gudang atau area penyimpanan yang mudah sekali lembab dan berdebu, maka kamu perlu melakukan tindakan ekstra untuk mencegah pemicu alergi datang.

Salah satunya adalah dengan menutup barang-barang dengan kain atau plastik agar debu tidak langsung menempel pada permukaan benda.

Nah, itulah ketujuh cara yang dapat dilakukan oleh para penderita alergi agar tetap dapat menjaga kebersihan rumah dan mencegah timbulnya pemicu alergi.

Yuk, bersihkan rumah mulai dari sekarang!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.