- Rutin mencuci tangan. Gunakan sabun dan air mengalir, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau sebelum makan.
- Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit. Jika memungkinkan, batasi kontak dengan orang yang mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.
- Gunakan masker di tempat ramai. Masker dapat membantu mengurangi paparan partikel pernapasan, terutama di tempat umum yang padat.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang. Pastikan Mama mendapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatan selama kehamilan.
- Melakukan vaksinasi influenza. Vaksin flu direkomendasikan selama kehamilan untuk membantu melindungi Mama dan Si Kecil dari risiko komplikasi influenza. Konsultasikan jadwal dan jenis vaksin dengan dokter yang menangani kehamilan mama.
Tips Mengatasi ISPA saat Hamil, Ini yang Perlu Diperhatikan

Ibu hamil lebih rentan terkena ISPA akibat perubahan sistem kekebalan tubuh, paparan polusi, debu, kualitas udara buruk, dan cuaca yang tidak menentu.
Penanganan ISPA meliputi istirahat cukup, memenuhi cairan, memakai humidifier atau mandi air hangat, serta menggunakan obat dan minuman herbal hanya setelah konsultasi dokter.
Pencegahan dilakukan dengan rajin mencuci tangan, menghindari kontak dengan orang sakit, memakai masker di keramaian, makan bergizi seimbang, serta mempertimbangkan vaksin influenza bersama dokter.
Saat kualitas udara di sekitar tidak bersih, cuaca yang tiidak menentu, hingga paparan polusi dan debu membuat masyarakat dapat dibayang-bayangi oleh penyakit gangguan pernapasan, termasuk ibu hamil.
Perubahan alami pada sistem kekebalan tubuh pun membuat ibu hamil menjadi lebih rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kondisi ini pun dapat membuat Mama menjadi tidak nyaman.
Namun, tentunya ada beberapa tips yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi kondisi isi. Lantas, bagaimana tips mengatasi ISPA saat hamil? Popmama.com sudah menyiapkan rangkuman informasinya untuk Mama.
1. Istirahat yang cukup

Pexels/cottonbro studio Ketika mengalami ISPA saat hamil, Mama mungkin merasa lebih mudah lelah karena tubuh sedang melawan infeksi yang menyerang. Oleh karena itu, penting untuk memberikan tubuh waktu beristirahat yang cukup.
Tidur yang berkualitas dapat membantu sistem imun bekerja lebih optimal, mempercepat pemulihan, dan mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan. Selain itu, kurangi juga aktivitas berat untuk sementara waktu.
Hindarilah aktivitas yang bisa menimbulkan stres atau kelelahan berlebihan, Ma. Selain malam hari, Mama juga dianjurkan untuk beristirahat di siang hari ketika tubuh sudah terasa lelah.
2. Menggunakan obat sesuai resep

Pexels/Gundula Vogel Saat mengalami ISPA, Mama mungkin ingin segera mengonsumsi obat agar bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. Namun, selama kehamilan, pemilihan obat perlu dilakukan dengan lebih hati-hati karena keamanan setiap kandungan dapat berbeda-beda, ya, Ma.
Oleh karena itu, sebelum meminum obat, Mama lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Kemudian, dokter akan menilai kondisi kesehatan mama sebelum merekomendasikan obat-obatan yang aman untuk Mama konsumsi.
3. Mencukupi hidrasi tubuh

Magnific/jcomp Memenuhi kebutuhan cairan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat hamil, terutama ketika Mama sedang mengalami flu atau batuk. Mama bisa minum air putih hangat atau mengonsumsi sup bening untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi sekaligus mengencerkan lendir yang menyumbat saluran pernapasan.
Selain itu, cairan yang cukup membantu menjaga sirkulasi darah tetap baik sehingga dapat mendukung pertumbuhan janin. Hidrasi yang terjaga juga membantu mencegah dehidrasi yang bisa memperburuk keluhan, seperti sakit kepala dan tenggorokan kering.
Jika Mama mengalami demam, kebutuhan cairan juga perlu diperhatikan.Pastikan Mama memenuhi kebutuhan cairan setiap hari dengan minum air putih secara berkala, ya!
4. Menggunakan humidifier atau mandi air hangat

Pexels/cottonbro studio Hidung tersumbat saat mengalami ISPA memang bisa membuat Mama merasa kurang nyaman, terutama ketika sedang beristirahat. Untuk membantu meredakan keluhan ini, Mama bisa menggunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan.
Selain itu, mandi air hangat juga bisa menjadi pilihan untuk membantu memberikan rasa nyaman dan melegakan hidung yang tersumbat. Namun, pastikan suhu air tidak terlalu panas agar Mama tetap merasa nyaman selama kehamilan.
5. Konsumsi minuman herbal

Pexels/Masuma Rahaman Saat mengalami ISPA, Mama juga bisa mencoba minuman dari bahan alami, seperti jahe dan madu, untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan, terutama jika disertai batuk ringan.
Namun, selama kehamilan, Mama perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi minuman herbal. Tidak semua bahan alami otomatis aman untuk ibu hamil, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu atau dalam bentuk ekstrak pekat.
Oleh karena itu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai bahan dan jumlah yang aman dikonsumsi. Pastikan juga bahan yang digunakan tidak memicu alergi, ya, Ma.
Cara Mencegah ISPA saat Hamil

Magnific/jcomp Selain mengetahui cara mengatasi ISPA, Mama juga perlu melakukan langkah pencegahan agar risiko tertular infeksi saluran pernapasan dapat berkurang. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
Itu tadi cara mengatasi ISPA saat hamil yang perlu diperhatikan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama.






















