- Bercak atau perdarahan vagina, berupa bercak kecokelatan, darah kemerahan, atau gumpalan darah.
- Kram atau nyeri di perut bagian bawah atau panggul, mulai dari ringan hingga berat.
- Penurunan kadar hCG sehingga gejala kehamilan ikut berkurang.
- Detak jantung janin tidak terdeteksi, perlu dinilai berdasarkan usia kehamilan.
- Saat USG, kantung kehamilan terlihat tanpa embrio di dalamnya.
Apa Bedanya Hamil Kosong dan Janin Tidak Berkembang?

Hamil kosong terjadi saat kantung kehamilan terbentuk tanpa embrio karena sel telur yang dibuahi gagal berkembang; istilah janin tidak berkembang sering dipakai untuk kondisi ini.
Kondisi ini berbeda dari IUGR, ketika janin sudah terbentuk tetapi ukurannya lebih kecil dari usia kehamilan.
Gejalanya dapat mencakup perdarahan, kram, penurunan hCG, dan embrio tak terlihat pada USG; penanganannya meliputi pemantauan, obat, atau dilatasi dan kuretase.
Janin tidak berkembang sering kali diartikan sebagai kondisi ketika janin tidak tumbuh sesuai dengan usia kehamilan. Faktanya, istilah ini kerap digunakan untuk menggambarkan kondisi hamil kosong atau blighted ovum. Kondisi ini dapat terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi gagal berkembang menjadi embrio.
Hamil kosong juga dapat disertai tanda-tanda kehamilan, seperti terlambat menstruasi, mual, muntah, hingga hasil test pack positif. Untuk memahami lebih jauh mengenai kondisi ini, penting bagi Mama untuk mengenali penyebab hingga penanganannya.
Berikut Popmama.com merangkum penjelasan mengenai bedanya hamil kosong dan janin tidak berkembang, mengutip dari laman Siloam Hospitals.
Table of Content
Hamil Kosong dan Janin Tidak Berkembang, Apakah Berbeda?

Pinterest.com Hamil kosong atau blighted ovum merupakan kondisi ketika kantung kehamilan terbentuk, tetapi embrio tidak ditemukan di dalamnya. Kondisi ini terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi gagal berkembang menjadi embrio.
Sementara itu, istilah janin tidak berkembang kerap digunakan secara awam untuk menyebut hamil kosong. Namun, kondisi ini perlu dibedakan dari pertumbuhan janin terhambat atau intrauterine growth restriction (IUGR).
Pada IUGR, embrio berkembang menjadi janin, tetapi pertumbuhannya terhambat sehingga ukurannya lebih kecil daripada yang diharapkan untuk usia kehamilan. Berbeda dengan hamil kosong, pada kondisi ini janin telah terbentuk, tetapi pertumbuhannya tidak sesuai dengan usia kehamilan.
Kenapa Janin Bisa Tidak Berkembang?

Magnific Pada awal kehamilan, sel telur yang telah dibuahi akan membelah dan berkembang menjadi embrio. Jaringan yang nantinya membentuk plasenta juga mulai berkembang dan menghasilkan hormon hCG yang membantu mempertahankan kehamilan.
Pada kasus hamil kosong, perkembangan sel yang telah dibuahi terhenti sehingga kantung kehamilan terbentuk tanpa embrio di dalamnya. Salah satu penyebab yang dapat mendasari kondisi ini adalah kelainan kromosom pada hasil pembuahan.
Selain itu, faktor lain seperti kualitas sel telur atau sperma juga dapat berperan. Kondisi ini umumnya bukan disebabkan oleh kesalahan yang dilakukan ibu selama menjalani kehamilan.
Gejala Hamil Kosong

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Gejala hamil kosong dapat menyerupai kehamilan pada umumnya maupun tanda keguguran. Bahkan, Mama masih mungkin mengalami gejala kehamilan meskipun embrio tidak berkembang karena jaringan plasenta tetap dapat menghasilkan hormon hCG pada tahap awal. Berikut beberapa gejala yang dapat muncul:
Penanganan Hamil Kosong

Popmama.com/Sofya Wardhani/AI Setelah hamil kosong dipastikan melalui pemeriksaan dokter, terdapat beberapa pilihan penanganan yang dapat dipertimbangkan sesuai kondisi pasien, di antaranya:
- Menunggu keguguran secara alami. Jaringan kehamilan dapat keluar dengan sendirinya, tetapi prosesnya membutuhkan waktu dan perlu dipantau oleh dokter.
- Menggunakan obat-obatan. Dokter dapat memberikan obat untuk membantu rahim mengeluarkan jaringan kehamilan.
- Dilatasi dan kuretase. Prosedur ini dilakukan untuk mengeluarkan jaringan kehamilan dari rahim jika diperlukan.
Pemilihan penanganan bergantung pada kondisi mama, gejala yang dialami, serta hasil pemeriksaan. Jika masih terdapat jaringan yang tertinggal di rahim atau muncul komplikasi, dokter akan menentukan tindakan yang sesuai.
Itulah penjelasan mengenai bedanya hamil kosong atau janin tidak berkembang. Semoga informasi ini dapat membantu Mama.






















