TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Kriteria Istri Salihah menurut Rasulullah SAW, Bisa Jadi Pedoman

Kira-kira istri yang salihah itu seperti apa, ya?

21 September 2022

5 Kriteria Istri Salihah menurut Rasulullah SAW, Bisa Jadi Pedoman
Pexels/Thirdman

Istri salihah memang salah satu anugerah paling baik di dunia ini. Bukan hanya sekadar dambaan setap laki-laki, namun istri salihah lebih dari itu. Perempuan salihah memang anugerah dari Allah yang bisa membawa kebaikan kepada suami, bahkan dapat mengantarkannya menuju surga bersama.

Diriwayatkan oleh Ibn Majah, dari Umamah menceritakan bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad SAW pernah bersabda tentang beberapa kriteria istri salihah. Lantas, apa saja kriteria istri salihah menurut Rasulullah SAW?

Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa kriteria istri salihah menurut Rasulullah SAW. Yuk, diperhatikan dengan baik!

1. Taat kepada Allah SWT dan suami

1. Taat kepada Allah SWT suami
Pexels/Hussein Altameemi

Kriteria istri salihah yang pertama menurut Rasulullah SAW ialah taat apabila suami menyuruh untuk melakukan sesuatu hal. Sebagaimana Islam yang menyebutkan bahwa suami merupakan seorang pemimpin di dalam rumah tangga. Maka hendaknya, perintah-perintah sebaiknya harus dipatuhi.

Sebelum menaati suami, seorang istri salihah pasti telah lebih dulu taat kepada Allah SWT karena imannya. Dengan begitu, ia pun akan menaati perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Editors' Picks

2. Berusaha menyenangkan hati suami

2. Berusaha menyenangkan hati suami
Pexels/Monstera

Dalam hal ini, ada banyak usaha yang bisa dilakukan untuk menyenangkan hati suami. Salah satu upayanya ialah dengan berhias diri di depan suami.

Istri yang menyenangkan hati tidak hanya istri yang layak dipandang secara fisik, melainkan juga istri yang memiliki kecantikan dari dalam hatinya (inner beauty).

Perlu diingat usaha-usaha kecil yang mungkin terkesan remeh juga bisa menyenangkan hati suami, sehingga membuat pasangan terus merasa jatuh cinta.

3. Berbuat baik kepada orang lain

3. Berbuat baik kepada orang lain
Pexels/Meruyert Gonullu

Tidak hanya berbuat kepada suami, kriteria istri salihah juga meliputi berbuat kepada orang lain. Hal ini berhubungan dengan nama baik suami yang perlu ia jaga.

Ketika seorang istri berada jauh dari suami, hendaknya ia tetap selalu berbuat baik kepada sesama. Tujuannya untuk menghindari perbuatan buruk yang bisa mengarahkannya pada cacian dan hinaan.

Dengan demikian, nama suami yang melekat pada diri istri bisa terhindar dari label-label buruk.

4. Mampu memelihara dirinya sendiri

4. Mampu memelihara diri sendiri
Pexels/Meruyert Gonullu

Istri yang salihah juga berarti seorang perempuan yang mampu memelihara dirinya sendiri, terutama ketika suami sedang tidak berada di sisi.

Sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia untuk menjaga dirinya sendiri dari hal-hal yang tak disukai Allah. Dengan menghindari segala larangan dan hal-hal yang dapat membawanya menuju dosa, maka seorang istri memenuhi kriteria-kriteria sebagai istri salihah.

5. Senantiasa menjaga harta suami

5. Senantiasa menjaga harta suami
Pexels/Jack Sparrow

Selain menjaga dirinya sendiri, seorang istri juga harus menjaga harta suaminya. Bukan hanya saat berada dekat dengan suami, melainkan juga saat suami tidak berada di sekitarnya.

Ini meliputi perbuatan untuk tidak membelanjakan harta suami secara berlebihan, terutama ketika suami sedang tidak berada di dekatnya. Selain itu, upaya untuk menghindari pengurasan harta atau penipuan yang merugikan juga menjadi kewajiban bagi seorang istri.

Itulah beberapa kriteria istri salihah menurut Rasulullah SAW. Semoga informasi ini bisa memberikan sebuah gambaran terkait kriteria istri yang salihah, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk