"Betapa bahagianya aku, suami, anak pertamaku, dan keluarga dan sahabat yang sangat menantikan sekali hadirnya member baru dari The Bundars ini," jelasnya.
Kisah Perjuangan IVF Sinyorita Esperanza yang Berujung Keikhlasan

- Sinyorita Esperanza dan suaminya menempuh program IVF dua kali sebagai ikhtiar untuk memiliki buah hati.
- Pada percobaan IVF kedua, calon janin sempat bertumbuh di rahim Sinyorita dan kabar bahagia dibagikan kepada keluarga serta teman.
- Perjalanan IVF kedua tersebut berakhir dengan keharusan melepaskan calon janin, menjadi kisah perjuangan yang penuh keikhlasan.
Setiap orang memiliki kisah IVF yang berbeda dan penuh makna. Penyiar Sinyorita pun membagikan perjalanan IVF kedua yang panjang.
Pasangan Sinyorita dan suami berusaha untuk memiliki buah hati. Dengan ikhtiar yang panjang, mereka pun menempuh jalan IVF. Bukan sekali, melainkan dua kali.
Di kali kedua, calon janin akhirnya bertumbuh di dalam rahim Sinyorita. Penyiar radio andalan Jakarta ini membagikan kabar gembira pada keluarga dan teman-teman.
Sayangnya, semua kabar bahagia tersebut berakhir dengan melepaskan. Seperti apa kisah perjalanan IVF mereka? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
Table of Content
1. Dari IVF sampai positif hamil

instagram.com/sinyoritaesperanza Untuk para pejuang IVF, proses terjadinya kehamilan adalah sebuah rangkaian yang panjang. Hal ini juga dialami Sinyorita. Ia bercerita bagaimana timeline yang dijalaninya sesuai dengan rencana.
"Alhamdulillah proses embrio transfer berjalan lancar, sampai two weeks waiting jalankan dengan baik," katanya dalam caption di postingan IG miliknya.Setelah menanti sambil bedrest selama 2 minggu, kabar gembira pun menanti di depan mereka.
"Waktu yang dinanti tiba untuk test beta hCG dan alhamdulillah hasilnya aku positif hamil," tulisnya.
2. Kebahagiaan yang sangat dinanti

instagram.com/sinyoritaesperanza Mendapati kabar seperti itu, ia pun mengatakan bagaimana bahagianya mereka. Hampir semua orang menantikan tambahan member dari keluarga kecil ini.
Bahkan dalam video, terlihat bagaimana sang suami sampai menguraikan air mata karena rasa bahagia atas kabar tersebut.
3. Menyimpan kabar gembira untuk sementara

instagram.com/sinyoritaesperanza Sinyorita dan keluarga memutuskan untuk menjaga sementara rahasia kebahagiaan mereka. Harapannya, semoga Allah bisa memberikan kemudahan baginya untuk menjaga janin agar bisa bertumbuh dengan baik di rahimnya.
Setelah kontrol ke dokter dan mendapat informasi kalau janin yang tengah dikandung berkembang dengan baik, barulah mereka membagikan kabar ini ke keluarga besar dan teman-teman.
"Baru minggu lalu kontrol dan dokter @boyspog bilang perkembangan kehamilanku baik, baru minggu lalu juga kabar baik tentang kehamilanku kami kasih tau ke keluarga suami di Samarinda," tulisnya.
4. Respons dari teman dan keluarga

instagram.com/sinyoritaesperanza Sinyorita membagikan kabar ini sambil merekam respon mereka. Buah hati pertamanya terlihat sangat excited dalam menerima kabar ini. Sedangkan para orangtua pun tak kalah bersyukur mendengar kabar ini.
Teman-teman kantornya pun banyak yang mengekspresikan kegembiraan dan terkejut mendengar kabar ini. Banyak yang memeluk, mendoakan, dan gemas memegang perutnya.
5. Kabar yang berujung mengikhlaskan

instagram.com/sinyoritaesperanza Sayangnya, calon buah hati mereka tidak bisa bertemu di dunia ini. Di minggu ke-6, mereka harus merelakan 'Baby Bala-bala' yang ternyata luruh di dalam rahim.
Mereka pun tidak tahu bagaimana, karena semua terjadi begitu cepat. Meski sedih, namun Sinyorita tetap bahagia karena sempat mengandung calon buah hatinya yang diyakininya sebagai seorang perempuan.
"Allhamdulillah aku bisa menikmati 6 minggu masa kehamilan dengan sangat bahagia. Queena calon anak cantik yang kami yakini Insya Allah perempuan. Insya Allah Queena sayang bisa jadi tabungan di akhirat kami," tulisnya penuh haru.
6. Menerima takdir terbaik

Kebaya Sinyorita (instagram.com/sinyoritaesperanza) Setelah mendapatkan kabar yang mengagetkan tersebut, mereka memohon doa agar diberikan ketabahan dan keikhlasan. Ia pun menganggap dirinya sempat terlalu jumawa karena berpikiran kalau kehamilannya takkan ada kendala.
"Tapi aku lupa kalau Allah yang punya kendali. Jika aku menyebut kejadian ini musibah, Allah menyebutnya kasih sayang kepada hambaNya yang terindah. Qodarullah, apa yang Allah sudah tetapkan pasti baik nantinya, meskipun terkadang hati kita masih belum mampu untuk memahaminya." tutupnya.
Semoga diberikan kekuatan ya, The Bundars.





















