Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Manfaat Buah Kurma untuk Ibu Hamil yang Jarang Disadari
Freepik/azerbaijan_stockers

  • Buah kurma kaya nutrisi seperti vitamin, mineral, dan serat yang mendukung kesehatan ibu hamil serta perkembangan janin bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.
  • Penelitian menunjukkan konsumsi kurma dapat mempercepat proses persalinan, menambah energi, menjaga tekanan darah stabil, dan meningkatkan kadar hemoglobin.
  • Kandungan serat, kalsium, magnesium, serta folat pada kurma membantu mencegah sembelit, menjaga kesehatan tulang, dan mendukung pembentukan otak serta sumsum tulang belakang janin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kurma merupakan salah satu buah berukuran kecil dengan rasa manis alami serta tekstur lembut ketika dikonsumi. Meski tampak sederhana, kurma termasuk dalam kategori superfood karena kaya akan berbagai nutrisi penting, lho.

Kurma kaya akan makronutrien, vitamin, hingga mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan mama sekaligus mendukung perkembangan janin selama dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kurma memiliki dampak positif selama kehamilan. Lalu, apa saja manfaat buah kurma bagi ibu hamil?

Kini Popmama.com telah merangkum manfaat buah kurma untuk ibu hamil. Yuk, Ma, simak setiap kandungan nutrisinya dan pahami berbagai manfaatnya untuk kesehatan mama dan janin.

1. Proses persalinan terjadi lebih cepat, cocok dikonsumsi menjelang HPL

Freepik/azerbaijan_stockers

Jika Mama sudah menunggu waktu kelahiran si Kecil, cobalah untuk mengonsumsi buah kurma secara rutin. Sebuah studi yang dipublikasikan oleh PubMed Central menunjukkan hasil temuan bahwa adanya hubungan antara konsumsi kurma dengan proses persalinan bagi ibu hamil.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi kurma cenderung mengalami pembukaan serviks lebih cepat mencapai 10 cm, dibandingkan pada ibu hamil yang tidak mengonsumsi kurma sama sekali.

Selain itu, durasi persalinan pada ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma juga terjadi secara lebih singkat, yaitu sekitar 8,5 jam. Sementara itu, ibu hamil yang tidak mengonsumsi kurma sama sekali menjalani proses persalinan selama 15 jam.

Hasil studi tersebut tentu menjadi kabar baik bagi Mama karena konsumsi kurma membantu proses persalinan yang berlangsung secara lebih efektif dan efisien.

2. Memberikan energi

Unsplash/Rauf Alvi

Mengonsumsi kurma juga membantu mengembalikan energi serta elektrolit yang hilang setelah proses persalinan. Satu butir kurma mengandung 1,8%–2% protein, 2%–4% serat, dan 50%–57% glukosa yang berperan sebagai sumber energi cepat bagi tubuh.

Kurma juga dapat menjaga energi selama kehamilan karena tubuh mama cenderung lebih rentan kelelahan karena sebagian energi dan nutrisi yang dikonsumsi Mama turut digunakan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin.

Berkat kandungan gula alami pada kurma, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa, kurma mampus meningkatkan energi tanpa menyebabkan penurunan secara mendadak setelahnya.

Kurma juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tetap aman dikonsumsi dalam jumlah wajar bagi ibu hamil.

3. Mengontrol tekanan darah

Pixabay/pictavio

Sejumlah penelitian terhadap beberapa jenis kurma menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi kurma dengan tekanan darah stabil selama kehamilan.

Hal ini diduga karena kurma kaya akan kalium yang berperan dalam menjaga pembuluh darah tidak menyempit atau menegang dan tekanan darah lebih rendah sehingga risiko hipertensi yang menjadi masalah umum selama kehamilan dapat diminimalisir.

4. Menambah kadar hemoglobin

Freepik/stockking

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Health Sciences International Journal menemukan adanya efektivitas konsumsi buah kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil.

Meski temuan ini masih membutuhkan studi lebih lanjut, penemuan ini memberikan hasil positif bahwa kurma berpotensi memperbaiki kadar hemoglobin selama kehamilan.

Selain meningkatkan kadar hemoglobin dan mengatasi anemia pada ibu hamil, kadar hemoglobin juga membantu membawa oksigen ke janin serta mengurangi risiko komplikasi saat perdarahan selama proses persalinan.

5. Mencegah sembelit

Unsplash/Mona Mok

Sensasi sembelit merupakan keluhan yang cukup umum dialami selama kehamilan. Kondisi ini terjadi karena perubahan hormon serta tekanan dari rahim yang membesar terhadap usus sehingga proses pencernaan menjadi lebih lambat.

Dengan mengonsumsi kurma, sistem pencernaan mama akan semakin terjaga secara keseluruhan sekaligus membantu buang air besar menjadi lebih teratur. Hal itu dikarenakan buah kurma kaya akan kandungan serat.

6. Menjaga kesehatan tulang

Freepik/stockking

Kurma merupakan buah yang kaya akan kalsium, magnesium, serta vitamin K. Kandungan tersebut berperan terhadap pembentukan serta perkembangan tulang dan gigi pada calon bayi sekaligus menjaga kesehatan tulang mama selama kehamilan.

Selain menjaga kesehatan tulang, kandungan nutrisi tersebut juga turut menjaga fungsi otot dan saraf bagi ibu hamil agar tetap optimal.

7. Penyedia nutrisi penting

Pexels/Atlantic Ambience

Pada setiap jenis kurma mengandung beragam nutrisi penting, seperti mineral, vitamin, karbohidrat, protein, dan serat yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan mama serta tumbuh kembang janin.

Selain itu, kurma juga mengandung folat untuk mencegah risiko cacat lahir serta mendukung perkembangan otak dan sumsum tulang belakang pada janin.

Nah, itu tadi manfaat buah kurma bagi ibu hamil. Semoga informasi ini bermanfaat dalam menikmati kurma pada jumlah yang wajar. Selamat mencoba buah kurma, ya, Ma.

Editorial Team