5 Fakta Keluarga Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana pada 2 Juni 2026.
Nanik berasal dari keluarga sederhana di Madiun, menempuh pendidikan Biologi di Unsoed, dan berkarier dari jurnalis hingga pejabat pemerintahan.
Keluarga Nanik sempat terdampak kasus hukum tahun 2018 yang membuat suaminya mundur dari pekerjaan dan mamanya jatuh sakit akibat tekanan publik.
Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru pada 2 Juni 2026. Lebih tepatnya, Nanik menggantikan Dadan Hindayana usai dicopot sebagai Kepala BGN.
Nama Nanik bukan sosok baru di dunia politik dan pemerintahan. Ia memulai kariernya sebagai seorang jurnalis di Tabloid Bangkit. Kemudian, Nanik memutuskan untuk terjun ke dunia politik.
Di balik kiprahnya di ruang publik, terdapat pula kisah keluarga dan perjalanan hidupnya yang menarik untuk disimak. Berikut Popmama.com siap membahas fakta keluarga Nanik S Deyang secara lebih detail.
Table of Content
Kumpulan Fakta Keluarga Nanik S Deyang
1. Berasal dari keluarga sederhana di Madiun

Nanik S. Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana dengan papa yang bekerja sebagai pegawai biasa dan mamanya adalah ibu rumah tangga.
Namanya dikenal luas sebagai salah satu sosok pendukung Prabowo Subianto sejak Pilpres 2019. Setelah terpilihnya Prabowo sebagai Presiden di tahun 2024, Nanik pun dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan 2024-2029.
Kemudian, pada 17 September 2025, Nanik diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang membuatnya diberhentikan dari jabatan sebelumnya. Kini, pangkatnya pun naik menjadi kepala BGN yang baru.
2. Tumbuh dengan pendidikan keluarga yang kuat

Nanik S. Deyang cukup tertutup dengan informasi seputar keluarganya. Namun, diketahui masa kecil dan remaja Nanik diwarnai oleh didikan keluarga yang cukup tegas.
Orangtuanya kerap menanamkan prinsip untuk selalu berani membela kebenaran, memiliki pendirian yang kuat, serta menjunjung tinggi rasa keadilan.
Nilai-nilai tersebut kemudian terus melekat dalam perjalanan kariernya, baik saat berkiprah sebagai jurnalis maupun ketika terjun ke dunia politik dan pemerintahan.
3. Menempuh pendidikan tinggi sebelum berkarier di pemerintahan

Setelah menyelesaikan pendidikan di Jawa Timur, Nanik S. Deyang merantau untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Ia tercatat sebagai alumnus S1 Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) angkatan 1984.
Sebelum dikenal sebagai tokoh politik, Nanik lebih dulu berkarier sebagai jurnalis di Tabloid Bangkit. Pengalaman di dunia media menjadi salah satu fondasi yang membentuk kemampuan komunikasi dan pemahamannya terhadap berbagai isu publik.
Dari sana, kariernya terus berkembang hingga dipercaya mengemban sejumlah jabatan penting di pemerintahan.
4. Suami Nanik mengundurkan diri dari pekerjaan bergengsi demi mendampingi keluarga

Meski jarang membicarakan kehidupan pribadinya, Nanik S. Deyang pernah mengungkap bahwa keluarganya turut merasakan dampak dari persoalan hukum yang pernah menyeret namanya.
Melalui unggahan di media sosial, ia menceritakan pengalaman sulit yang dialaminya setelah dilaporkan ke polisi pada tahun 2018 terkait kasus hoaks melibatkan Ratna Sarumpaet.
Proses hukum tersebut tidak hanya memengaruhi dirinya secara pribadi, tetapi juga memberikan tekanan besar kepada keluarganya. Suaminya bahkan disebut harus meninggalkan pekerjaan bergengsi demi mendampingi keluarga menghadapi situasi tersebut.
5. Sang Mama jatuh sakit hingga mengalami stroke

Kasus yang menyeret nama baiknya itu juga membuat mama dari Nanik S. Deyang jatuh sakit hingga mengalami stroke. Tak sampai di situ, anaknya yang telah lolos seleksi Akademi Militer (Akmil) juga dikabarkan gagal melanjutkan proses.
Hal ini dikarenakan nama keluarganya ikut terdampak oleh polemik yang terjadi. Pengalaman itu menjadi salah satu fase paling berat yang pernah dihadapi keluarganya.
Itu dia beberapa fakta keluarga Nanik S Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Bagaimana menurut pendapatmu?


















